News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru Diduga Aniaya Siswa Kelas 7 di Lamongan, Kasusnya Diselidiki Polisi

Sejumlah murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lamongan, Jawa Timur, diduga menjadi korban kekerasan. Ironisnya, aksi kekerasan itu dilakukan oleh guru mereka sendiri.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 20 April 2026 - 13:32 WIB
SMPN 1 Lamongan
Sumber :
  • tvOne - m mahrus

Lamongan, tvOnenews.com – Sejumlah murid Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lamongan, Jawa Timur, diduga menjadi korban kekerasan. Ironisnya, aksi kekerasan itu dilakukan oleh guru mereka sendiri.

Dari informasi yang didapat, aksi kekerasan yang menimpa para siswa kelas 7 itu terjadi pada 16 April 2026. Adapun guru yang diduga melakukan kekerasan berinisial MH, guru yang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia dan juga guru agama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara akibat kekerasan tersebut, siswa mengalami luka lebam di bagian tubuh. Selain itu, siswa yang mendapatkan tindakan kekerasan juga dikabarkan mengalami trauma.

Kini, kasus kekerasan yang menyasar para siswa tersebut telah dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid karena tak terima anaknya dianiaya.

"Perlu saya luruskan terlebih dahulu bahwa korban kekerasan tersebut bukan anak saya, melainkan anak kerabat saya. Namun, kejadiannya memang benar terjadi di SMPN 1 Lamongan pada hari Kamis kemarin, tanggal 16 April 2026," kata NI, salah satu kerabat murid SMPN 1 Lamongan.

Terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA Hamzaid saat dihubungi membenarkan laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut.

Perwira polisi berpangkat balok satu di pundaknya itu menyebut kasus dugaan kekerasan tersebut saat ini masih dilakukan proses penyelidikan oleh penyidik Satreskrim Polres Lamongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar Polres Lamongan telah menerima laporan di atas dan saat ini kita laksanakan proses penyelidikan," kata Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin, 20 April 2026.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun awak media, oknum guru MH juga pernah melakukan aksi kekerasan yang sama terhadap muridnya pada tahun 2025 lalu. (mmr/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 iPhone di Bawah Rp10 Jutaan yang Masih Worth It di Tahun 2026, Apa Aja?

3 iPhone di Bawah Rp10 Jutaan yang Masih Worth It di Tahun 2026, Apa Aja?

Rekomendasi iPhone terbaik di bawah Rp10 jutaan yang masih worth it di tahun 2026. Penasaran ada seri apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Karier Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Dicoret dari Timnas Indonesia hingga Terancam Sanksi Berat Usai Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20

Karier Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Dicoret dari Timnas Indonesia hingga Terancam Sanksi Berat Usai Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20

Ketua BTN, Sumardji, menyebut Fadly Alberto langsung dicoret dari Timnas Indonesia U-20. Hal ini merupakan buntut dari aksi tendangan kungfu yang ia lakukan.
Kisah Miris Fadly Alberto, Dari Hidup Serba Kekurangan hingga Kini Terlibat Kasus Kekerasan

Kisah Miris Fadly Alberto, Dari Hidup Serba Kekurangan hingga Kini Terlibat Kasus Kekerasan

Dari hidup kekurangan hingga jadi talenta muda Indonesia, kisah Fadly Alberto Hengga kini berubah usai terseret insiden kekerasan di Elite Pro Academy U-20.
Juventus On-fire hingga Pepet AC Milan dan Napoli, Luciano Spalletti Justru Kasih Peringatan Keras

Juventus On-fire hingga Pepet AC Milan dan Napoli, Luciano Spalletti Justru Kasih Peringatan Keras

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyadari bahwa timnya berada dalam trek yang benar usai kemenangan atas Bologna. Mereka mempertahankan tren positif di lanjutan Liga Italia 2025-2026.
Pengakuan Jujur Luciano Spalletti soal Selebrasi Para Pemain Juventus di Laga Kontra Bologna: Saya Tidak Tahu

Pengakuan Jujur Luciano Spalletti soal Selebrasi Para Pemain Juventus di Laga Kontra Bologna: Saya Tidak Tahu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengaku tidak tahu apa pun mengenai selebrasi para pemain. Mereka merayakan gol Khephren Thuram dengan cara yang unik di laga kontra Bologna.
PSSI Murka Lihat Aksi Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20, Pilar Timnas Indonesia Menanti Sanksi Berat dari Komdis

PSSI Murka Lihat Aksi Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20, Pilar Timnas Indonesia Menanti Sanksi Berat dari Komdis

PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yunus Nusi mengaku mengutuk keras tindakan kurang terpuji yang dilakukan pemain Timnas Indonesia U-20, Fadly Alberto.

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular  dan Mirip Hutan di Bekasi

Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular dan Mirip Hutan di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons cepat curhatan siswa soal salah satu gedung sekolah di Kabupaten Bekasi yang jadi sarang ular dan mirip hutan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT