Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Akhmad Yani Resmikan Proyek Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang
- tim tvone - tim tvone
Ia sekaligus mengajak masyarakat ikut merawat infrastruktur yang telah dibangun. Bupati juga mengapresiasi tradisi masyarakat setempat yang menanam pohon setelah pembangunan jalan selesai sebagai bagian dari simbol merawat hasil pembangunan.
“Setelah jalan jadi, biasanya kita tanam pohon. Saya titip kepada warga, jalan dan pohonnya sama-sama dirawat. Jangan hanya pemerintah yang merawat, masyarakat juga harus ikut menjaga,” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Dhiannita Tri Astuti menjelaskan, JPD Klampok-Munggugebang merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan dan konektivitas antarwilayah yang dilakukan Pemkab Gresik secara bertahap.
Ruas Klampok-Munggugebang memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer. Pada tahap yang dikerjakan tahun ini, betonisasi dilakukan sepanjang sekitar 205 meter dengan lebar lima meter.
“Jalan sebelumnya menggunakan paving block dan kondisinya sudah mengalami penurunan. Tahun ini kami melakukan penanganan dengan konstruksi beton sepanjang kurang lebih 205 meter dan lebar lima meter,” jelas Dhiannita.
Pembangunan ruas tersebut tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini. Dhiannita mengatakan Pemkab Gresik telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk melanjutkan penanganan JPD Klampok-Munggugebang pada tahun berikutnya.
Kelanjutan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik untuk memastikan pembangunan jalan berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan hingga 2027, terutama pada wilayah yang membutuhkan penguatan konektivitas.
Selain ruas Klampok-Munggugebang, penanganan JPD melalui APBD 2026 secara keseluruhan mencapai sekitar 4,5 kilometer. Pembangunan tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Duduk Sampeyan, Manyar, Menganti, Cerme, Benjeng, Kedamean, Wringinanom, Dukun, Balongpanggang, Bungah, Driyorejo, Ujungpangkah, Panceng, hingga Sangkapura.
Dhiannita mengatakan pembangunan JPD tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pergerakan ekonomi dan pertanian, ketahanan pangan, akses pendidikan, hingga pelayanan dasar.
“Pembangunan JPD ini kami harapkan memberikan dampak langsung terhadap konektivitas masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi, pertanian dan ketahanan pangan, akses pendidikan, serta pelayanan dasar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur perlu diikuti dengan pemeliharaan bersama. Masyarakat diharapkan menjaga badan dan bahu jalan agar fungsi jalan tetap optimal dan usia layanan infrastruktur dapat bertahan lebih lama.
Load more