News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Ditolak Warga soal Sampah, Banyuwangi Bangun TPS Berkapasitas 84 Ton Per Hari

Kabupaten Banyuwangi sedang membangun Tempat Pemrosesan Sampah (TPS) permanen. Tak tanggung-tanggung, kapasitasnya mencapai 84 ton per hari. 
Jumat, 16 Desember 2022 - 11:58 WIB
Banyuwangi bangun TPA berkapasitas 84 ton per hari
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur - Persoalan penampungan sampah yang sering ditolak warga akan segera berakhir di Banyuwangi. Kabupaten Banyuwangi sedang membangun Tempat Pemrosesan Sampah (TPS) permanen. Tak tanggung-tanggung, kapasitasnya mencapai 84 ton per hari. 

Luas lahan yang disiapkan mencapai 1,6 hektar. Lokasinya di Desa Balak, Kecamatan Songgon. TPS ini ditargetkan menampung kiriman sampah dari 33 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Keenam kecamatan itu masing-masing adalah Songgon, Singojuruh, Genteng, Rogojampi, Kabat dan Sempu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bekerjasama dengan investor dalam program Banyuwangi Hijau," kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani, Jumat (16/12).  

Dengan kerjasama ini, Pemkab hanya menyediakan lahan dan mengurus proses perizinan, sedangkan pendanaan berasal dari berbagai lembaga donor, salah satunya dari Norwegia. TPS ini ditargetkan beroperasi pada April 2023. Nantinya, pengelolaan akan ditangani Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Persampahan DLH Banyuwangi. 

"Mulai proses pembangunan hingga beroperasional nanti akan menyerap ratusan tenaga lokal," kata Dwi. 

Ditargetkan, sebanyak 215 orang pekerja akan dikaryakan di TPS baru tersebut. Mereka akan mengisi berbagai lowongan, masing-masing yaitu pengemudi angkutan sampah, tenaga pemilah sampah, pemrosesan sampah organik hingga teknisi peralatan. 

"Saat ini, 80 persen pekerja konstruksi adalah warga sekitar. Nanti, saat beroperasi juga yang didahulukan orang sekitar TPS. Tujuannya meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu produk TPS ini adalah plastik bernilai jual. Lalu, pupuk kompos dan pupuk organik cair, termasuk budidaya maggot. 

"Nantinya juga ada pembuatan briket untuk bahan bakar pengganti batu bara, keramik, genteng, roster dan paving," tutupnya. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 
Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 

Trending

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT