News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dicekoki Miras, Seorang Pelajar di Banyuwangi Disetubuhi hingga Hamil

Begitu tak sadar, korban dicabuli beramai-ramai. Pagi harinya, korban diajak F ke salah satu rumah di Dusun Melik, Desa Parijatah, Srono,Banyuwangi.
Rabu, 20 Juli 2022 - 08:05 WIB
Korban pencabulan hingga hamil melapor ke Polresta Banyuwangi
Sumber :
  • tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Seorang pelajar SMA, SA (17), menjadi korban pencabulan hingga hamil. Parahnya, ketika melahirkan, korban justru ditinggal kabur oleh terduga pelaku. Akibat kejadian ini, korban melapor ke Polresta Banyuwangi.

Kejadian pencabulan itu terjadi, 15 September 2021. Kala itu, korban yang masih kelas 11 hilang tiga hari dari rumah. Ternyata, korban diajak pelaku berinisial F asal Desa Bubuk, Rogojampi ke rumah pelaku S di Desa Gumuk Agung, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi. Di rumah ini, korban diajak menginap. Malam itu, datang lagi pelaku lain berinisial X membawa minuman keras (miras). Terjadilah pesta miras. Korban dicekoki miras hingga teler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu tak sadar, korban dicabuli beramai-ramai. Pagi harinya, korban diajak F ke salah satu rumah di Dusun Melik, Desa Parijatah, Srono, Banyuwangi. Menjelang siang, korban dijemput oleh pelaku S, lalu diajak ke rumahnya lagi. Korban kembali disetubuhi. Setelah itu, korban diantar ke rumah temannya.

Tiga hari menghilang, korban kemudian pulang. Ayah korban, berinisial TH (60), sempat menginterogasi korban. Namun, korban tak mengaku. Keluarga baru kaget ketika akhir Maret 2022 datang perangkat desa dan aparat yang hendak menikahkan korban dengan S. Keinginan menikah ini terkesan memaksa. Akhirnya, terjadilah pernikahan sah. Padahal, korban belum cukup umur. Anehnya, tanggal pernikahan tercatat pada 1 Maret 2022.

“Jadi, dinikahkan dengan S tanpa alasan jelas. Keluarga juga tidak tahu jika anak saya ini sudah hamil,” kata TH, Rabu (20/7/2022).

Yang aneh, usai menikah,  pelaku S justru kabur. Bahkan, hingga korban melahirkan, S tak kunjung datang. Keluarga korban kebingungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, habis menikah, S langsung menghilang,” jelas TH. Tak terima dengan perlakuan ini, korban memilih melapor ke Polresta. Penyidik langsung meminta keterangan korban dan keluarga. (hoa/rey)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan Tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: Tetap Bekerja

Pesan tegas Dedi Mulyadi di Hari Buruh 2026: ajakan tetap bekerja, dorong upah adil, pendidikan, dan kesejahteraan buruh demi Indonesia yang lebih maju.
Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Tingkatkan Keselamatan Transportasi Nasional, Harwan Muldidarmawan: Poltrada Bali Punya Peran Penting

Jasa Raharja terus mensosialisasikan keselamatan transportasi yang menyasar pada sejumlah kelompok masyarakat termasuk akademisi.
Kapten GS Caltex Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Kapten GS Caltex Akhirnya Buka Suara Tanggapi Polemik Ahn Hye-jin yang Tersandung Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk

Kasus hukum yang menimpa setter andalan GS Caltex, Ahn Hye-jin, terus menyita perhatian publik voli Korea Selatan dalam beberapa pekan terakhir.
Gunakan Komunikasi Radio Versi Terbaru saat Uji Coba MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Ini Tanggapan Fabio Quartararo

Gunakan Komunikasi Radio Versi Terbaru saat Uji Coba MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Ini Tanggapan Fabio Quartararo

Fabio Quartararo mencoba versi terbaru sistem radio helm saat tes di MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez dan melihat perkembangan signifikan.
Ormas Acuhkan Peringatan Keras Dedi Mulyadi Terkait Perlintasan Sebidang di Bekasi

Ormas Acuhkan Peringatan Keras Dedi Mulyadi Terkait Perlintasan Sebidang di Bekasi

Organisasi Masyarakat (Ormas) acuhkan peringatan keras Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur. Pasalnya,
Tetap Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027, Aprilia Sebut Hal itu Tak akan Ganggu Fokus Kejar Gelar Juara Musim Ini

Tetap Kembangkan Motor untuk MotoGP 2027, Aprilia Sebut Hal itu Tak akan Ganggu Fokus Kejar Gelar Juara Musim Ini

Fabiano Sterlacchini menegaskan Aprilia tetap menjalankan dua proyek paralel di tengah persaingan ketat MotoGP musim ini.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT