News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Fans Aremania Asal Probolinggo, Korban Alami Patah Kaki Akibat Tragedi Kanjuruhan Malang

kesaksian pilu atas Tragedi Kanjuruhan Malang, diungkapkan oleh Bintang Kurniawan Antoro, seorang fans Aremania, warga Desa Maron Wetan, Maron, Probolinggo
Senin, 17 Oktober 2022 - 15:53 WIB
kesaksian fans Aremania asal Probolinggo soal Tragedi Kanjuruhan
Sumber :
  • tim tvone - syahwan

Probolinggo, Jawa Timur - Sebuah kesaksian pilu atas Tragedi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, diungkapkan oleh Bintang Kurniawan Antoro (19), seorang fans Aremania, warga Dusun Krajan RT 07 RW 02, Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Kurniawan menceritakan, pada waktu itu menyaksikan langsung ketika seorang temannya meninggal dunia dan saat ini Kurniawan mengalami patah kaki kanan dan kiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban berangkat ke Kanjuruhan Malang, bersama kedua orang temannya dan kemudian duduk di tribun 10, yaitu Rifki Dwi Yulianto (19) (korban meninggal) dan Muh Busthomi (19) (korban luka) dari desa yang sama.
Sebelum kejadian atau terjadinya tembakan gas air mata, di tribun yang ditempati bersama temannya masih tertib tanpa ada keributan atau desak-desakan penonton yang didominasi Aremania.

“Saat terjadi kericuhan, semua supporter di tribun 10 mulai bergejolak, tapi masih tenang, mereka berkoar-koar saja,” kata Antoro, Senin (17/10)

Kurniawan menambahkah, tiba-tiba kericuhan terjadi hingga akhirnya petugas melepaskan tembakan gas air mata. Semua suporter mulai bergerak untuk keluar dari stadion dengan berdesak-desakan.

“Semua berhamburan ingin menyelamatkan diri masing-masing. Saat asap tembakan gas air mata mulai menyebar, disitu terjadi desakan yang luar biasa, tidak peduli itu siapa, semua dilibas karena ingin menyelamatkan diri. Ada yang sesak nafas, ada yang terjatuh kemudian kena injak,” tambahnya.

Naas ketika mendekati tangga untuk turun, kakinya kanannya terjepit ke pagar tribun. Dengan posisi kaki terjepit, ditambah banyaknya orang yang berdesakan, disitulah dirinya berteriak karena kaki terjepit tak bisa bergerak. 

“Saya juga mengalami sesak nafas hingga dua hari. Bahkan kaki saya yang patah ini akibat desakan itu, karena semua bingung ingin keluar dari stadion,” terangnya.

Dalam kondisi kericuhan tersebut, tidak mempedulikan kedua temannya karena dia harus menyelamatkan dirinya. Pada saat itu sudah berpisah dengan kedua temannya karena banyaknya suporter yang berhamburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kaki saya terjepit di pagar sedangkan tangan saya berupaya menghadang ribuan orang yang menabarak tubuh saya. Akibat banyaknya orang berdesakan, tubuh saya menjadi lemas dipicu desakan dan sempat kenak injak, sedangkan kaki posisi terjepit,” tuturnya.

Sedikitnya ada enam korban asal Kabupaten Probolinggo, yakni tiga korban meninggal dan tiga korban lagi mengalami luka-luka, salah satunya korban mengalami patang tulang. (msn/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selebgram Claire Alfons Bagikan Pesan Menyentuh untuk Perempuan: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Selebgram Claire Alfons Bagikan Pesan Menyentuh untuk Perempuan: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Claire Alfons memilih menjadikan berbagi sebagai bagian dari kehidupan sehari-harinya. Kegiatan yang ia lakukan bukan berupa program besar berskala korporasi.
Orang Tua Pelaku Video Viral Banyuwangi: “Ini Ujian Bagi Kami”

Orang Tua Pelaku Video Viral Banyuwangi: “Ini Ujian Bagi Kami”

Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua keluarga menyatakan akan memprioritaskan pendampingan serta masa depan anak-anak yang masih berada di bawah umur.
Investasi SDM Jadi Strategi Utama Hadapai Persaingan Global dan AI

Investasi SDM Jadi Strategi Utama Hadapai Persaingan Global dan AI

Di tengah persaingan global yang semakin ditentukan oleh teknologi dan artificial intelligence (AI), keunggulan suatu negara tidak lagi semata bergantung pada
Viral Jenazah Bocah 8 Tahun Dibawa Pakai Motor di Pandeglang, Lewati Jalan Rusak

Viral Jenazah Bocah 8 Tahun Dibawa Pakai Motor di Pandeglang, Lewati Jalan Rusak

Video jenazah bocah laki-laki 8 tahun dibawa menggunakan motor di Pandeglang, Banten viral di media sosial. Ia meninggal dunia di tengah melewati jalan rusak.
Kasad Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Kasad Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
Mendagri Desak Purbaya Prioritaskan DBH untuk Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Mendagri Desak Purbaya Prioritaskan DBH untuk Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Mendagri) Tito Karnavian meminta Purbaya memprioritaskan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) yang masih kurang bayar kepada pemerintah daerah yang mengalami tekanan fiskal berat. 

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT