News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Sayuran Mulai Turun 50 Persen Kecuali Cabai Rawit, Ini Penyebabnya

Harga kebutuhan pokok berupa sayur mayur dan cabai di Kabupaten Lumajang, mulai mengalami penurunan, namun masih jauh dari harga normal.
Senin, 1 Agustus 2022 - 14:20 WIB
Harga sayur mayur dan cabai di Kabupaten Lumajang, mulai turun
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Harga kebutuhan pokok berupa sayur mayur dan cabai di Kabupaten Lumajang, mulai mengalami penurunan, namun masih jauh dari harga normal.
 
Menurut Wardah, salah satu pedagang sekaligus pengepul cabai di Pasar Seruji, Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, turunnya harga-harga sayuran terutama jenis cabai tidak akan bertahan lama. Artinya, harga akan cenderung mengalami kenaikan kembali.
 
"Memang dalam seminggu ini harga sayuran terutama tomat, terong, timun, cabai hijau dan keriting mulai turun hingga 50 persen, tapi itu tidak berlaku pada harga cabai rawit merah yang hanya turun kurang dari 20 persen. Saat ini harga cabai rawit merah 70 ribuan," kata Wardah, saat ditemui di lapaknya, Senin (1/8).
 
Menurut Wardah, masih mahalnya harga cabai rawit di pasaran dipengaruhi banyak faktor. Selain akibat dampak petani gagal panen, pedagang pasar juga harus berebut dengan pedagang luar kota dan pabrik.
 
"Sampai saat ini permintaan luar kota dan pabrik masih tinggi, jadi kita harus bersaing dengan mereka yang memiliki modal besar," keluhannya.

Di sisi lain, meskipun sudah mengalami penurunan, tidak serta merta membuat omzet penjualan kembali naik, tetapi malahan turun. Daya beli masyarakat masih kurang akibat turunnya harga ini, masih jauh dari harapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk omzet penjualan malahan ikut turun, daya beli masyarakat belum pulih dan saat ini juga sudah tidak ada hajatan," jelasnya.
 
Saat ini, harga cabai rawit merah Rp70 ribu, cabai rawit hijau Rp30 ribu, cabai merah Rp60 ribu, cabai hijau Rp25 ribu, tomat Rp10 ribu, terong Rp5 ribu, bawang merah Rp35 ribu sementara bawang putih Rp20 ribu.
 
Sementara itu, Nur Azizah salah satu warga Desa Labruk Kidul, mengaku hanya bisa pasrah dengan naik turunnya harga sayuran terutama cabai di pasaran.
 
"Terus terang ya sangat keberatan dengan mahalnya harga-harga yang bertahan lama, turunnya cuma sedikit naiknya gak kira-kira, kita hanya bisa pasrah saja," ungkapnya. (wso/hen) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur.

Trending

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Pelaku perampokan lansia berinisial H (61) di Kampung Pisangan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku merupakan seorang pria berinisial M.
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur.
Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT