News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Ketua RT saat DBM Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun Sembunyi di Rumah Dukun Jombang, Sempat Ikut Yasinan

Akhodi, Ketua RT di Dusun Cangkringan, Jombang mengungkap keseharian DBM, pelaku mutilasi & pembunuhan istri siri & anak di Madiun selama berada di rumah dukun.
Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:03 WIB
Ketua RT 04 Dusun Cangkringan, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Jombang, Jawa Timur, Akhodi menceritakan keseharian DBM, pelaku mutilasi istri siri dan anak di Madiun selama bersembunyi di rumah dukun
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua RT 04 Dusun Cangkringan, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Jombang, Jawa Timur, Akhodi turut menyikapi kasus mutilasi istri siri, DH (30) dan anak, AGF (4) yang dilakukan oleh suami siri sendiri, Dwi Bagus Martono alias DBM (40) di Madiun.

Akhodi tidak menampik bahwa DBM sempat bersembunyi di sebuah gubuk area padepokan di Dusun Cangkringan, Desa Mejoyolosari, Kecamatan Gudo, Jombang, Jawa Timur, selama 12-15 hari setelah mutilasi istri siri dan anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhodi mengungkapkan gubuk tersebut milik seorang dukun bernama Bapak Munir. Ia pun menceritakan keseharian sosok DBM selama bersembunyi sebelum diringkus oleh pihak kepolisian.

Akhodi mulanya mengaku dirinya tidak mengetahui kedatangan DBM. Ia baru mendengar setelah pelaku pembunuhan istri siri dan anak tersebut menginap selama beberapa hari.

"Saya tidak tahu karena tidak laporan sama Pak RT maupun Pak RW. Saya baru mendengar diduga setelah 2-3 hari," ujar Akhodi saat dihubungi tvOne, Jumat (30/10/2026).

Bertemu DBM di Acara Pengajian

Lebih lanjut, Akhodi baru melihat sosok DBM saat berada di lokasi pengajian yang biasa digelar pada hari Jumat dan Sabtu. Di momen ini, Ketua RT 04 itu dan pelaku sempat saling bersalaman.

Selaras dengan pengakuan Kepala Dusun Cangkringan, DBM tidak hanya mengikuti pengajian berupa yasinan, namun juga kerap ikut menjalani aktivitas ibadah shalat berjamaah.

Namun, Akhodi tidak sempat bertanya-tanya mengenai identitas sosok pria yang baru hadir di wilayahnya. Kondisi ini mendorong dirinya bertanya-tanya dengan sosok Hadi, salah satu pengikut Munir.

"Saya bertemu Pak Hadi di ladang. Saya tanya, 'Pak, kok ada tamu baru ya?', dia jawab, 'iya dari Madiun, Pak'. Saya di situ masih belum ngerti dia berapa hari di sana dan tadinya enggak tahu dia asal Madiun," tuturnya.

Rumah Dukun Jadi Tempat Persembunyian

Akhodi mengabarkan bahwa, bangunan milik dukun tersebut tidak hanya menjadi tempat persembunyian bagi DBM. Untuk area padepokan, tempat itu kerap difungsikan sebagai wadah bagi para pendatang yang berasal dari Nganjuk, Malang, dan sebagainya.

Kebanyakan warga dari desa lain juga mengunjungi padepokan di dekat area gubuk tersebut. Untuk bagian gubuk, biasanya menjadi wadah bagi para tamu yang beristirahat.

Ia menambahkan, selama ini tidak terlihat hal-hal yang mencurigakan dari para pengunjung. Kondisi tersebut pun selalu berjalan damai dan lancar.

"Sejak kedatangan orang Madiun itu, kok ada banyak pemberitaan yang nyeleneh. Saya saat itu masih enggak tahu dan nggak ngerti," katanya.

Ia mulanya hanya menganggap DBM sebagai orang baik. Pasalnya, pelaku pembunuhan tersebut sangat rajin mengikuti kegiatan yasinan dan shalat berjamaah.

Ia menambahkan, kedatangan DBM juga dianggap karena ingin mencari ilmu. Alih-alih dikenal sebagai orang baik, ternyata pria tersebut merupakan buronan polisi.

"Warga desa makanya tidak tahu sama sekali, tetangga juga enggak tahu kalau dia buronan. Saya kira awalnya mencari ilmu, mencari pengalaman walaupun saya kecewa tidak ada laporan ke RT," jelasnya.

Detik-detik Pelaku Mutilasi Istri Siri dan Anak Ditangkap

Ia mengungkapkan momen saat dirinya dan warga dusun melihat keramaian di sekitar gubuk tersebut. Pasalnya, ada banyak polisi melalui tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan kepolisian setempat yang berkumpul pada Sabtu, 25 Oktober 2026 malam.

Situasi keramaian tersebut membuat seluruh warga dusun kaget. Mereka baru mengetahui adanya pemberitaan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh pria tersebut di Madiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka kaget dan banyak bertanya, 'ada apa? Ada apa?'. Ya itu kita tahu-tahunya ada berita di Madiun dan pria itu langsung dibawa polisi di jam sekian," pungkasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Al Taawon vs Al Ettifaq Liga Pro Saudi 2026/2027: Ambisi Bangkit Tuan Rumah di Kandang Sendiri!

Prediksi Al Taawon vs Al Ettifaq Liga Pro Saudi 2026/2027: Ambisi Bangkit Tuan Rumah di Kandang Sendiri!

Meski Al Ettifaq diunggulkan, tapi Al Taawon dipastikan tak akan menyerah begitu saja dan siap mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk memutus tren negatif.
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta membebaskan sanksi administratif PKB dan BBNKB mulai 2 November hingga 31 Desember 2026. Warga bisa melunasi tunggakan tanpa dikenai denda
Prediksi Skor Al Shabab vs Al Ahli di Liga Pro Saudi 2026/2027: Tamu Diunggulkan, Tuan Rumah Siap Beri Kejutan

Prediksi Skor Al Shabab vs Al Ahli di Liga Pro Saudi 2026/2027: Tamu Diunggulkan, Tuan Rumah Siap Beri Kejutan

Salah satu duel paling krusial pekan ini adalah pertemuan antara Al Shabab vs Al Ahli yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026 tepat pukul 01.00 WIB.
Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Sejumlah produsen mobil Jepang mulai mengubah strategi pengembangan kendaraan mereka untuk mengejar kecepatan pabrikan China dalam menghadirkan model baru.
Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok bisa tawas menghilangkan bau badan? Prof. Zulys menjelaskan cara kerja tawas, kandungan aluminium, serta keamanannya sebagai deodoran.
Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial LA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Ia harus menderita luka bakar parah akibat dibakar ..

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT