GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindikat Joki Ujian Tulis Berbasis Komputer SBMPTN Dibongkar Polrestabes Surabaya

Polretabes Surabaya membongkar sindikat joki ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Jumat, 15 Juli 2022 - 18:39 WIB
Polretabes Surabaya bongkar sindikat joki ujian tulis berbasis komputer SBMPTN
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Polretabes Surabaya membongkar sindikat joki ujian tulis berbasis komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Saat beraksi, mereka menggunakan peralatan elektronik.

Polisi mengamankan para pelaku, yaitu MJ (40), ASP (38), MBBS (29), IB (31), MS (26), dan MF (20). Mereka menggunakan peralatan elektronik, seperti kamera, kabel, modem, hingga headset.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol A Yusep menduga, para peserta menggunakan jasa mereka untuk menjawab ujian. Penangkapan itu berawal saat seorang peserta ujian UTBK di kampus Surabaya ketahuan menggunakan joki. Petugas kemudian melakukan penyelidikan.

”Ternyata para joki memiliki tempat khusus untuk beraksi. Aksi itu dilakukan dengan memasangkan peralatan tersebut ke badan peserta yang menggunakan jasa pelaku. Alat berupa kamera itu langsung memindai soal,” ungkap Yusep di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (15/7).

Kemudian, lanjut dia, soal itu akan dikerjakan pelaku. Jawaban pun langsung dikirimkan via earphone yang digunakan peserta.

”Dari hasil data, mereka termasuk punya kompetensi dan lulus universitas negeri cukup ternama. Bahkan mereka punya kemampuan dan pintar,” ujar Yusep.

Tak hanya menjawab soal, pelaku bahkan membuat desain pakaian peserta tes. Hal itu dimaksudkan agar alat elektronik yang digunakan itu tak terdeteksi metal detektor.

”Sebelum UTBK berlangsung peserta dibriefing oleh pelaku,” jelas Yusep.

Satu peserta, kata Yusep, membayar Rp100 juta hingga Rp400 juta. Pelaku menerima sekitar 40 hingga 60 orang. Dalam satu kali UTBK, pelaku mendapat untung Rp6 miliar.

”Pada 2020 dapat Rp4 miliar, 2021 dapat Rp6 miliar,” papar Yusep.

Dari pengakuan pelaku, mereka mendapatkan peserta dari broker. Broker kemudian menghubungkan ke pelaku, sehingga hasil UTBK peserta mendapat nilai mendekati sempurna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Kita amankan beberapa barang bukti, diantaranya 65 modem, 63 kamera, dan handphone berjumlah 60. Selain itu, alat perekam dan perangkat komputer yang merupakan rangkaian perlengkapan untuk melakukan proses pelaksanan joki online,” terang Yusep.

Dari kejahatan itu, para pelaku joki UTBK online itu disangkakan dengan pasal 32 ayat (2) subsider pasal 48 ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik junto 55 KUHP. (zaz/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

John Herdman Kantongi Kunci untuk Taklukkan Bulgaria, Timnas Indonesia Diminta Lakukan Hal Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berpegang teguh kepada satu hal untuk menghadapi Bulgaria. Skuad Garuda diharapkan mampu tampil kuat sejak awal.
Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Selesaikan Balapan Usai Alami Kecelakaan, Guido Pini Juara

Hasil Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia Veda Ega Pratama bernasib sial setelah mengalami kecelakaan hingga akhirnya tak bisa menyelesaikan balapan.
Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Ramai soal Dokter Meninggal karena Campak, Praktisi Kesehatan Ingatkan Vaksin itu Aman dan Halal

Kabar meninggalnya seorang dokter karena campak, membuat masyarakat harus lebih aware terhadap kesehatan diri dan anak.
Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menaruh kesan mendalam terhadap atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah melakoni laga debutnya.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

John Herdman Bicara Jujur soal Alasan Panggil Jens Raven sebagai Pengganti Mauro Zijlstra di Skuad Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan alasan di balik keputusannya memasukkan nama Jens Raven dalam skuad terbaru skuad Garuda.

Trending

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Antisipasi Pelatih Bulgaria, Termasuk Beckham Putra Nugraha?

Bahkan ketika di masa Aleksandar Dimitrov bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia untuk Ivan Kolev, duo pelatih Bulgaria ini memaksimalkan tenaga pemain lokal untuk tampil di Piala Asia 2007. 
Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

​​​​​​​Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

Mengaku Khawatir ke Dedi Mulyadi, Kades Sabajaya Ungkap Narasi Medsos Bikin Kasus Ustaz Karawang Melenceng

​​​​​​​Kades Sabajaya mengaku khawatir ke Dedi Mulyadi soal narasi medsos yang melencengkan kasus Ustaz Karawang, ini fakta sebenarnya di balik kejadian tersebut.
Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Walau Dukung Bulgaria, Ivan Kolev Bilang Begini soal Kekuatan Timnas Indonesia Hari Ini

Gelaran FIFA Series 2026 turut menarik perhatian mantan pelatih Timnas Indonesia Ivan Kolev. Ia berharap Timnas Bulgaria mampu meraih hasil maksimal di turnamen
Peringatan Keras John Herdman! Timnas Indonesia Tak Boleh Lambat Lawan Bulgaria

Peringatan Keras John Herdman! Timnas Indonesia Tak Boleh Lambat Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan timnya harus menemukan cara untuk meraih kemenangan saat menghadapi Bulgaria pada laga terakhir FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT