News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bungkusan Bom Ikan Meledak, Dua Bocah di Nganjuk Alami Luka Parah

Polisi akhirnya membawa MS ke kantor Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyimpanan bahan peledak tersebut.
Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:04 WIB
Dua bocah di Nganjuk menjadi korban ledakan bom ikan.
Sumber :
  • tvOne - Kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Rasa penasaran yang berlebihan berujung petaka bagi dua bocah di Kabupaten Nganjuk. Keduanya mengalami luka-luka setelah sebuah bungkusan yang ditemukan dan dikira benda biasa ternyata berisi bom ikan yang kemudian meledak saat dimainkan.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Villa Garas, Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026. Kedua anak berinisial DF (12) dan RF (13) sedang memanjat pohon untuk berburu reptil (bunglon). DF melihat sebuah bungkusan yang terbungkus rapi dan diletakkan di atas atap rumah kontrakan.

Karena tidak mengetahui isinya mereka mencoba membuka serta memainkan benda tersebut. Namun nahas, bungkusan itu ternyata berisi bahan peledak yang diduga biasa digunakan untuk bom ikan.

Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba membuat kedua korban mengalami luka pada tangan hingga jari terputus. Warga yang mendengar suara ledakan langsung berhamburan menuju lokasi dan memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Menurut Aris, salah satu warga, sebelum meledak kedua anak tersebut terlihat penasaran dengan benda yang mereka temukan. Tidak ada yang menyangka bahwa bungkusan tersebut mengandung bahan peledak berbahaya.

Aris mengatakan kedua korban penasaran. DF kemudian mengambil dan membuka bungkusan tersebut disaksikan oleh temannya, RF. Karena tidak mengetahui isinya, mereka sempat memegang dan membanting bungkusan itu ke tanah.

“Tiba-tiba benda tersebut meledak dengan keras. Ledakan itu cukup kuat hingga membuat tubuh kedua bocah tersebut terpelanting beberapa meter dari lokasi kejadian. Korban sudah tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah," jelas Aris.

Tak lama kemudian tim dari Polres Nganjuk beserta tim Gegana tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mencari sumber ledakan. Petugas kepolisian dari Polres Nganjuk yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. 

Polisi juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul bom ikan tersebut serta bagaimana benda berbahaya itu bisa berada di lokasi yang mudah dijangkau anak-anak.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, benda yang meledak itu disimpan di atas atap rumah yang sedang dikontrak oleh seorang laki-laki berinisial MS (24), warga asal Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. 

Diduga, bom ikan tersebut disimpan oleh MS dan rencananya akan digunakan untuk mencari ikan di kawasan Bendungan Semantok.

Polisi akhirnya membawa MS ke kantor Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyimpanan bahan peledak tersebut.

Sementara itu, kondisi DF menderita luka parah pada tangan kiri yaitu tiga jarinya putus akibat ledakan. DF kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Solo untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan RF mengalami luka di bagian kaki dan masih dalam perawatan. (kso/ias)


 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.
AKBP ADS Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Kini Dijabat AKBP Indra Maulana

AKBP ADS Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Kini Dijabat AKBP Indra Maulana

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10) lalu.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
League Cup 2026-2027 Segera Dimulai, Begini Aturan 3 Pemain Asing yang Buat Tim Tak Sembarangan Bongkar Pasang

League Cup 2026-2027 Segera Dimulai, Begini Aturan 3 Pemain Asing yang Buat Tim Tak Sembarangan Bongkar Pasang

Kompetisi League Cup 2026/2027 akan segera dimulai pekan ini. Di balik kompetisi baru tersebut, terdapat aturan menarik terkait regulasi slot pemain asing.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT