News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Ketapang Ungkap Rangkaian Teror di Air Upas, Sejumlah Pelaku Ditangkap

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang berhasil mengungkap rangkaian aksi teror yang meresahkan masyarakat Kecamatan Air Upas selama setahun terakhir.
Jumat, 1 Mei 2026 - 07:28 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang berhasil mengungkap rangkaian aksi teror yang meresahkan masyarakat Kecamatan Air Upas selama setahun terakhir.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang berhasil mengungkap rangkaian aksi teror yang meresahkan masyarakat Kecamatan Air Upas selama setahun terakhir. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Polres Ketapang, Kamis (30/04/2026).

Kapolres Ketapang ,   AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., "mengungkapkan bahwa aksi para pelaku berlangsung sejak Oktober 2025 hingga April 2026 dengan motif kekerasan, intimidasi, hingga pembakaran terhadap harta benda milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data kepolisian, sedikitnya terdapat empat aksi kriminal yang diduga dilakukan oleh komplotan tersebut. Pada 23 Oktober 2025 di Dusun Petuakan, korban ditembak menggunakan senapan angin hingga mengalami luka di bagian lutut dan lengan, sementara sepeda motor miliknya dibakar pelaku.

Kemudian pada 10 Januari 2026, tiga pelaku diduga melakukan penganiayaan berat disertai pembakaran rumah korban. Selanjutnya pada 8 Februari 2026 di Dusun Kuning, terjadi perampokan bersenjata parang yang mengakibatkan korban kehilangan uang tunai sebesar Rp300 ribu dan sebuah telepon genggam.

Aksi teror kembali terjadi pada 3 April 2026 dengan pembakaran pondok milik warga pada bagian teras.

“Ini merupakan rangkaian aksi teror dengan pola kekerasan dan intimidasi yang sangat meresahkan masyarakat. Kami melakukan penyelidikan intensif setelah menerima laporan dari para korban,” ujar Kapolres.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi melakukan penyelidikan mendalam bersama Polsek Marau dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyisiran lokasi persembunyian para pelaku.

Kapolres menjelaskan bahwa pada penggeledahan pertama tanggal 29 Maret 2026, pelaku berinisial J berhasil melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Namun petugas terus melakukan pengejaran hingga akhirnya pada Sabtu, 25 April 2026, polisi berhasil menangkap tersangka berinisial YP di kediamannya tanpa perlawanan.

“Hasil pengembangan dari YP menyeret keterlibatan tersangka lain berinisial S yang diduga ikut serta dalam aksi penganiayaan dan pembakaran,” jelasnya.

Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sembilan pucuk senapan angin, dua bilah golok atau senjata tajam, material bangunan sisa pembakaran berupa kayu dan seng, serta sejumlah peralatan rumah tangga dan kendaraan yang berkaitan dengan tindak pidana.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik aksi teror tersebut. Kapolres menegaskan bahwa aksi yang dilakukan para tersangka diduga merupakan tindakan yang telah direncanakan.

“Untuk motif masih kami dalami. Namun aksi teror ini merupakan perbuatan yang sudah terencana,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para tersangka kini dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari tindak pidana pembakaran, pengeroyokan yang mengakibatkan luka berat, hingga kepemilikan senjata tajam ilegal. Para pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kapolres juga mengimbau masyarakat Kecamatan Air Upas agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Ketapang.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalan Medan Merdeka Selatan Macet Total, Pengendara Ramai-ramai Angkat Motor untuk Putar Arah

Jalan Medan Merdeka Selatan Macet Total, Pengendara Ramai-ramai Angkat Motor untuk Putar Arah

Dalam rangka Hari Buruh atau May Day, ribuan buruh turun ke jalan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026).
Pria Nyaris Tertemper Kereta di Perlintasan Cimindi Saat Dorong Motor, Daop 2 Bandung au Warga Lebih Disiplin

Pria Nyaris Tertemper Kereta di Perlintasan Cimindi Saat Dorong Motor, Daop 2 Bandung au Warga Lebih Disiplin

Aksi tidak sabar pengguna jalan kembali terjadi di perlintasan sebidang kereta api. Kali ini insiden berlangsung di kawasan Cimindi, perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung.
QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Makin Mudah

Senior Executive Vice President Network and Sales BNI Sri Indira mengatakan, pengembangan fitur ini memberikan kemudahan transaksi bagi nasabah sekaligus mendukung integrasi sistem pembayaran global.
Penampakan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Kereta Stasiun Bekasi Timur Usai Tragedi Maut 16 Orang Tewas

Penampakan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Kereta Stasiun Bekasi Timur Usai Tragedi Maut 16 Orang Tewas

PT KAI Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan sebidang JPL 86 di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur pasca insiden kecelakaan kereta
Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Ketikung, Vietnam Lebih Dulu Bakal Punya Trio Samba di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia harus nyalakan alarm bahaya setelah Vietnam otw punya kombinasi trio Brasil. Dalam Piala AFF 2026, The Golden Star Warriors punya senjata baru.
Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Piala Dunia 2026: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Main di Amerika Serikat Meski Dihantui Isu Politik

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa tim nasional Iran tetap akan menjalani pertandingan mereka pada ajang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan Ketiban Untung, 1 Pemain Tak Terpakainya Jadi Rebutan Klub Inggris dan Bakal Bawa Cuan di Bursa Transfer Nanti

AC Milan menghadapi potensi perubahan signifikan di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu sorotan utama tertuju pada masa depan Youssouf Fofana.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Ayah Ahmad Dhani Sudah Bilang Kalau Ia Tak Suka dengan Mulan Jameela dan Lebih Sayang Maia Estianty: Tingkahnya Saya Gak Suka

Dalam sebuah wawancara, ayah Ahmad Dhani pernah menuturkan bahwa dirinya lebih menyukai dan menyayangi eks menantunya, Maia Estianty, daripada Mulan Jameela.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT