News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingatkan Pemerintah Jika Gresik Tidak Baik Baik Saja, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Gresik

Jelang pergantian tahun 2022, ratusan warga Gresik yang mengatasnamakan diri sebagai "Gerakan Menolak Lupa" (Gepal) menggelar aksi unjukrasa dengan mendatangi Kantor Bupati Gresik, dijalan Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Kebomas Gresik, Selasa (20/12).
Selasa, 20 Desember 2022 - 14:25 WIB
Ratusan massa warga kepung pintu masuk Pemda Gresik.
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, Jawa Timur - Jelang pergantian tahun 2022, ratusan warga Gresik yang mengatasnamakan diri sebagai "Gerakan Menolak Lupa" (Gepal) menggelar aksi unjukrasa dengan mendatangi Kantor Bupati Gresik, dijalan Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Kebomas Gresik, Selasa (20/12).

Aksi massa kali ini untuk mengingatkan pemerintahan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wakil Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah, jika Kabupaten Gresik saat ini dalam keadaan tidak baik- baik saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Safik Udin, korkap aksi, hal itu terbukti dengan masih banyaknya warga Gresik yang sudah mencari pekerjaan di kotanya sendiri, penataan PKL yang tidak menyeluruh, sistem pengelolaan lahan parkir tepi jalan yang tidak efektif dan perlindungan terhadap tenaga kerja non pegawai negeri sipil (PNS).

"Lihat saja masih banyak kok warga Gresik sendiri menganggur. Cari kerja susah," ujar Safik Udin.

Ditambahkan Safik Udin, tidak hanya masalah-masalah di atas saja yang belum tuntas, lambannya pengurusan tanah di Kabupaten Gresik juga membuat warga masyarakat sering kali mengeluh dan berharap pemerintah hadir menyelesaikan persoalan mereka.

"Ada yang sampai berbulan bulan mengurus surat surat tanah di BPN Gresik tapi hingga saat ini gak jadi jadi. Ini kan masalah," tambah Safik.

Sementara itu selain membentangkan sejumlah spanduk tuntutan, massa pengunjukrasa yang menyebut dirinya Gepal ini juga mendesak Pemerintahan Bupati Yani dan Aminatun Habibah, segera merespon aksi mereka sehingga Gresik bisa menjadi surga bagi warganya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menggelar aksi di kantor Bupati Gresik, sebelumnya massa Gepal juga mendatangi kantor DPRD Gresik untuk mendesak wakil rakyat Gresik turun ke masyarakat dan mendengarkan langsung jeritan warga Gresik.

Untuk mengantisipasi aksi anarkis, personil gabungan polisi dari Polres Gresik dan anggota Dinas Satpol PP Kabupaten Gresik diterjunkan kelokasi unjukrasa. (mhb/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.
Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Jurnalis Arab Bongkar Kelakuan Minus Karim Benzema di Balik Transfernya ke Al Hilal yang Ikut Bikin Ronaldo Murka

Efek kepindahan Karim Benzema ke Al Hilal menimbulkan efek domino, salah satunya membuat Ronaldo murka. Jurnalis Arab pun membongkar kelakuan Benzema di balik transfer kontroversialnya itu.
Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Mulai Hari Ini, Girik hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku, Wajib Dikonversi ke SHM

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menekankan pentingnya tertib administrasi pertanahan guna mencegah konflik dan praktik mafia tanah.
5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

5 Fakta Dibalik Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Dibocorkan Rizky Ridho hingga Punya Darah Bandung

Mulai dari informasi terselubung Rizky Ridho sampai punya garis keturunan Bandung mengiringi fakta-fakta dibalik transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta.
Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Anindya Bakrie Sebut Elektrifikasi dan Hilirisasi Mineral Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Hijau Ekonomi Indonesia

Ketum Kadin Anindya Bakrie menilai, transisi hijau justru membuka peluang investasi, industrialisasi, hingga penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT