News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Api Sulit Dikendalikan, Karhutla Mulai Menggila di Kotim

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian masif terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Salah satu yang terparah terjadi di wilayah kecamatan Cempaga.
Selasa, 6 Agustus 2024 - 13:28 WIB
Foto udara Karhutla di Kecamatan Cempaga, Sampit
Sumber :
  • Didi Syachwani
Sampit, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian masif terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Salah satu yang terparah terjadi di wilayah kecamatan Cempaga. Lokasi ini berada di lahan milik masyarakat yang tidak jauh dari areal Perusahaan Perkebunan PT TASK III di wilayah itu. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebakaran ini terus merambat menghabisi kebun dan lahan masyarakat dan sulit dikendalikan lantaran sumber air mulai kering. Kebakaran itu sejak (4/8) lalu sampai hari ini juga masih saja terjadi,” kata Aswan salah satu warga yang mengaku turut memadamkan api, Selasa (6/8/2024).
 
Menurut Aswan, Karhutla kali ini tidak hanya melanda semak belukar tetapi juga menghanguskan kebun karet warga yang sudah menghasilkan, serta kebun kelapa sawit mereka.
Petugas BPBD terpaksa berjalan kaki sejauh 3 Km sambil menggotong peralatan pemadaman untuk menuju titik api.
 
“Karena memang kondisinya kering sekali dan mudah terbakar dan juga saat ini kami melakukan pemadaman swadaya masyarakat saja dnegan perlatan seadanya,” ungkapnya.
 
Hal yang sama diungkapkan oleh Febri, warga desa Luwuk Bunter, yang mengakui pihaknya dikerahkan untuk memadamkan api   api sudah seharian penuh ini. Api memang sulit dikendalikan karena memang disitu adalah lahan gambut. Sehingga api tidak hanya berada diatas tanah tetapi juga didalam tanah.
 
“Kebetulan ini juga lahannya kena gambut jadi diatas kelihatan sudah mati tapi didalam tanah masih saja terjadi, ” kata dia.
 
Febri mengakui mereka sudah hampir 2 x 24 jam tidak pulang ke rumah dan beraktivitas penuh di daerah itu. Sayangnya tidak ada bantuan pemadam dari pihak terkait untuk mereka memadamkan api tersebut. 
Petugas BPBD berupaya memadamkan kebakaran lahan di desa Luwuk Bunter.
 
“Kami memadamkan api dengan cara manual saja dan hanya mengandalkan beberapa mesin alkon untuk mengalirkan air. Kami berharap ini bisa dibantu untuk memadamkan baik perusahaan yang ada di dekat sini," katanya.
 
Dia tidak bisa memastikan berapa hektar lahan yang sudah terbakar, namun jumlahnya cukup banyak karena mulai dari belakang kampung Desa Luwuk Bunter, Sungai Paring hingga Cempaka Mulia Barat pun sudah ada api  yang merambat.
Sementara Kepala BPBD Kotim, Multazam K. Anwar, mengaku telah menurunkan sejumlah personelnya di lokasi kebakaran sejak Senin (5/8/2024) siang kemarin.
 
"Hingga tadi malam pukul 23.30 WIB kami baru keluar dari lokasi titik api. Kami harus bekerja ekstra keras, sebab api menyala hebat disekitar objek vital, yakni menara sutet, dan Alhamdulillah keadaan sementara bisa diatasi," terangnya, Selasa (6/8/2024).
 
Diakuinya, lokasi lahan yang terbakar berada jauh agak ketengah hutan. Bahkan untuk melakukan pemadaman, mereka hingga memasang selang air hingga 27 buah, dari sumber air tersekat. Sementara panjang selang rata-rata 30 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Kami tadi malam fokus mengamankan menara sutet, dan saat melakukan pemadaman kami dibimbing petugas dari PLN Sampit. Rencananya hari ini pemadaman akan dilanjutkan kembali, sebab kondisi kebakarannya masih tetap berlangsung dan terus meluas," ungkap Multazam. (dsi/frd))

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.

Trending

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Terbongkar! Judi Berkedok Permainan Ketangkasan Terbongkar, Omzet Dua Lokasi Tembus Rp2,1 Miliar

Polda Metro Jaya membongkar praktik judi berkedok permainan ketangkasan mirip Timezone di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sebanyak 69 tersangka ditetapkan.
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Ketua Yayasan Diduga Perintahkan Pengasuh Ikat Balita, 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Segera Disidang

Kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki tahap baru. Sebanyak 13 tersangka dilimpahkan ke Kejari Yogyakarta setelah berkas dinyatakan lengkap (P21).
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT