News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

24 Sapi Perahnya Terpapar PMK, Peternak di Pasuruan Ngadu ke Wakil ketua DPRD Jatim

Akibat hantaman wabah penyakit mulut dan kuku (PMK),peternak asal Dusun Kumbo,Desa Telogosari,Kecamatan Tutur,Kabupaten Pasuruan,ngadu ke wakil ketua DPRD Jatim
Senin, 4 Juli 2022 - 14:45 WIB
Peternak sapi di Pasuruan
Sumber :
  • tvone - syamsul huda

Surabaya, Jawa Timur - Akibat hantaman wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), peternak asal Dusun Kumbo, Desa Telogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mengeluh ke wakil ketua DPRD provinsi Jawa Timur. Pasalnya di Dusun ini merupakan salah satu wilayah yang terdampak penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Saya punya 24 sapi perah, semuanya terpapar PMK. Satu mati, dua potong paksa dan saya jual murah hanya Rp 3 juta. Kami sudah hancur-hancuran mengeluarkan uang untuk membeli obat herbal, sedangkan pemerintah hanya memberi bantuan antibiotik dan vitamin yang sebenarnya tidak optimal sekarang juga sudah tidak memberi," kata Jafar shodiq, saat mengadu ke Anwar Sadad, wakil Kteua DPRD Jatim dari Partai Gerindra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jafar juga menjelaskan, antibiotik dan vitamin belum optimal untuk penyembuhan hewan ternak yang terpapar PMK. Menurutnya, obat herbal menjadi opsi peternak untuk mengatasi untuk bisa bertahan dari wabah PMK ini, dan itu harus beli sendiri, sehingga peternak harus kembali menguluarkan dana ekstra.

"Kemarin beli obat herbal itu satu harganya Rp 250 ribu satu ekor, kadang ada yang butuh 3 obat herbalnya untuk satu ekor jadi Rp750 ribu. Itu kita berat, ketambahan untuk pemulihan hewan ternak, kita butuh beli konsentrat sapi per hari 2 karung yang harganya Rp 210 ribu per karung," bebernya.

Akibat wabah PMK ini pula, puluhan sapi perah milik Jafar tidak bisa memproduksi susu, dan kalaupun ada, pihak pabrik tidak bisa menerima susu dari sapi perahnya, padahal sebelum serangan wabah PMK, 24 sapi perah miliknya bisa memperoduksi 200 liter susu perharinya.

"Karena ada sapi saya pulih, namun susunya keluar tapi ada kandungan antibiotik, itu ditolak oleh pabrik. Otomatis ya di sini banyak susu sapi dibuang karena mengandung antibiotik, kan bahaya untuk anak-anak," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jafar berharap kepada Gus Anwar Sadad agar ada solusi kepada peternak sapi. Dan keluhan peternak ini bisa diteruskan kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terutama bantuan konsentrat untuk meringankan beban para peternak.

Sementara itu, menyikapi keluhan peternak asal pasuruan Jawa timur ini, Gus Sadad akan mendesak Pemprov Jatim lebih serius dalam menangani PMK. Mengingat wabah PMK menyebabkan banyak peternak kehilangan pemasukan, dan kehilangan hewan ternaknya, karena terserang wabah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump Berupaya Akhiri Konflik Dengan Iran Dalam Waktu Dekat

Trump saat ini sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan oleh Penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).

Trending

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

Hadapi Musim Kemarau, Industri Mulai Tekan Penggunaan Air Baku

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memperkuat efisiensi penggunaan air di tengah potensi musim kemarau 2026 yang lebih kering dan panjang dari kondisi normal.
Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026: Kembali jadi yang Tercepat, Pedro Acosta Tak Terhentikan di Red Bull Ring

Hasil Latihan MotoGP Austria 2026 dengan Pedro Acosta yang kembali menjadi yang tercepat di Red Bull Ring, Jumat 18 September.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT