News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku UKM Dituntut Naik Kelas di Era Digital, Tim Pengabdi STIESIA Surabaya Turun Tangan Lakukan Pengabdian

Permasalahan pengelolaan manajemen keuangan berbasis digital rupanya banyak dihadapi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) salah satunya di wilayah Gresik, Jawa Timur. Hal itu terungkap saat mahasiswa STIESIA Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik.
Sabtu, 17 Desember 2022 - 09:50 WIB
Mahasiswa Stiesia Surabaya saat kegiatan pengabdian di Gresik.
Sumber :
  • TvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Permasalahan pengelolaan manajemen keuangan berbasis digital rupanya banyak dihadapi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) salah satunya di wilayah Gresik, Jawa Timur. Hal itu terungkap saat mahasiswa STIESIA Surabaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut dituangkan dalam program insentif pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU bagi PTS Tahun 2022, yang didanai oleh Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud yang terintegrasi dengan MBKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterlibatan para mahasiswa secara aktif pada kegiatan tersebut sangat dibutuhkan. Selama 3 hari dari tanggal 6 hingga 8 Desember 2022, Stiesia Surabaya berkolaborasi dengan Batik Bangsawan yang merupakan salah satu pelaku UKM di Kabupaten Gresik.

Kegiatan pengabdian tersebut bertujuan untuk membantu permasalahan mitra UKM pada bidang peningkatan kapasitas usaha, dalam bentuk peningkatan kapasitas produksi dan manajemen keuangan meliputi pelatihan desain batik dengan menggunakan aplikasi desain digital yang disampaikan oleh Ma’had Wicaksono S.Kom M.Kom.

Selain itu juga digelar pelatihan produksi oleh Dr. Sukaris SE.M.SM dan juga diadakan pelatihan manajemen keuangan berupa pembukuan sederhana menyusun neraca transaksi dan laporan laba rugi oleh Dr. David Efendi, SE. M, AK, CA dan Dra.Endang Dwi Retnani., S.E., M.Si., Ak., CA.

Pemilik Batik bangsawan juga diberikan pelatihan manajemen keuangan berupa penyusunan laporan keuangan berbasis IT dengan menggunakan Microsoft Access.

"Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi  yang dilakukan STIESIA ini bias berjalan karena mendapatkan dukungan dana hibah dari Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud,” ungkap Dr.Nur Laily, ketua tim kegiatan.

Nur Laily menyatakan jika Batik Bangsawan menjadi mitra terpilih yang mendapatkan bantuan dan diharapkan bisa memanfaatkan hasil pelatihan tersebut untuk meningkatkan produktivitas dengan dilengkapi pengelolaan manajemen keuangan dengan digital.

“Selain itu, mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan soft skill dan wawasan bertambah bagaimana cara berinteraksi dengan masyakarat,” pungkasnya.

Ada 6 kelompok dosen pengabdian kepada masyarakat yang memenangkan program insentif 2022. Pada tim ini terdiri dari 3 dosen, yaitu WidhiAriestianti R., S.E.,M.M., Dr.NurLaily.,M.Si dan Dra.Endang Dwi Retnani. S.E.,M.Si.,Ak.,CA. Serta dua orang mahasiswa yakni Mohammad Kevin Baktiar dan Annisa Dita A.

Sementara itu pemiliki usaha Batik Bangsawan Nur Kholis yang merupakan warga desa sungonlegowo Kecamatan Bungah Gresik, mengungkapkan rasa bersyukur dan sangat berterima kasih pada Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud yang telah memberikan perhatian dan bantuan hibah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Senang sekali bantuan ini sangat membantu kami, karena peralatan dan bahan saat ini mahal. Ilmu manajemen juga memberikan tambahan pengetahuan bagi saya untuk bisa mengelola usaha kami lebih baik," ujarnya. (mhb/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Kim Yeon-koung Idola Megawati Hangestri Raih Penghargaan Prestisius di AVC Gala Awards 2025, Tetap Jadi Ikon Voli Asia

Legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung belum lama ini berhasil meraih penghargaan bergengsi di AVC Gala Awards 2025. Bahkan meski telah pensiun, namun idola Megawati Hangestri tersebut masih dinobatkan sebagai ikon bola voli Asia.
Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Mensesneg Prasetyo Hadi Rapat Bareng DPR, Bahas Finalisasi Perpres Ojol

Prasetyo mengatakan pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan regulasi yang mengatur keberadaan dan tata kelola ojol dapat segera difinalisasi. 
Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Motif Asmara Segitiga, Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Tewas Ditikam Suami Siri

Menduga berselingkuh, seorang pria di Kabupaten Banyuwangi tega menusuk istri sirinya dengan menggunakan pisau dapur.
Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Makam Sutrimo Diduga Karumga Febrie Adriansyah Bakal Dibongkar Polisi

Langkah ini menjadi bagian dari penyelidikan polisi untuk mengungkap penyebab kematian Sutrimo yang sebelumnya dipersoalkan keluarganya.
Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 NU Tembus 50 Persen, Gus Ipul: Awalnya Ragu, Kini Optimistis

Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, terus dikebut.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT