Dukung WFH ASN, Aliansi Garda Energi Serukan Penghematan di Tengah Krisis Global
- tim tvOne
Surabaya, tvOnenews.com – Aliansi Garda Energi Nasional mendeklarasikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penghematan energi nasional, termasuk penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Deklarasi digelar di Surabaya, Senin (20/4/2026), dan diikuti sekitar 75 peserta.
Ketua Aliansi Garda Energi Nasional, Imam Syafii, menegaskan bahwa kebijakan WFH yang diberlakukan pemerintah merupakan langkah strategis untuk menekan konsumsi energi nasional di tengah tekanan krisis global.
“Pemberlakuan kebijakan Work From Home (WFH) ini berakar pada kebutuhan mendesak untuk efisiensi energi nasional, khususnya dalam mengurangi konsumsi BBM, LPG, dan listrik,” ujar Imam Syafii.
Ia menambahkan, kondisi geopolitik global, terutama eskalasi konflik Iran dan Israel yang berdampak pada terganggunya distribusi energi dunia, menjadi faktor utama pemerintah mengambil langkah mitigasi, termasuk kebijakan WFH sejak 1 April 2026.
“Penutupan jalur distribusi strategis seperti Selat Hormuz berdampak langsung terhadap pasokan energi global. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah preventif untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus stabilitas APBN,” jelasnya.
Imam juga menekankan pentingnya peran organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan dalam menyukseskan kebijakan tersebut. Menurutnya, ormas dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Ormas dan tokoh masyarakat harus menjadi trusted messenger, membantu menjernihkan informasi agar kebijakan ini tidak dianggap sebagai tanda krisis yang memicu kepanikan,” tegasnya.
Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi Garda Energi Nasional menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam melakukan penghematan energi sebagai strategi menjaga ketahanan nasional di tengah lonjakan harga minyak dunia.
“Kami mendukung kebijakan pemerintah sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi nasional dan meringankan beban APBN akibat subsidi energi,” kata Imam saat membacakan pernyataan sikap.
Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan melakukan penghematan energi mulai dari lingkungan terkecil.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak saling menyalahkan, tetapi bersatu dan bergotong royong dalam melakukan penghematan energi demi Indonesia yang tangguh,” lanjutnya.
Aliansi Garda Energi Nasional juga menyatakan kesiapan untuk membantu pemerintah dalam mengawasi distribusi energi serta menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami siap menjadi bagian dari pengawasan distribusi energi dan menjembatani komunikasi antara pemerintah dan rakyat dalam menjaga ketahanan energi nasional,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kebijakan penghematan energi nasional. (gol)
Load more