News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Pastikan SR Terintegrasi Tuban Siap Beroperasi, Seluruh Fasilitas Pendidikan Lengkap hingga Layanan Psikolog

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Jl. Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban.
Kamis, 30 Juli 2026 - 18:37 WIB
SR Terintegrasi Tuban Siap Beroperasi
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Tuban, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berlokasi di Jl. Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7).

Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzki, peninjauan ini dilakukan Gubernur Khofifah guna memastikan kesiapan fasilitas sekolah rakyat yang hari ini, Kamis tanggal 30 Juli 2026 dilaksanakan open house.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Khofifah melakukan penyapaan dengan semua calon siswa dan orang tua, melakukan dialog dan dilanjutkan peninjauan kantin juga ruang-ruang kelas yang akan digunakan siswa-siswi yang berasal dari desil 1 dan desil 2 tersebut. Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga meninjau fasilitas penunjang seperti masjid Sekolah Rakyat, serta lapangan olahraga yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas seperti sepakbola dan basket.

"Alhamdulillah, kampus seindah ini, sekolah sebagus ini, kantin se-convenient ini, lapangan olahraga yang luar biasa, tentu ini menjadi medium pembelajaran yang luar biasa pula,” ujarnya. 

“Harapan kita ekosistemnya nanti akan tersupport, dari mulai kepala sekolah, guru-guru, laboratorium, dan semuanya bisa memberikan ruang tumbuh kembang bagi penyiapan proses pendidikan disini untuk menghasilkan SDM-SDM kualitatif, berkarakter, dan tentu memiliki integritas yang tinggi," ujarnya.

SRT Tuban ini merupakan hasil sinergi luar biasa dari semua elemen. Penyiapan lahan dilakukan oleh Pemerintah Kab. Tuban, gedung disiapkan oleh Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan ekosistem.

"Bahkan, pendamping PKH ada yang mendekati satu keluarga sampai 10 kali, baru mereka mengizinkan putra atau putrinya dikirim untuk sekolah disini. Jadi ada yang hunting untuk peserta didik,” tuturnya. 

“Ada anak-anak yang saya tanya kelas berapa, belum tahu. Itu artinya mereka kemungkinan besar putus sekolah. Jadi memang melakukan hunting seperti ini, kalau kawan-kawan media juga membantu, sangat bagus sekali," imbuhnya.

Hal ini, sebut Gubernur Khofifah, merupakan bagian dari perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan prinsip no one left behind.

"Ini menurut saya sesuatu yang sangat strategis dari keinginan pemerintah untuk bisa membangun kesempatan dan ruang anak untuk bisa berkembang dengan baik. Tidak boleh ada satu orang pun yang tertinggal," terangnya.

"Dan menurut Pak Bupati, disini banyak titipan bukan hanya dari Tuban, tapi juga Pati dan Bojonegoro. Artinya, ini bisa menjadi ruang dimana anak-anak saling berinteraksi dengan sesama kawannya dari berbagai daerah," lanjut Gubernur Khofifah.

Lebih jauh, Khofifah mengatakan dirinya sempat berpesan kepada kepala sekolah untuk menghadirkan psikolog sebulan sekali untuk mengantisipasi berbagai tantangan, termasuk potensi perundungan. Dikatakannya, hal ini merupakan lanjutan dari konsolidasi sosial yang dulu dilakukan setiap selepas Maghrib pada satu bulan pertama di SR rintisan. 

"Dulu dikumpulkan agar ada ruang berinteraksi yang lebih bisa saling terbuka, saling menghormati, saling menghargai dan saling gotong-royong. Kalau di asrama, kalau ada kawannya sudah waktunya masuk sekolah dan belum bangun, mereka mau membangunkan, kemudian membiasakan antri. Itu luar biasa menurut saya, proses bangunan kedisiplinan di asrama luar biasa," jelasnya.

SR ini dinilai Gubernur Khofifah lengkap karena memiliki gedung SD, gedung SMP, gedung SMA, 2 rusun guru, dapur, kantin, asrama putri dan putra untuk masing-masing jenjang pendidikan, serta guest house untuk wali murid yang sedang berkunjung. 

Selain itu, ada pula running track, lapangan sepakbola, lapangan basket, dan aula yang luasnya sangat mencukupi dan mampu menunjang berbagai kegiatan.

"Kawan-kawan bisa cari di SMP, SMA, atau SMK. Betapa susahnya mendapatkan kualitas lapangan seperti ini. Jadi tinggal bagaimana ekosistem ini bisa dijaga oleh semuanya sehingga melahirkan anak didik yang luar biasa pula," tekannya.

SR Terintegrasi Tuban ini akan melakukan open house hari ini, Kamis tanggal 30 Juli, sehingga siswa-siswi sudah akan mulai belajar dan menempati ruang-ruang kelas pada hari ini tanggal 30 Juli.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memberikan 196 tas sekolah dan alat ibadah kepada masing-masing siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Tak hanya itu, dirinya juga menyapa dan bercengkrama dengan peserta didik juga wali murid. 

"Lihat sekolahnya, luar biasa, yang sekolah disini pasti juga luar biasa. Ada yang ingin jadi gubernur? Ada yang ingin jadi tentara? Polisi? Seperti kata Bung Karno, anak-anak harus bermimpi setinggi langit, jika jatuh maka akan jatuh diantara bintang-bintang, belajar yang baik, disiplin semoga semua cita-citamu tercapai,” katanya.

“Mudah-mudahan sukses dan tercapai cita-citamu. Kepada wali murid, doakan anak-anak panjenengan sehat disini, sekolahnya berjalan dengan baik dan cita-citanya tercapai," pungkas Gubernur Khofifah kepada siswa-siswi dan orang tuanya. (hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Joanna Wietrzyk tak bisa menahan diri untuk buang air besar di tengah pertandingan. Akibatnya, dia menyelesaikan ajang dengan kotoran yang masih menempel di tubuhnya. 
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Aktivitas bermain gim yang kerap dianggap sekadar hiburan ternyata dapat berkembang menjadi peluang di industri digital. Hal itu dijalani Ahmad Khanif Mutaqim, kreator konten asal Grobogan, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama MazNife Gaming.

Trending

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

KPK OTT di Bogor dan Jakarta Terkait Badan Pertanahan Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

OTT di BPN Bogor Diduga Terkait Proses Pengurusan HGB, Summarecon Turut Disebut KPK

Terkait dengan OTT di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Budi menjelaskan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).
Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Dirjen di ATR/BPN Ikut Diangkut KPK dalam OTT Bogor dan Jakarta

Budi Prasetyo mengatakan pihaknya mengamankan 17 orang termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Upaya Tingkatkan Mutu SDM, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng Universitas Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).
Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Kisah Konten Kreator Game Online di Grobogan Raih 1,4 Juta Pengikut

Aktivitas bermain gim yang kerap dianggap sekadar hiburan ternyata dapat berkembang menjadi peluang di industri digital. Hal itu dijalani Ahmad Khanif Mutaqim, kreator konten asal Grobogan, Jawa Tengah yang dikenal dengan nama MazNife Gaming.
Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Atlet HYROX Tak Tahan Buang Air di Tengah Pertandingan, Ternyata Begini Penjelasan dari Segi Kesehatan

Joanna Wietrzyk tak bisa menahan diri untuk buang air besar di tengah pertandingan. Akibatnya, dia menyelesaikan ajang dengan kotoran yang masih menempel di tubuhnya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT