News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

60 Koperasi Berbasis Digital Berkolaborasi Melalui Ekosistem Smartcoop

Smartcoop atau software berbasis online yang diperuntukkan untuk mempermudah dan membantu dalam mengelola dan menjalankan bisnis koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi koperasi di Indonesia.
Kamis, 11 Desember 2025 - 21:39 WIB
Smartcoop atau software berbasis online yang diperuntukkan untuk mempermudah dan membantu dalam mengelola dan menjalankan bisnis koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi koperasi di Indonesia.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Smartcoop atau software berbasis online yang diperuntukkan untuk mempermudah dan membantu dalam mengelola dan menjalankan bisnis koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi koperasi di Indonesia. Dirilis semenjak tahun 2017 lalu, smartcoop telah berhasil membantu ratusan koperasi mewujudkan koperasi modern berbasis digital.

Pada tahun 2025 ini tercatat ada sebanyak 435 koperasi pernah menginstall dan menggunakan smartcoop. Bahkan banyak koperasi besar di Indonesia memilih smartcoop sebagai salah satu solusi untuk memodernisasi koperasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat beberapa koperasi yang menginstall smarcoop diantaranya adalah Koperasi Kisel (Telkomsel), Koperasi Pindad, Koperasi Kementerian Sosial, Koperasi Kementerian keuangan, Koperasi Kana Lautan Berkat serta banyak koperasi lainnya. Dengan potensi ratusan koperasi dimana jumlah anggota yang terdaftar pada koperasi ekosistem smartcoop mencapai 200 ribu anggota, smartcoop diklaim menjadi salah satu aplikasi koperasi dengan pengguna terbanyak di Indonesia.

Dengan potensi koperasi yang besar dan sangat beragam ini maka kerjasama antar koperasi menjadi sebuah keniscayaan. Dilatarbelakangi potensi tersebut, smartcoop pada Kamis (11/12) menginisasi sebuah event yang bertajuk 'Gathering Smartcoop Cooperative Ecosystem' yang merupakan sebuah acara kumpul koperasi bagi para pengguna smartcoop secara offline.

Pada kesempatan tersebut, CEO smartcoop Muhamad Ihsan Firdaus menyampaikan bahwa pada hari ini telah berkumpul koperasi-koperasi yang telah terdigitalisasi. Total yang hadir ada sebanyak 60 koperasi pengguna smartcoop dengan total peserta mencapai 180 orang yang berasal dari Jabodetabek dan sebagian kecil dari Bandung.

Smartcoop atau software berbasis online yang diperuntukkan untuk mempermudah dan membantu dalam mengelola dan menjalankan bisnis koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi koperasi di Indonesia.
Smartcoop atau software berbasis online yang diperuntukkan untuk mempermudah dan membantu dalam mengelola dan menjalankan bisnis koperasi telah menjadi bagian dari perjalanan digitalisasi koperasi di Indonesia.
Sumber :
  • Antara

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama smartcoop dengan Koperasi Konsumen Karyawan Sampoerna Strategic di Gedung Sampoerna Strategic Jakarta. Adapun latar belakang terselenggaranya kegiatan ini adalah smartcoop dengan ratusan koperasi pengguna memiliki potensi untuk menjadi platform berbasis ekosistem yang bisa mempertemukan potensi antar koperasi untuk menghasilkan kerjasama yang saling menguntungkan, membantu program pemerintah dalam rangka revitalisasi koperasi.

Selain itu pertemuan ini juga meningkatkan daya saing ekonomi dan juga tentunya membantu kesejahateraan para anggota koperasi. “Hari ini adalah momentum bagi kami untuk menghubungkan seluruh potensi yang dimiliki koperasi pengguna smartcoop, mewujudkan prinsip koperasi ke-6 yaitu kerjasama antar koperasi, melalui fitur baru smartcoop marketplace yaitu platfrom jual beli antar koperasi yang memungkinkan anggota koperasi A bisa membeli produk dari koperasi B," jelas Muhamad Ihsan Firdaus.

Selain itu pada event ini dirilis Smartcoop Academy, sebuah platform yang difungsikan sebagai pusat pembelajaran bagi ekosistem Koperasi dan UMKM yang dapat di akses melalui web : academy.smartcoop.id.

Menteri Koperasi RI yang diwakili Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih sangat antusias dengan acara ini. “Pemerintah melalui Kementerian Koperasi terus mendorong penguatan ekosistem smartcoop, sebuah ekosistem digital yang mengintegrasikan data koperasi, memperluas layanan dan membuka ruang kolaborasi antar koperasi secara lebih efektif. Ekosistem ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana digital, tetapi juga menjadi wadah sinergi yang mampu membawa koperasi naik kelas, kompetitif dan berkelanjutan," jelas Henra.

Henra juga menambahkan harapannya agar para koperasi yang tergabung di ekosistem smartcoop kelak menjadi kakak asuh bagi koperasi desa merah putih (KDMP/KKMP), 82 ribu KDMP yang terbentuk harus dimentori oleh koperasi ekosistem smartcoop yang telah lebih dulu terdigitalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditanya tentang kegiatan ini, Ketua Koperasi Konsumen Karyawan Sampoerna Starategic Luqmanul Hakim menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan semua pihak terutama peran dari Bank Sahabat Sampoerna dan manajemen Sampoerna Strategic yang dengan antusias merespon usulan kami. "Kolaborasi koperasi adalah cita-cita kami, agar tiap koperasi tidak berjalan sendiri-sendiri, memaksimalkan potensi dalam rangka mewujudkan kemendirian ekonomi koperasi di Indonesia," ujar Luqman.

Smartcoop menjadi alat bagi koperasi untuk mewujudkan pelayanan berbasis digital kepada seluruh anggotanya melalui fitur mobile apps yang memungkinkan para anggota koperasi ikut berperan aktif bertransaksi di koperasi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pelaku pasar merespons positif keputusan pemerintah yang mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI.
Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Ayam esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.
Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

Pemprov Jabar menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah harus mampu menghadirkan kesejahteraan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Skala Timnas Indonesia Lebih Besar dari Piala AFF 2026, Jakarta dan Bandung Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

Skala Timnas Indonesia Lebih Besar dari Piala AFF 2026, Jakarta dan Bandung Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup

FIFA ASEAN Cup 2026 akan resmi digelar di Jakarta dan Bandung dengan menunjuk Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Si Jalak Harupat. 
Benarkah Banyak Makan Ubi Bikin Perut Penuh Gas Seperti Kata Mahasiswa Undip? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Benarkah Banyak Makan Ubi Bikin Perut Penuh Gas Seperti Kata Mahasiswa Undip? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Benarkah umbi-umbian bikin perut penuh gas seperti yang disebut mahasiswa baru Undip asal Alor, NTT Adriano Padama, kepada Mentan Andi Amran Sulaiman terkait ..
Mensesneg Ungkap 336 Ribu Orang Berebut 5.500 Undangan Upacara HUT RI di Istana, Kapasitas Ditambah 3.400

Mensesneg Ungkap 336 Ribu Orang Berebut 5.500 Undangan Upacara HUT RI di Istana, Kapasitas Ditambah 3.400

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti langsung upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 membeludak.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT