GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Inayah Wahid Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ribuan santri dan alumni Pondok Pesantren Annuqayah menghadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 18 Mei 2026 - 14:59 WIB
Rapat Nasional I Majelis Salakan
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Ribuan santri dan alumni Pondok Pesantren Annuqayah menghadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya. Yang menarik, kegiatan ini dihadiri langsung oleh suami Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu Gus Dur, yakni KH Muhammad Salahuddin A. Warits.

Ra Mamak prihatin dengan pemberitaan negatif terkait pondok pesantren, termasuk kasus maraknya pelecehan dan kekerasan seksual terhadap santriwati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan Rapat Nasional I Majelis Salakan Annuqayah yang berlokasi di MAN Wonorejo, Rungkut, Surabaya, ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pengabdian bagi para santri, alumni, dan simpatisan dalam mempererat ukhuwah serta memperkuat kontribusi sosial dan keummatan.

Acara dihadiri para alumni Pondok Pesantren Annuqayah daerah Lubangsa dari berbagai wilayah di Tanah Air yang mengirimkan delegasi sebagai bentuk partisipasi dalam forum nasional tersebut. Selain itu, hadir pula Pengasuh Ponpes Annuqayah Sumenep, KH Muhammad Salahuddin A. Warits, yang juga merupakan suami Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Dalam forum ini kami membahas berbagai agenda penting terkait penguatan jaringan alumni, pengembangan program pengabdian masyarakat, serta upaya menjaga nilai-nilai pesantren di tengah perkembangan zaman," ungkap Ra Mamak.

Selain menjadi ajang konsolidasi, tambah Ra Mamak, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antaralumni lintas daerah agar tetap terhubung dalam semangat persaudaraan dan perjuangan bersama.

"Saya berharap, karena tantangan pondok pesantren di masa depan ini kebutuhannya tinggi, orang yang pengen mondok itu tinggi. Buktinya itu kalau menurut data tadi kan 60 persen masih pengen mondok. Maka kita harus bersiap-siap untuk menyambut mereka para Gen Z, dengan situasi dan permasalahannya sendiri," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pria kelahiran 1982 ini, Majelis Salakan menjadi penting karena bisa bersama-sama merancang apa yang dibutuhkan, seperti fasilitas dan pembaruan pengetahuan serta informasi. Semua itu dilakukan secara bersama-sama untuk melayani generasi yang akan datang, mondok di pesantren yang sesuai dengan zamannya.

"Kami dari pengasuh sangat berharap agar mereka bisa memberikan pemahaman yang lebih baik di masyarakat tentang peran pesantren, baik dalam pendidikan maupun di masyarakat. Pesantren itu punya peran-peran yang bukan hanya strategis, tapi sangat fundamental karena pesantren itu memberikan layanan moral bagi masyarakat," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Survei Nasional Ungkap Kepuasan Publik ke Pertamina Tembus 83,7 Persen, Digitalisasi hingga SPBU Jadi Sorotan

Survei Nasional Ungkap Kepuasan Publik ke Pertamina Tembus 83,7 Persen, Digitalisasi hingga SPBU Jadi Sorotan

Survei nasional mencatat 83,7 persen publik puas terhadap kinerja Pertamina, terutama soal distribusi energi, pelayanan SPBU, dan digitalisasi MyPertamina.
Momen Neymar Murka Setelah Wasit Keempat Salah Lakukan Pergantian Pemain, Pamerkan Kertas ke Kamera

Momen Neymar Murka Setelah Wasit Keempat Salah Lakukan Pergantian Pemain, Pamerkan Kertas ke Kamera

Neymar sedianya memaksimalkan kesempatan terakhir untuk menarik perhatian Carlo Ancelotti jelang pemanggilan skuad Brasil. Sayangnya, hal ini gagal dilakukan setelah Santos kalah 0-3 dari Coritiba. 
Usai Pesta Double Winners, Presiden Inter Milan Beri Sinyal Lepas Sejumlah Pemain Senior dan Fokus Regenerasi Skuad

Usai Pesta Double Winners, Presiden Inter Milan Beri Sinyal Lepas Sejumlah Pemain Senior dan Fokus Regenerasi Skuad

Inter Milan siapkan skuad untuk musim depan usai meraih gelar Serie A dan Coppa Italia 2025/2026. Presiden klub, Giuseppe Marotta, memberi sinyal perubahan.
Ekosistem Bisnis dan Komunitas Dinilai Jadi Fondasi Baru Pertumbuhan Ekonomi Digital Asia

Ekosistem Bisnis dan Komunitas Dinilai Jadi Fondasi Baru Pertumbuhan Ekonomi Digital Asia

AIMS raih penghargaan Asia Trusted Trading Platform usai 11 tahun membangun ekosistem bisnis lintas industri dan komunitas di 21 negara.
Heboh Isu Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Ini Penjelasan Diskominfo

Heboh Isu Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda, Ini Penjelasan Diskominfo

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh rumor Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana mengubah nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda.
Rupiah Terus Bergejolak, DPR Ingatkan Bahaya Krisis Kepercayaan di Pasar Keuangan

Rupiah Terus Bergejolak, DPR Ingatkan Bahaya Krisis Kepercayaan di Pasar Keuangan

DPR menilai pelemahan rupiah tak cukup diatasi lewat kebijakan moneter. Kepercayaan investor dan komunikasi pemerintah jadi kunci utama.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT