Pesona Sungai Maron Pacitan, Menyusuri Air Hijau Toska di Tengah Rimbunnya Pepohonan
- tim tvOne
Pacitan, tvOnenews.com – Menyusuri Sungai Maron di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menjadi salah satu cara menikmati keindahan alam dari atas perahu. Air berwarna hijau toska, pepohonan yang rindang, deretan pohon kelapa, hingga tebing karst menjadi panorama yang menemani wisatawan sepanjang perjalanan.
Wisatawan dapat memulai perjalanan dari Dermaga Sungai Maron, Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku. Dari lokasi tersebut, perahu membawa pengunjung menyusuri sungai menuju muara dengan rute sekitar 4,5 kilometer sekali jalan.
Perjalanan pulang-pergi mencapai sekitar 9 kilometer dengan waktu tempuh berkisar 45 menit hingga satu jam, tergantung kondisi perjalanan.
Sepanjang rute, wisatawan tidak hanya menikmati pemandangan. Di tengah perjalanan, pengunjung juga disuguhi pertunjukan seni tari yang menjadi bagian dari aktivitas wisata di Sungai Maron.
Ketua Pokdarwis Sungai Maron sekaligus penggerak wisata, Deddy Dwi Hardianto, mengatakan aktivitas susur sungai menjadi daya tarik utama yang terus dikembangkan bersama masyarakat.
Menurut Deddy, jumlah wisatawan pada hari biasa berkisar 300 hingga 400 orang. Sementara pada akhir pekan, kunjungan dapat mencapai sekitar 1.500 hingga 2.000 orang.
Ramainya wisatawan turut memberikan ruang bagi masyarakat sekitar untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi. Warga tidak hanya berperan dalam pengoperasian perahu, tetapi juga menjalankan berbagai usaha pendukung di kawasan wisata.
Pengembangan wisata Sungai Maron dalam beberapa tahun terakhir juga mulai diarahkan pada aktivitas yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.
Salah satunya melalui penggunaan perahu bertenaga listrik. Saat ini terdapat 10 perahu listrik yang digunakan untuk membawa wisatawan menyusuri aliran Sungai Maron.
Berbeda dengan perahu bermesin konvensional, perahu listrik menghasilkan suara mesin yang relatif lebih rendah. Kondisi tersebut membuat wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan suasana yang lebih tenang sambil melihat panorama sungai.
Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, mengatakan pengembangan kawasan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sekitar 116 kepala keluarga disebut terlibat dan mendapatkan manfaat dari aktivitas wisata yang berkembang di kawasan Sungai Maron.
“Kalau kita hitung per bulan, penghasilan sudah mencapai sekitar Rp3 juta lebih untuk setiap keluarga, yang artinya sudah di atas UMR,” kata Munif.
Load more