News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usut Dugaan Korupsi Proyek PG Assembagoes Milik PTPN XI Rp645 M, Penyidik Kortastipidkor Polri Geledah PT Barata Gresik

Usut kasus dugaan korupsi proyek pengembangan dan modernisasi PG Assembagoes milik PTPN XI, Tim Penyidik Mabes Polri menggeledah kantor BUMN PT Barata Indonesia
Selasa, 9 Juni 2026 - 21:06 WIB
Usut Dugaan Korupsi Proyek PG Assembagoes Rp645 M, Penyidik Kortaspidlor Polri Geledah PT Barata Gresik
Sumber :
  • M Habib

Gresik, tvOnenews.com - Usut kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula (PG) Assembagoes, Situbondo, milik PTPN XI, Tim Penyidik Kortastipidkor Mabes Polri, Selasa siang (9/6) menggeledah gedung kantor BUMN PT Barata Indonesia, di Jalan Darmosugondo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Tidak hanya gedung PT Barata Indonesia saja yang digeledah, sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula (PG) Assembagoes, Situbondo, milik PTPN XI ini, juga turut digeledah penyidik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai proses penggeledahan, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi, Kabag Ops Kortastipidkor Polri mengatakan jika penggeledahan dilakukan serentak pada Selasa (9/6/2026) di empat lokasi. Yakni kantor PT Barata Indonesia di Gresik, kantor PT Multinas Tjahja Sejahtera dan rumah Direktur Utama PT Multinas Indonesia Tjahjadi Djadjibrata di Surabaya, serta kantor PT Wijaya Karya (WIKA) di Jakarta Timur.

"Ada empat lokasi salah satunya di PT Barata Indonesia ini. Karena ada kerugian negaraa dalam proyek tersebut mencapai Rp 645,2 miliar berdasarkan hasil audit BPK RI," ujar Yusuf.

Masih menurut Yusuf, penggeledahan ini berkaitan dengan proyek konstruksi terintegrasi Engineering, Procurement, Construction and Commissioning (EPCC). Proyek yang dimaksud adalah proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik Gula (PG) Assembagoes Situbondo milik PTPN XI, di mana PT Barata Indonesia bertindak sebagai pelaksana konstruksinya periode 2016-2022. 

"Penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Penyidik merupakan bagian dari upaya penyidikan untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti yang relevan dengan dugaan tindak pidana korupsi EPCC PG Assembagoes yang sedang ditangani," jelasnya.

Saat di PT Barata Indonesia, penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan, mulai Divisi Pengadaan, Divisi Keuangan, Divisi Pabrik Gula hingga ruangan lainnya yang dianggap berkaitan dengan proyek tersebut. Termasuk ruangan Direktur Utama dan ruangan lainnya. 

"Ada beberapa ruangan, termasuk ruangan direktur kita juga lakukan penggeledahan," imbuhnya.

Ia menambahkan selain itu, penggeledahan juga dilakukan di kantor PT Multinas Tjahja Sejahtera dan rumah Direktur Utama PT Multinas Indonesia. Di sana penyidik mencari dokumen yang diduga berkaitan dengan aliran dana proyek.

"Kita juga melakukan penggeledahan di kantor PT Wijaya Karya di Jakarta Timur. Ada ruang Direktur Utama, Direktur Operasional II, Direktur Keuangan, Sekretaris Perusahaan, Pengadaan hingga divisi EPCC," tambahnya. 

Dari seluruh lokasi tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan data yang dianggap berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi proyek PG Assembagoes.

"Hasil penggeledahan ini akan dianalisis dan didalami guna memperkuat pembuktian, termasuk dalam rangka penetapan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana serta percepatan penyelesaian perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Yusuf.

Menurutnya, penyidik memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum.

"Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip-prinsip penyidikan tindak pidana korupsi yang yuridis prosedural, teknis profesional, etis proporsional dan non intervensi," tutupnya. (mhb/far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Toa Masjid Ciputat Bolong Diduga Ditembaki Senapan Angin, Pengurus Ceritakan Berawal Terdengar Suara Keras

Kronologi Toa Masjid Ciputat Bolong Diduga Ditembaki Senapan Angin, Pengurus Ceritakan Berawal Terdengar Suara Keras

Pengurus DKM Masjid Al Falah, Fathoni Al Aziz mengungkap dugaan penembakan pengeras suara (toa masjid) di Komplek Alvita, Ciputat, Tangsel terjadi setiap adzan.
Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Mengenal Aipda Prihatika Wahyu Wibowo, Anggota Polresta Batang yang Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Atur Lalu Lintas

Berikut profil singkat anggota Polsek Tulis, Polresta Batang, Aipda Prihatika Wahyu Wibowo yang tewas ditabrak truk ugal-ugalan saat bertugas di Jalur Pantura.
Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Soal Kebijakan Menteri Bahlil Tertibkan Ekspor SDA: Berpotensi Tambah Penerimaan Negara Hingga Triliun Rupiah

Yusuf menerangkan, pemerintah perlu mencocokkan data ekspor Indonesia dengan data impor negara tujuan untuk memastikan potensi manfaat ekonominya.
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Warga Threads Bagikan Kondisi Terbaru Langit Kalimantan: Bisa Olahraga Lagi

Setelah sekian lama menghirup asap karhutla, warga Kalimantan kini bisa merasakan kembali udara segar. Momen ini bahkan dibagikan oleh sejumlah pengguna Threads

Trending

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Israel Terkejut! Trump Dikabarkan Hentikan Bantuan Militer AS ke Tel Aviv

Kabar mengenai rencana Presiden Donald Trump yang bakal hentikan bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel bikin otoritas terkait di Tel Aviv terkejut.
Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Legislator Dorong Penuntasan Kawasan RW Kumuh di Jakarta Pada RAPBD 2027

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nabilah Aboebakar Alhabsyi meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk diprioritaskan
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Sejak Perang Pecah pada 2022, Rusia Klaim Ukraina Tewaskan 9.000 Warga Sipilnya

Duta Besar untuk Urusan Khusus Kemenlu Rusia mengungkap 9.213 warga sipilnya tewas dan 27 ribu orang lainnya luka akibat perang dengan Ukraina pecah sejak 2022.
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kakanwil BPN Jabar Soroti Layanan Si-RIMA di Kantah Kota Bekasi

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Hasan Basri Natamenggala, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi pada Senin (2/11). 
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT