News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Optimalkan Pengembangan Sorgum Unggul

Menindaklanjuti pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo terkait peningkatan produksi sorgum dan pengembangan kebijakan gandum di Indonesia,
Minggu, 25 September 2022 - 02:51 WIB
peneliti di ladang sorgum
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, Jawa Timur - Menindaklanjuti pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo terkait peningkatan produksi sorgum dan pengembangan kebijakan gandum di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mendukung ketahanan pangan nasional. 

Hal ini dibuktikan dengan terbentuknya konsorsium pengembangan varietas unggul sorgum antara ITS dengan Universitas Hassanuddin (Unhas) dan  Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), serta Petrokimia Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerja sama ini akan melakukan pengembangan bibit sorgum unggul terbarukan sebagai bahan pangan alternatif yang mendekati produk tepung terigu. Kemudian, varietas unggul sorgum ini juga akan dikembangkan dari persilangan dan genome editing menggunakan pendekatan bioinformatika untuk mendapatkan varietas unggul dengan karakteristik.

Kepala Pusat Penelitian Material Maju dan Teknologi Nano ITS Dr Agung Purniawan menjelaskan konsorsium ini terbentuk dengan melihat peluang terhadap sorgum sebagai bahan yang dapat digunakan menjadi pengganti tepung gandum. 

“Selama ini, Indonesia sangat bergantung pada produksi luar negeri serta dipicu pula adanya peperangan antara Rusia dan Ukraina yang berdampak pada stok gandum dunia,” ungkap Agung.

Melihat hal tersebut dan tagline sorgum yaitu 3F (Food, Feed and Fuel), menurut dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS ini, biji sorgum dapat digunakan untuk pangan dan bagian batang dapat digunakan sebagai pakan ternak serta biofuel. Tak hanya itu, berdasarkan roadmap sorgum 2022-2024, target produksi pada tahun 2023 juga sebesar 444.084 ton, sehingga diperlukan benih sorgum unggulan dalam jumlah besar.

Mengingat pentingnya komoditi tersebut, ITS dan konsorsium ini diyakini Agung tidak hanya mendukung target roadmap, tetapi juga menyediakan sorgum yang diharapkan memenuhi cita rasa masyarakat. ITS pastinya akan mengembangkan sains dan teknologi untuk berkontribusi mewujudkan program ini dengan membuat sorgum berkualitas dengan pengembangan varietas unggul.

Sementara itu, dari sisi Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) ITS tentunya mendukung penuh penelitian ini untuk menghasilkan sorgum dengan varietas unggul yang bermanfaat untuk masyarakat. "Dukungan ini akan dilakukan baik dalam skema penelitian ataupun pengabdian kepada masyarakat melalui beberapa kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)," ujarnya.

Tak hanya itu, salah satu peneliti dari ITS Prof Drs Ec Ir Riyanarto Sarno MSc PhD menambahkan, guna mendukung pertumbuhan sorgum secara optimal, tim konsorsium juga akan mengembangkan ITS Smart Farming dengan teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi ini dibuat agar dapat membantu pemantauan pertumbuhan sekaligus lingkungan penanaman sorgum secara realtime, wherever dan whenever.

Dengan adanya teknologi dari ITS Smart Farming, dosen yang biasa disapa Riyan ini menjelaskan bahwa pemantauan bisa dilakukan dari luar lokasi penanaman, sehingga monitoring bisa dilakukan secara leluasa.

"Varietas dengan berbagai kelebihan dipadu lingkungan dan teknologi yang optimal akan menghasilkan sorgum unggul dan berkualitas tinggi," tandas Guru Besar Teknik Informatika ITS ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selaras dengan Agung, adanya berbagai program yang telah dicantumkan, anggota konsorsium berharap penuh bahwa ke depannya kegiatan ini akan berkontribusi dalam ranah sorgum untuk biofuel juga. 

"Harapannya tidak hanya 5 ton per hektare, tetapi bisa 8 ton per hektare dengan tekstur sorgum yang lebih pulen," pungkas Riyan. (msi/ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT