News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Bunuh Bidan di Situbondo karena Cemburu, Dua Balita Kehilangan Orang Tua

Kasus kematian tragis seorang bidan yang ditemukan di dalam selokan pinggir jalur Pantura Situbondo akhirnya mulai terungkap.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 8 Juni 2026 - 13:38 WIB
Jasad korban ditemukan pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah selokan
Sumber :
  • tvOne - hery sampurno

Situbondo, tvOnenews.com - Kasus kematian tragis seorang bidan yang ditemukan di dalam selokan pinggir jalur Pantura Situbondo akhirnya mulai terungkap.

Polisi menetapkan Ahmad Rizky Hidayaturahman, suami korban, sebagai tersangka pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Mutlatafia Rafika Devi Febriana (34), seorang bidan yang bertugas di RSUD Besuki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka dilakukan pada Minggu (7/6/2026) setelah penyidik mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang dianggap cukup untuk menjerat pelaku.

Kasus ini menyita perhatian publik karena korban merupakan tenaga kesehatan yang dikenal aktif bekerja dan meninggalkan dua anak yang masih balita.

Sebelumnya, Mutlatafia dilaporkan hilang sejak Jumat. Keluarga telah berupaya mencari keberadaannya ke tempat kerja hingga menghubungi sejumlah rekan dekat, namun tidak membuahkan hasil.

Pencarian itu berakhir tragis saat jasad korban ditemukan pada Minggu malam sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah selokan di tepi Jalan Nasional Pantura, Desa Banyuglugur, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap berwarna biru dan kerudung. Polisi menemukan sejumlah luka serius di bagian kepala yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya kepada penyidik, dan rasa cemburu menjadi motif pembunuhan tersebut. Tersangka menaruh curiga terhadap korban yang dianggap memiliki hubungan dengan pria lain.

Kecurigaan tersebut diduga memicu pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan hingga merenggut nyawa korban.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pembunuhan diduga terjadi di lokasi yang sama dengan tempat ditemukannya jasad korban, yakni di kawasan selokan pinggir jalur Pantura Banyuglugur.

Setelah korban tidak berdaya, tubuhnya diduga diangkat dan dimasukkan ke dalam selokan untuk menghilangkan jejak.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami beberapa luka berat di bagian kepala akibat benturan benda tumpul. Penyidik menduga batu yang ditemukan di lokasi digunakan sebagai alat untuk menganiaya korban.

Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, jenazah korban telah diautopsi di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil resmi autopsi.

Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Selimat, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti dan keterangan saksi.

“Kami telah menetapkan satu orang tersangka berdasarkan alat bukti yang cukup. Penyidikan masih terus berkembang untuk melengkapi berkas perkara,” ujarnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain batu yang diduga digunakan saat kejadian, sepeda motor milik tersangka, serta pakaian yang dikenakan korban.

Selain itu, penyidik berencana melakukan pemeriksaan psikologis dan kejiwaan terhadap tersangka untuk melengkapi proses penyidikan.

Belinda Putri, adik korban, mengungkapkan bahwa kakaknya telah berpisah rumah dengan tersangka sejak Maret 2026.

Menurutnya, selama berumah tangga, korban beberapa kali mengeluhkan sikap suaminya yang pencemburu dan diduga kerap melakukan kekerasan.

“Kami sangat kehilangan. Korban sudah beberapa kali mengadu kepada keluarga. Bahkan mereka sudah tidak tinggal serumah sejak beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

Keluarga berharap proses hukum berjalan maksimal dan pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.

Di balik kasus yang menggemparkan Situbondo ini, terselip kisah pilu dua anak korban yang masih berusia balita.

Mereka kini harus kehilangan ibu untuk selamanya, sementara ayahnya menjalani proses hukum sebagai tersangka pembunuhan.

Kasus tersebut menjadi perhatian luas masyarakat karena tidak hanya menyangkut hilangnya nyawa seorang tenaga kesehatan, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Penyidik Polres Situbondo hingga kini masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap secara lengkap motif dan kronologi kasus tersebut. (hso/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Putra Shin Tae-yong usai Ayahnya Resmi Latih Persija, Shin Jae-won: Season 2 is Coming Soon

Reaksi Putra Shin Tae-yong usai Ayahnya Resmi Latih Persija, Shin Jae-won: Season 2 is Coming Soon

Reaksi putra-putra Shin Tae-yong (STY) usai ayahnya resmi latih Persija Jakarta, Shin Jae-won: Season 2 is coming soon.
Tiba di Istana untuk Dilantik, Trenggono Akui Sudah Lapor Prabowo Mundur dari TNI

Tiba di Istana untuk Dilantik, Trenggono Akui Sudah Lapor Prabowo Mundur dari TNI

Trenggono tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026) untuk mengikuti proses pelantikan sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Soal Ledakan Akibat Penggalian Lubang di Jalan Fatmawati Jaksel, Diduga Akibat Kabel PLN Putus

Soal Ledakan Akibat Penggalian Lubang di Jalan Fatmawati Jaksel, Diduga Akibat Kabel PLN Putus

Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen menerangkan fakta insiden ledakan yang terjadi saat pengerjaan penggalian lubang, di Jalan Fatmawati Raya, Jaksel.
Shin Tae-yong akan Bentuk 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan hingga Ragnar Oratmangoen Disebut Siap Diboyong Persija ‎

Shin Tae-yong akan Bentuk 'Mini Timnas Indonesia', Marselino Ferdinan hingga Ragnar Oratmangoen Disebut Siap Diboyong Persija ‎

‎Shin Tae-yong secara resmi ditunjuk menjadi sosok juru taktik anyar Macan Kemayoran. Acara perkenalannya berlangsung di Jakarta Internasional Stadium (JIS) pada Senin (8/6/2026).
Nasib Ribuan Dokter Terkatung-katung, Komnas HAM Usut Kasus Sertifikat Profesi

Nasib Ribuan Dokter Terkatung-katung, Komnas HAM Usut Kasus Sertifikat Profesi

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al-Rahab, menerima audiensi dari perwakilan PDMI yang mengadukan nasib 1.023 calon dokter dari 38 perguruan tinggi negeri dan
Kisah Petugas Haji Dorong 25 Jemaah Lansia dan Risti Jalani Tawaf Ifadah dan Sa’i

Kisah Petugas Haji Dorong 25 Jemaah Lansia dan Risti Jalani Tawaf Ifadah dan Sa’i

PPIH terus memberikan pendampingan kepada para jemaah, terutama lansia dan risti, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan lancar.

Trending

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Founder sekaligus Pimpinan Mecca Al Arabiya Course (MAAC) Muhammad Zulfikar Danopa yang diketahui merupakan alumni Universitas Islam Madinah diduga melarikan ..
Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Berita bola hari ini, Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Timnas Indonesia U-19 sukses mengalahkan Vietnam 2-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026. Media Vietnam mengaku kesal karena hal ini.
Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Korlantas memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tersebut karena saat ini institusi kepolisian tengah fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT