GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Kali “Serakahnomics” Disebut Prabowo, Pengamat: Pesan Penting

Presiden RI Prabowo Subianto tercatat dua kali menyebut istilah “serakahnomics” pada dua momentum berbada. Yang pertama di acara penutupan Kongres PSI 2025 di Surakarta, sementara yang kedua di dalam perayaan Harlah ke-27 PKB di JCC Senayan, Jakarta. 
Senin, 28 Juli 2025 - 20:33 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Presiden RI Prabowo Subianto tercatat dua kali menyebut istilah “serakahnomics” pada dua momentum berbada. Yang pertama di acara penutupan Kongres PSI 2025 di Surakarta, sementara yang kedua di dalam perayaan Harlah ke-27 PKB di JCC Senayan, Jakarta. 

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, menilai bahwa ungkapan Presiden Prabowo itu bukanlah sekadar candaan, namun ada pesan politik sangat penting yang hendak disampaikan kepada publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau sampai disampaikan dua kali di momentum acara yang berbeda, pastinya ada pesan politik yang maha penting,” kata Ali Rif’an, Senin (28/7) kepada media.

Menurut Ali, setidaknya ada tiga pesan penting yang hendak disampaikan Prabowo. Pertama, yakni semangat perang melawan korupsi. Hal ini mengingat korupsi menjadi masalah sangat krusial di Indonesia, karena berdasarkan data BPS 2024, Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia masih sebesar 3,85 pada skala 0 sampai 5.

“Tentu yang pertama, Pak Prabowo memberikan pesan penting perang melawan korupsi. Prabowo yakin negara akan sulit maju jika korupsi masih ada di mana-mana. Apalagi indeks korupsi kita juga masih tinggi,” terang Ali Rif’an, yang juga Dosen FISIP UIN Jakarta tersebut.

Yang kedua, menurut Ali Rif’an, istilah “serakahnomics” juga dinilai sebagai upaya Presiden Prabowo mengatasi ketimpangan dan sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat kecil. Hal itu karena Prabowo kaget betul misalnya dengan kasus beras oplosan yang merugikan negara hingga Rp 100 triliun. 

“Bukan sekadar retorika politik. Namun ada pesan tentang upaya mengatasi ketimpangan dan keberpihakan pada rakyat kecil. Ini cara Presiden untuk menyindir para pelaku bisnis dan kekuasaan yang tamak, mengeruk untung banyak sembari menindas rakyat kecil, bahkan disebut sebagai vampir ekonomi yang menghisap darah rakyat,” tambah Ali Rif’an.

tvonenews

Sementara yang ketiga, menurut Ali, adalah semangat menggenjot pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena ada ketimbangan yang lebar, misalnya ada data yang menyebutkan bahwa 10 persen orang terkaya di Indonesia menguasai sekitar 60 persen kekayaan nasional. Padahal jika merujuk pada studi Dana Moneter Internasional (IMF) disebutkan, kalau misalnya pendapatan hanya meningkat di kelompok orang kaya, pertumbuhan ekonomi justru akan melambat.

“Yang ketiga adalah semangat menggenjot pertumbuhan ekonomi, ini menarik karena ada data yang menyebutkan jika pendapatan hanya meningkat di kelompok orang kaya, maka pertumbuhan ekonomi justru mengalami pelambatan. Jadi Presiden Prabowo punya visi untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dengan melakukan pemerataan pendapatan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali berharap pesan politik Presiden Prabowo itu juga dipahami dan diikuti oleh para pembantunya sehingga orkestrasi untuk perang melawan korupsi, mengatasi ketimpangan, dan upaya penggenjot pertumbuhan ekonomi, bisa berjalan beriringan dan akseleratif.

“Ya catatan saya, ini harus menjadi pemahaman dan atensi penting bagi para pembantu presiden, supaya orkestrasinya seirama,” ujarnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Terbaru di DPR: Korban Siraman Air Keras Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kondisi Belum Stabil

Fakta Terbaru di DPR: Korban Siraman Air Keras Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kondisi Belum Stabil

KontraS ungkap kondisi Andrie Yunus masih dirawat di HCU selama dua pekan. DPR diminta tegas tuntaskan kasus penyiraman air keras.
Menang dengan Motor Rusak, Marco Bezzecchi Ungkap Insiden Berbahaya dengan Pedro Acosta di COTA

Menang dengan Motor Rusak, Marco Bezzecchi Ungkap Insiden Berbahaya dengan Pedro Acosta di COTA

Marco Bezzecchi sempat terlibat kontak dengan Pedro Acosta di lap pertama MotoGP Amerika 2026
Soal Videografer Didakwa Korupsi, Komisi III DPR: Bentuk Kriminalisasi Pekerja Kreatif

Soal Videografer Didakwa Korupsi, Komisi III DPR: Bentuk Kriminalisasi Pekerja Kreatif

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengkritik soal kasus hukum yang menjerat seorang pekerja kreatif, yakni videografer Amsal Sitepu.
Usai Tampil di FIFA Series 2026, Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Langsung Dihadapkan Situasi Sulit

Usai Tampil di FIFA Series 2026, Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Langsung Dihadapkan Situasi Sulit

Para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda akan dihadapkan oleh situasi sulit setelah FIFA Series 2026. Hal ini berkaitan dengan masalah paspor yang melanda mereka di Belanda.
Pria Diduga Hendak Edarkan Narkoba di Jakarta Barat Ditangkap, Barang Bukti Ganja 150 Gram Disita

Pria Diduga Hendak Edarkan Narkoba di Jakarta Barat Ditangkap, Barang Bukti Ganja 150 Gram Disita

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus seorang pria diduga hendak mengedarkan narkotika di Jakarta Barat.
Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu

Waspada Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu

BRI terus mengedukasi masyarakat untuk semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan digital, khususnya melalui tautan atau link palsu (phishing) yang kian marak.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Reaksi Warga Bulgaria usai Jadi Juara FIFA Series 2026, Mereka Malah Malu dan Berbondong-bondong Puji Penampilan Timnas Indonesia

Warga Bulgaria justru malu usai timnya menang 1-0 atas Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026. Mereka malah puji penampilan solid Garuda asuhan John Herdman
Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

Pujian Setinggi Langit John Herdman untuk Pemain Satu Ini

 Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan pujian tinggi terhadap performa Calvin Verdonk selama tampil di ajang FIFA Series 2026. Pemain berusia 28 ...
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT