News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Buku Islam Ala Prabowo, Begini Penjelasan KH Asep Saifuddin Chalim

Kiai Miliader ini sudah mengusulkan kepada tim pembuat buku agar judulnya diubah karena sensitif.
Rabu, 9 September 2026 - 14:42 WIB
KH Asep Syaifuddin Chalim
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Kontroversi Buku Islam Ala Prabowo beredar luas di media sosial dan terus menjadi perbincangan publik. Kiai Asep Saifuddin Chalim, salah satu penulis di buku tersebut mengaku terkejut. Kiai Miliader ini sudah mengusulkan kepada tim pembuat buku agar judulnya diubah karena sensitif.

Ketua Umum Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, menyebutkan dirinya terkejut mengetahui buku Islam Ala Prabowo ini mendadak ramai menjadi bahan pembicaraan. Kiai Asep adalah salah seorang penulis dalam buku tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet ini
menjelaskan, sejak semula dirinya sudah mengingatkan panitia, agar judul buku diubah karena dinilai sangat sensitif.

“Saat panitia buku tersebut minta tulisan kepada saya, saya telah mengingatkan agar judulnya diubah karena sangat sensitif,” ujarnya. 

Meski begitu, Kiai Asep menilai, tulisannya tersebut tidak untuk memuji atau mengkultuskan Presiden Prabowo Subianto. Justru Kiai Asep ingin menyampaikan pesan mengenai kepemimpinan melalui kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Ketika diminta menulis untuk buku tersebut, kata Kiai kharismatik ini, dirinya menginginkan Prabowo bisa mengambil pelajaran dari kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz, terutama dalam hal pemberantasan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme).

"Jadi, semangat saya, semangat untuk berdakwah. Kita semua tahu bahwa kebijakan Presiden sangat menentukan nasib bangsa Indonesia,” tegas Kiai Asep.

Dia memaparkan, kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu contoh yang layak dijadikan inspirasi. Kiai Asep berharap, Presiden Prabowo dapat meneladani ketegasan Umar dalam membangun pemerintahan yang bersih, jujur dan adil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cerita khalifah Umar bin Abdul Aziz sering saya sampaikann saat berceramah di hadapan pejabat, baik kepala daerah maupun menteri. Saya harap dapat menginspirasi, khususnya dalam ketegasannya memberantas korupsi dan nepotisme,” tegas Kiai Asep.

Dirinya menginginkan Prabowo membaca tulisannya itu. Kiai Asep menilai kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz menunjukkan pemerintahan dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran serta keadilan, jika dikelola secara baik, tegas dan serius.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
DPR Gelar Audiensi Bareng Kepala Desa AMJ, Terima Usulan Pj Kades Tak Dijabat PNS

DPR Gelar Audiensi Bareng Kepala Desa AMJ, Terima Usulan Pj Kades Tak Dijabat PNS

Dasco menjelaskan para Kepala Desa AMJ menyampaikan aspirasi terkait dampak dari dinamika global terhadap kondisi keuangan untuk pelaksanaan Pilkades.
Massimiliano Allegri Sanjung Arsenal yang Akan Jadi Lawan Napoli di Liga Champions: Salah Satu yang Terbaik

Massimiliano Allegri Sanjung Arsenal yang Akan Jadi Lawan Napoli di Liga Champions: Salah Satu yang Terbaik

Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, memberi sanjungan kepada Arsenal atas kualitas skuadnya. Keduanya akan bersua di pekan perdana Liga Champions 2026-2027.
Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Bukan Cuma Autobiografi, Jejak Digital Fajar Sahrudin Ungkap Pergulatan Mental dan Alasan Enggan ke Psikolog

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin di kawasan GBK menyisakan perhatian besar di media sosial. Terungkap alasan Fajar enggan temui psikolog untuk obati trauma.
Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Tibet Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo

Daerah otonom Tibet di China, diguncang gempa berkekuatan 5,3 magnitudo. Hal ini diungkapkan oleh Pusat Seismologi Eropa-Mediterania pada Selasa (8/9).
DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

DPR Sebut Pemerintah Harus Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG sampai Pulih

Saan Mustopa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) bersama instansi terkait menangani secara serius terhadap kasus keracunan MBG dan dampak yang ditimbulkan.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT