News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasang Laut di Kaltim 2,8-3,1 Meter, Berpotensi Rusak Tambak

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan menyatakan pasang laut setinggi 2,8 - 3,1 meter di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Timur berpotensi merusak tambak, sehingga pengelola tambak diimbau waspada agar tidak merugi.
Kamis, 1 Januari 2026 - 09:36 WIB
Ilustrasi - Dua anak sedang bermain di Pantai Kilang Balikpapan, Kaltim
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan menyatakan pasang laut setinggi 2,8 - 3,1 meter di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Timur berpotensi merusak tambak, sehingga pengelola tambak diimbau waspada agar tidak merugi.

"Pasang laut bisa berdampak pada sejumlah hal, seperti menyebabkan terjadinya banjir rob, tambak terendam hingga rusak, dan sejumlah dampak lain " ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Diyan Novrida di Balikpapan, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kawasan yang mengalami pasang laut tersebut antara lain di muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi), Kabupaten Kutai Kartanegara dengan pasang tertinggi 2,8 meter diperkirakan terjadi pada 4 – 5 Januari 2026 pukul 19.00 dan 20.00 Wita, sementara surut terendah 0,3 meter pada 5 Januari pukul 02.00 Wita.

Sedangkan kawasan Pulau Nubi dan sekitarnya, terutama di Muara Pantauan, banyak tambak udang dan kepiting milik warga yang aktif, sehingga dengan adanya peringatan dini BMKG ini diharapkan warga melakukan kesiapsiagaan agar petambak tidak merugi.

Kemudian di perairan Balikpapan, pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 6 Januari dengan ketinggian 3,1 meter pukul 20.00 Wita, surut terendah 0,4 meter pada 7 Januari pukul 13.00 Wita.

Sementara di perairan Balikpapan setidaknya terdapat lima kawasan yang terpengaruh langsung oleh pasang surut laut, yakni Samboja dan Samboja Barat (Kabupaten Kutai Kartanegara), Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

Pada empat kawasan pesisir ini masih banyak tambak aktif, sehingga ketika terjadi pasang laut dikhawatirkan budidaya warga, seperti udang, ikan, maupun kepiting bisa hilang terdampak arus laut.

"Pasang laut juga bisa mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas sosial di kawasan pesisir, bahkan bisa jadi air laut masuk permukiman warga yang dekat pantai, termasuk membahayakan anak-anak yang bermain di pantai," ujar Diyan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan dini juga disampaikan untuk warga di sejumlah kawasan pesisir lain, seperti di muara Sungai Berau dan sekitarnya, dengan potensi pasang tertinggi 2,8 meter pada 6 Januari 2026 pukul 22.00 Wita, surut terendah 0,3 meter pada 6 Januari pukul 16.00 Wita.

Di kawasan ini ada pelabuhan besar (Pelabuhan Tanjung Redeb), pelabuhan sungai yang terpengaruh langsung oleh pasang surut laut, kemudian sejumlah tambak aktif, dan kegiatan ekonomi lain di kawasan pesisir, sehingga semua pihak diimbau selalu waspada.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

MenkoPerekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, beberapa negara menyampaikan minat resmi untuk mengimpor pupuk dari Indonesia, termasuk India dan Filipina.
Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Performa impresif yang terus ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya terjawab setelah ia mengungkap sendiri rahasia di balik konsistensinya.
Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap saksi setelah penetapan dua tersangka baru dari pihak swasta di kasus korupsi kuota haji.
GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex resmi merekrut pemain kuota Asia baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027 yakni Thanacha Sooksod yang sebelumnya membela Expressway Hi-Pass.
STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong mengungkap adanya komentar dari pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, yang menilai Timnas Indonesia memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT