GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyangkut di Genteng, 108 Gram Sabu Gagal Diselundupkan ke Dalam Lapas Mojokerto

Sabu-sabu seberat 108 gram gagal diselundupkan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Mojokerto.
Selasa, 13 Desember 2022 - 07:25 WIB
Lokasi pelemparan sabu di lapas Mojokerto
Sumber :
  • Handi Firmansyah/tvOne

Mojokerto, Jawa Timur - Sabu-sabu seberat 108 gram gagal diselundupkan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Mojokerto.

Sabu-sabu yang diselundupkan dengan cara dilempar dari luar lapas tersebut tersangkut di atas genteng masjid dalam lapas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Lapas Mojokerto Dedy Cahyadi mengatakan penyelundupan barang diketahui petugas pada Jumat (9/12/2022) sore.

Saat itu, petugas sipir mengetahui sebuah bungkusan di atas genteng masjid dalam lapas yang dilempar dari luar pagar sebelah barat.

Untuk dapat mengetahui pemiliknya, petugas tidak langsung mengambil bungkusan tersebut dan melakukan pemantauan.

Barulah pada Sabtu (10/12/2022) pagi, dua warga binaan meminta izin naik ke atas untuk membersihkan tandon masjid.

Petugas yang melakukan pengamatan melalui CCTV memergoki salah seorang narapidana bernama Syahroni (46) mengambil bungkusan kresek tersebut dan disembunyikan di sakunya.

"Kita tahu ada bungkusan di atas atap masjid hasil lemparan. Kita tidak langsung mengambil karena kami ingin kembangkan siapa pemilik barang yang diselundupkan dalam lapas ini,” ujar Dedy.

Setelah dua narapidana yang di atas genteng turun, barulah petugas melakukan penggeledahan dan menemukan bungkusan kresek di saku salah satu narapidana tersebut.

Narapidana yang kedapatan menyembunyikan bungkusan kresek kemudian dibawa ke ruang pemeriksaan.

"Warga binaan yang membawa bungkusan ini kita bawa ke pemeriksaan. Kita buka bungkusan kresek hitam itu. Ada popok bayi. Dalam popok itu ada plastik bungkusan kopi saset. Di dalamnya ada klip putih berisi serbuk kristal berwarna putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Ketika ditimbang beratnya 108 gram,” terangnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihak lapas menyerahkan kasus ini ke Satuan Narkoba Polres Mojokerto Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan sementara, narkoba jenis sabu-sabu ini diduga milik Sugeng Slamet (48).

"Untuk mencegah peristiwa yang sama terjadi dan untuk mengetahui siapa yang melakukan penyelundupan, kita langsung koordinasi dengan Satreskoba Polres Mojokerto Kota. Sementara dua warga binaan yang diduga memiliki sabu-sabu ini ditempatkan di ruang isolasi," pungkasnya. (hfh/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

BRI mencatatkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8%, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1% pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4% pada Triwulan I 2026.
Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT