News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Tembakau Sumenep Berharap Harga Tembus Rp100 Ribu per Kg saat Panen 2026

Harapan ribuan petani tembakau di Kabupaten Sumenep pada musim panen 2026 kini bertumpu pada komitmen perusahaan rokok (PR) lokal untuk menyerap hasil panen dengan harga yang layak.
Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB
Tembakau
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Harapan ribuan petani tembakau di Kabupaten Sumenep pada musim panen 2026 kini bertumpu pada komitmen perusahaan rokok (PR) lokal untuk menyerap hasil panen dengan harga yang layak. Tingginya biaya produksi membuat petani berharap harga tembakau tahun ini mampu memberikan keuntungan yang sepadan.

Menjelang puncak panen, Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok lokal memprioritaskan pembelian tembakau hasil petani Sumenep. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani yang telah mengeluarkan modal besar sejak awal musim tanam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Kabupaten Sumenep, H. Syafwan Wahyudi, mengatakan industri hasil tembakau memiliki tanggung jawab moral dan ekonomi untuk mendukung keberlangsungan petani lokal.

“Momentum panen raya harus menjadi kesempatan bagi seluruh perusahaan rokok lokal untuk mengutamakan pembelian tembakau hasil petani Sumenep. Dengan begitu, petani memperoleh kepastian pasar dan industri juga mendapatkan bahan baku berkualitas,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Pria yang akrab disapa Haji Udik itu menegaskan kebutuhan bahan baku industri sebaiknya dipenuhi terlebih dahulu dari hasil panen petani Sumenep. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menjaga keberlangsungan usaha tani, tetapi juga mempertahankan perputaran ekonomi di daerah.

Ia menjelaskan, setiap transaksi pembelian tembakau lokal akan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Selain petani, manfaatnya juga dirasakan buruh tani, pekerja perajangan, penyedia jasa angkutan, pedagang, hingga pelaku UMKM yang menggantungkan penghasilannya pada musim tembakau.

“Ketika perusahaan rokok membeli hasil panen petani Sumenep, manfaatnya akan dirasakan banyak pihak. Perputaran uang tetap berada di daerah sehingga ekonomi masyarakat ikut tumbuh,” katanya.

Di sisi lain, suara petani mengingatkan bahwa harga jual menjadi faktor penentu apakah musim tanam tahun ini membawa keuntungan atau justru kerugian. Salah seorang petani tembakau asal Kecamatan Pasongsongan, Achmad Sa’ie, mengungkapkan saat ini harga daun bawah di wilayah Pantura sudah mulai bergerak di kisaran Rp51 ribu per kilogram.

Namun, menurutnya, harga tersebut belum mampu menutup tingginya biaya produksi yang dikeluarkan petani selama satu musim tanam. Ia berharap harga daun bagian atas yang memiliki kualitas lebih baik dapat menembus Rp100 ribu per kilogram.

“Saat ini daun bawah sudah ada yang laku Rp51 ribu per kilogram. Kami berharap daun atas bisa menyentuh Rp100 ribu. Kalau tidak sampai harga itu, petani masih belum benar-benar menikmati keuntungan karena biaya operasional tembakau sekarang sangat tinggi,” ujar Achmad Sa’ie.

Ia menjelaskan biaya produksi tembakau terus meningkat, mulai dari pengolahan lahan, pembelian bibit, pupuk, pestisida, biaya penyiraman, hingga upah tenaga kerja. Kondisi tersebut membuat petani berharap perusahaan rokok memberikan harga yang sesuai dengan kualitas hasil panen.

PPR Sumenep juga mengimbau petani agar tidak terburu-buru memanen tanaman sebelum mencapai tingkat kematangan optimal. Menurut Syafwan, tembakau yang dipanen pada waktu yang tepat memiliki kualitas lebih baik sehingga berpotensi memperoleh harga jual yang lebih tinggi.

Ia optimistis apabila seluruh perusahaan rokok lokal memiliki komitmen menyerap hasil panen petani Sumenep, stabilitas harga dapat terjaga dan kesejahteraan petani ikut meningkat.

Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan rokok, dan petani dinilai menjadi kunci agar komoditas tembakau Sumenep tetap menjadi andalan perekonomian daerah. Bagi para petani, keberhasilan musim panen tahun ini bukan sekadar soal hasil produksi, melainkan juga tentang hadirnya harga yang adil sebagai penghargaan atas kerja keras mereka selama berbulan-bulan di lahan tembakau. (gol)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Plt Bupati Riau Diperiksa KPK, Dalami soal Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan

Plt Bupati Riau Diperiksa KPK, Dalami soal Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan

KPK memeriksa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait kasus yang menyeret mantan Gubernur Abdul Wahid.
Teks Khutbah Jumat 31 Juli 2026: Tanda Allah Mencintai Hamba-Nya, Bukan Sekadar Harta dan Jabatan

Teks Khutbah Jumat 31 Juli 2026: Tanda Allah Mencintai Hamba-Nya, Bukan Sekadar Harta dan Jabatan

Berikut teks khutbah Jumat 31 Juli 2026 singkat berjudul 'Tanda Allah Mencintai Hamba-Nya, Bukan Sekadar Harta dan Jabatan'.
Cetak Hattrick, tapi Mitchell Baker Diprediksi Dapat Mimpi Buruk saat Timnas Indonesia Kontra Vietnam di Piala AFF 2026

Cetak Hattrick, tapi Mitchell Baker Diprediksi Dapat Mimpi Buruk saat Timnas Indonesia Kontra Vietnam di Piala AFF 2026

Salah satu media Vietnam memberikan peringatan keras bahwa Mitchell Baker akan segera berhadapan dengan kenyataan pahit saat berjumpa The Golden Sta Warriors.
Mitchell Baker Cetak Rekor Langka di Debut Bareng Timnas Indonesia, Wonderkid Garuda Lewati Legenda Persib

Mitchell Baker Cetak Rekor Langka di Debut Bareng Timnas Indonesia, Wonderkid Garuda Lewati Legenda Persib

Mitchell Baker mencuri perhatian pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Penyerang muda itu mengukir rekor langka usai tampil gemilang di Piala AFF 2026.
6 Daftar Dokter Internship Ditugaskan di Berbagai Daerah Meninggal Dunia di Tahun 2026

6 Daftar Dokter Internship Ditugaskan di Berbagai Daerah Meninggal Dunia di Tahun 2026

Kabar tewasnya dr. Siti Zahra Maghfira sebagai dokter internship, diduga terjatuh dari lantai 18 apartemen kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Dinsos Buleleng Dampingi Keluarga Korban Pengeroyokan, Anak Ditawari Sekolah Rakyat

Dinsos Buleleng Dampingi Keluarga Korban Pengeroyokan, Anak Ditawari Sekolah Rakyat

Pria berinisial KD tewas dikeroyok warga usai diduga mencuri ayam aduan di Tabanan. Dinsos Buleleng menyebut korban berasal dari keluarga kurang mampu.

Trending

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT