News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Puncu Kediri Tolak Tambang Pasir, Khawatir Mata Air dan Pipa Air Bersih Terancam

Puluhan warga Desa Satak dan Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menyuarakan penolakan terhadap aktivitas penambangan pasir di wilayah mereka. 
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 10 Agustus 2026 - 14:43 WIB
Tolak Tambang Pasir
Sumber :
  • tim tvone - imron

Kediri, tvOnenews.com - Puluhan warga Desa Satak dan Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menyuarakan penolakan terhadap aktivitas penambangan pasir di wilayah mereka. 

Warga membentangkan spanduk bertuliskan “STOP! Penambangan Pasir, Warga Kec. Puncu Menolak Adanya Tambang Pasir, Selamatkan Mata Air, Lindungi Lingkungan, Jaga Masa Depan”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi tersebut dilakukan bersamaan dengan pembenahan saluran pipa air bersih warga yang mengalami kebocoran dan terancam rusak.

Warga menilai aktivitas pengerukan pasir yang berlangsung selama beberapa tahun terakhir berpotensi mempengaruhi kondisi lahan dan sumber mata air yang selama ini menjadi tumpuan kebutuhan air masyarakat.

Mujianto, seorang warga mengatakan, warga melakukan perbaikan pipa sekaligus menyuarakan penolakan terhadap aktivitas penggalian pasir di wilayah Damarwulan.

"Ini kami lakukan untuk memperbaiki pipa saluran air sekaligus menyetop penggalian pasir di wilayah Afdeling Damarwulan. Sumber air disini semakin mengecil. Kalau musim kemarau tiba, warga Desa Satak dan Puncu bisa kekurangan air minum,” ujar Mujianto.

Menurut Mujianto, penggunaan alat berat dalam aktivitas pengerukan tanah dan pasir disebut telah berdampak terhadap kondisi tebing di sekitar jaringan pipa air warga. Ia mengatakan sejumlah tebing mengalami longsor sehingga pipa yang dibangun secara swadaya masyarakat ikut terdampak.

“Dulu kawasan ini pernah ditanami 1000 pohon penghijauan, tapi habis ditebangi. Pohon peneduh di tepi sungai seperti jati dan mahoni juga ditebang. Sejak aktivitas tambang masuk, tanah dikeruk hingga pipa-pipa air kami berjatuhan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Suyitno (70), warga Lingkungan Yani 1, Desa Satak. Ia mengaku melihat perubahan kondisi lahan sejak aktivitas penggalian pasir berlangsung.

Menurut Suyitno, area yang sebelumnya relatif datar kini berubah menjadi cekungan yang cukup dalam akibat pengerukan.

“Dulu tanah disini rata. Tapi setelah ada penggalian pasir sekitar tahun 2017, lahannya terus tergerus. Sekarang kedalaman pengerukannya sudah mencapai sekitar 30 meter,” ungkapnya.

Warga khawatir perubahan kontur lahan tersebut dapat memengaruhi kestabilan tanah, termasuk mengancam jaringan pipa air swadaya yang menjadi salah satu sumber pasokan air masyarakat.

Bagi warga, persoalan tersebut bukan hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Mereka mengatakan sumber mata air setempat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menunjang aktivitas pertanian.

Mesji (75), warga Lingkungan Yani 2, Desa Satak, mengatakan ribuan warga bergantung pada sumber air tersebut.

"Sekitar 4000 jiwa di Desa Satak bergantung pada mata air ini. Saluran air ini dibangun murni dari swadaya masyarakat, tidak pernah memakai dana renovasi pemerintah. Dulu airnya sangat melimpah dan bersih, tapi belakangan ini kalau pasokan keruh, warga harus keluar biaya beli air galon,” papar Mesji.

Ia menuturkan, warga pernah mengalami kondisi kekeringan hingga membutuhkan bantuan distribusi air bersih menggunakan tangki BPBD.

Warga berharap pemerintah dan instansi berwenang segera mengambil langkah untuk memastikan keberlangsungan sumber air serta mengevaluasi aktivitas penambangan yang mereka nilai berpotensi mengganggu lingkungan.

“Kami hanya ingin penggalian ini segera dihentikan total dan tidak dilanjutkan lagi. Biarkan sumber air ini tetap mengalir lancar agar bisa menghidupi anak, cucu, dan generasi masa depan kami,” kata Mesji.

Penolakan terhadap aktivitas tambang pasir di wilayah Puncu sebelumnya juga telah disampaikan warga melalui audiensi dengan Komisi D DPRD Jawa Timur pada 19 Januari 2026. (min/hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Trending

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur Terkait Kasus HGB Summarecon

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur Terkait Kasus HGB Summarecon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan lahan Summarecon di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Ujian Pertama Skuad John Herdman

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Hari Ini: Ujian Pertama Skuad John Herdman

Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak waktu kick-off, lokasi pertandingan, dan siaran langsung laga perdana Skuad Garuda.
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT