News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parpol di Banyuwangi tak Kompak Sikapi Pecah Daerah Pemilihan (Dapil)

Usulan pecah dapil pada Pemilu 2024 menggelinding di Kabupaten Banyuwangi. dari 9 parpol di DPRD Banyuwangi tak sepenuhnya mendukung usulan pecah dapil
Selasa, 13 Desember 2022 - 14:45 WIB
tak kompak sikapi pecah dapil
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Usulan pecah daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024 terus menggelinding di Kabupaten Banyuwangi. Namun, dari 9 partai politik (parpol) di DPRD Banyuwangi tidak sepenuhnya kompak mendukung usulan pecah dapil. Alasannya beragam.

Wacana pecah dapil muncul setelah sejumlah parpol mengusulkannya ke KPUD Banyuwangi. Belakangan, usulan ini tak sepenuhnya didukung parpol pemilik kursi di DPRD. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) salah satunya. Partai ini tak sepakat jika dapil harus dipecah pada Pemilu mendatang. Alasannya, pemecahan dapil belum saatnya dilakukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertambahan jumlah penduduk di Banyuwangi sangat sedikit. Dan, tidak ada penambahan kursi. Jadi, tetap saja dipertahankan 5 dapil,” kata Ketua DPC PPP Banyuwangi, Basir Qodim, Selasa (13/12).

Selain tidak ada penambahan kursi di DPRD, PPP menilai pembahasan pecah dapil ini terlalu singkat. Pihaknya berharap perubahan dapil dibahas setelah Pemilu 2024 mendatang. 

“Teman-teman menginginkan, kalau pecah dapil setelah Pemilu saja,” tegas anggota DPRD Banyuwangi ini.

Partai Golkar justru mendukung penuh pecah dapil. Syaratnya, dari 5 dapil dimekarkan menjadi 8 dapil. Alasannya, wilayah Banyuwangi cukup luas. Sehingga, membutuhkan dapil yang besar. Dengan pemecahan dapil, diharapkan memudahkan anggota Dewan dekat dengan konstituen. Pihaknya tak sepakat jika pemekaran hanya 6 dapil.  

“Kami sepakat jika dipecah menjadi 8 dapil. Ini ideal sesuai luas dan jumlah penduduk Banyuwangi,” kata Ketua DPD Golkar Banyuwangi, Ruliono.

Sementara, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru berpendapat bijak. Partai ini mempersilahkan kesiapan KPU dan anggaran pemerintah terkait pemecahan dapil. 

“Kami tak masalah berapapun jumlah dapil. Kami akan siap bertarung,” kata Ketua DPC PKB Banyuwangi, Abdul Malik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemilu sebelumnya, Banyuwangi memiliki 5 dapil. Masing-masing dapil terdiri dari 4-5 kecamatan. KPUD Banyuwangi membuat tiga skenario terkait dapil dalam Pemilu 2024. Masing-masing, tetap dengan 5 dapil, lalu dipecah menjadi 6 dapil dan 8 dapil. Usulan pecah dapil ini sudah masuk tahapan uji publik. 

“Keputusan akhir pecah dapil ada di KPU Pusat,” kata Komisioner KPUD Banyuwangi, Ari Mustofa. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Mengenal Mercy Monica Yolanda, Hakim Muda dari Pengadilan Negeri Koto Baru yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga rekam jejak Mercy Monica Yolanda, hakim muda berstatus Hakim Pratama (III/b) Pengadilan Negeri Koto Baru, Sumatera Barat, yang tutup usia.
Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Dilaporkan ke Polisi oleh Herri Pras, Pegulat MMA Yudi Cahyadi Pilih Berlatih Boxing

Di tengah kekisruhannya dengan Herri Pras bahkan sampai dilaporkan ke polisi, fighter MMA Yudi Cahyadi memilih untuk memposting videonya saat latihan boxing.
Resmi Jadi Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah, Kimi Antonelli Dapat Pesan dari Pemegang Rekor Sebelumnya!

Resmi Jadi Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah, Kimi Antonelli Dapat Pesan dari Pemegang Rekor Sebelumnya!

Pembalap muda asal Italia yang memperkuat Mercedes, Kimi Antonelli akhirnya secara resmi menjadi juara dunia F1 2026.
Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Ribuan masker KN95 dan susu steril disalurkan kepada Dinas Kesehatan Kalteng untuk membantu warga Palangka Raya menghadapi potensi kabut asap akibat karhutla.
Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT