News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipicu Masalah Patok Batas Tanah, Wanita Tua di Tuban Tewas Dibacok Tetangganya

Korban yang diketahui bernama Tuminah (60), seorang petani yang juga warga Dusun Krajan, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, tersebut diduga tewas akibat dibacok Giman (69) tetangganya sendiri.
Selasa, 27 September 2022 - 11:27 WIB
Giman (69) pelaku pembacokan Tuminah (60), seorang petani yang juga warga Dusun Krajan, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban
Sumber :
  • tvOne - hartono ranggalawe

Tuban, Jawa Timur - Warga di kawasan perbatasan Jatim-Jateng, tepatnya di Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, digemparkan dengan penemuan mayat perempuan di pinggir sungai desa setempat. Jasad korban ditemukan tergeletak di pinggir sungai dalam kondisi bersimbah darah.

Korban yang diketahui bernama Tuminah (60), seorang petani yang juga warga Dusun Krajan, Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, tersebut diduga tewas akibat dibacok Giman (69) tetangganya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut petugas, kejadian berawal saat korban hendak ke sawahnya dengan berjalan kaki melewati jalan setapak yang ada di pinggir sungai Desa Jlodro tersebut. Saat bertemu dengan korban, pelaku yang sebelumnya sudah menyimpan rasa emosi bertanya, mengapa korban mencabut pembatas tanah yang ada di antara sawah pelaku dan korban.

“Awalnya korban itu telah mencabuti patok batas tanah di sawah milik pelaku. Pada saat bertemu di jalan pelaku yang dalam kondisi emosi, langsung bertanya kepada korban mengenai perbuatanya itu,” terang IPTU Agus Tri Wahyudi, Kapolsek Kenduruan.

Pada saat ditanya oleh pelaku, korban Tuminah memberikan jawaban yang justru menyingung perasaan Giman, sehingga pelaku yang sudah membawa senjata tajam berupa bendo atau sabit tersebut langsung membacok wanita tua tersebut.

Akibat sabetan senjata tajam berupa bendo sebanyak tiga kali, korban mengalami luka yang sangat serius pada bagian kepalanya hingga sampai leher. Kemudian pelaku masih membacok pada tubuh korban sebanyak dua kali hingga mengakibatkan perempuan tua tersebut langsung tersungkur bersimbah darah di jalan setapak pinggir sungai.

“Karena sempat terjadi cek cok mulut itu, kemudian pelaku membacok korban sebanyak tiga kali, sehingga korban meninggal dunia di lokasi pinggir sungai itu,” terang Kapolsek Kenduruan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, petugas kepolisian dari jajaran Polsek Kenduruan yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan melakukan evakuasi terhadap mayat korban pembunuhan itu. Selanjutnya jenazah perempuan korban pembunuhan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum dan otopsi guna proses lebih lanjut.

“Untuk pelaku setelah membacok korban langsung menyerahkan diri ke Polsek dengan diantarkan oleh anaknya dan juga pihak desa. Saat ini pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (htn/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT