News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Kairo Mesir, Gubernur Khofifah Bahas Tambahan Beasiswa dan Penguatan Moderasi Islam

Kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Mesir mendapatkan perhatian khusus dari Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb
Jumat, 25 November 2022 - 16:48 WIB
Gubernur Khofifah bertemu Grand Syeikh Al Azhar di Kairo Mesir
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Kairo, Mesir - Kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Mesir mendapatkan perhatian khusus dari Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb. 

Hari  Kamis (24/11), secara khusus Imam Besar Universitas Al Azhar tersebut menerima kedatangan Gubernur Khofifah dan Dubes RI untuk Mesir serta rombongan, di kantornya di kompleks Al Azhar University di Kairo, Mesir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal penting dan strategis yang dibahas antar keduanya. Khususnya peran besar Univeristas Al Azhar yang selama ini aktif mengajarkan dan menyebarkan moderasi Islam, serta perdamaian di kalangan pelajar dan mahasiswa serta masyarakat dunia.

"Kami merasa sangat berterima kasih atas waktu yang diberikan oleh Grand Syeikh Al Azhar Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb dalam menerima kedatangan kami. Ini merupakan sebuah kehormatan saat kami diterima dan berdiskusi dengan Imam Besar Universitas Al Azhar," tegas Gubernur Khofifah. 
Gubernur Khofifah yang juga Ketua PBNU ini menyampaikan bahwa Univesitas Al Azhar memiliki peran strategis dalam penyebaran dan implementasi Islam yang moderat. Bahkan Universitas Al Azhar memiliki pusat penelitian khusus terkait pencegahan paham ekstrem atau yang disebut dengan Al Azhar Observatory for Combating Extremism. Dimana lembaga tersebut secara kuat memiliki arah gerakan untuk mencegah penyebaran paham  yang ekstrem. 

Usai diajak  staf ahli penasehat Grand Syeikh mengunjungi unit lembaga tersebut, Gubernur Khofifah berharap agar apa yang dilakukan oleh Universitas Al Azhar tersebut dapat ditransfornasikan dengan perguruan tinggi di  Jatim, khususnya terkait pengembangan moderasi Islam berbasis perguruan tinggi. 

"Insya Allah nanti akan ada kampus Jawa Timur yang akan bekerja sama dengan Al Azhar khususnya untuk melakukan kajian dan implementasi moderasi Islam," tegasnya. 

Terkahir, pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga menyampaikan harapannya pada Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb agar berkenan  menambah kuota beasiswa mahasiswa Jatim untuk kuliah di Universitas Al Azhar. 

"Saat ini kuota mahasiswa beasiswa dari Pemprov Jatim sebanyak 30. Kita berharap kuota ini bisa ditambahkan. Khususnya untuk bidang ilmu eksak dan applied science," tandasnya. 

Sementara itu, Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb menyambut antusias kedatangan Gubernur Khofifah beserta rombongan. Bahkan Grand Syeikh juga memberikan delapan buku karyanya untuk Gubernur Khofifah. 

Delapan buku yang diberikan tersebut diantaranya yaitu buku yang berjudul Activities of Alazhar Internasional Peace Conference, Freedom and Citizenship Diversity and Integration, Alazhar Declaration for Citizenship and Coextence, Alazhar Internasional Declarstion in Support of Al Quds, dan Human Fraternity Documents.  

"Silahkan Ibu Gubernur Khofifah untuk menerjemahkan, menerbitkan dan juga menyebarluaskan buku ini. Kami akan senang jika ibu yang menuliskan ulang langsung. Karena kami memberikan hak dan kewenangan  untuk itu," tegas Grand Syaikh Al-Azhar University Prof. Dr. Syaikh Ahmad At-Thayeb. 

Selain itu, terkait permintaan penambahan kuota beasiswa mahasiswa Jatim, Grand Syaikh juga menyambut baik usulan tersebut. Bahkan pihaknya menyampaikan akan segera membicarakan hal tersebut dengan KBRI di Mesir. 

"Mahasiswa Indonesia terkenal dengan kecerdasannya dan juga sopan santunnya yang tinggi. Maka kita akan bicarakan ini dengan KBRI," tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Wakil Ketua Komite Komunikasi Digital Jawa Timur Suko Widodo mendukung inisiasi kerjasama Jatim dengan Universitas Al Azhar dalam kaitan penyebaran moderasi Islam. Bahkan menurutnya Jatim dan Indonesia membutuhkan lembaga serupa yang dimiliki Universitas Al Azhar. 

"Di era digital seperti saat ini, munculnya radikalisme dan penyebaran paham ekstrem melalui media sosial potensinya sangat tinggi. Maka kita harus punya unit dan organisasi untuk mengantisipasi, mengkaji dan meluruskan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin," tegas Suko Widodo. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur.

Trending

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Keren, Italia Bidik Garut Jadi Pusat Industri Mode dan Kulit

Di balik sorotan lampu runway Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sebuah percakapan penting tentang masa depan industri mode, kulit, dan alas kaki berlangsung di Creative Stage.
Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Lansia Lapor ke Kantor Polisi Cakung dengan Kondisi Mulut Dilakban-Pakai Mukena Karena Dirampok, Seorang Pria Ditangkap

Pelaku perampokan lansia berinisial H (61) di Kampung Pisangan, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku merupakan seorang pria berinisial M.
Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wamen Ekraf: Indonesia Butuh Lebih Banyak Entrepreneur, Bukan Sekadar Pendiri Perusahaan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur.
Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Lewat Program Ini, Pemerintah Genjot Pemerataan Ekonomi Nasional

Danantara Indonesia melalui PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus menggenjot penciptaan ekonomi yang merata hingga ke pelosok Tanah Air.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT