GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Tenggak Miras, Ayah Kandung dan Tiga Temannya Perkosa Anak Gadisnya Secara Brutal

Nasib buruk dialami seorang gadis remaja yang baru berusia 16. Diusianya yang menginjak masa remaja terpaksa harus kehilangan kehormatannya, akibat perbuatan bejat ayah kandung dan 3 orang temannya, yang menjadikannya budak seks dan prilaku seks menyimpang yang sadis.
Selasa, 7 Juni 2022 - 04:37 WIB
Ayah Kandung dan 3 Temannya Tega Perkosa Anak Gadisnya Secara Brutal
Sumber :
  • tvOne

Barito Utara, Kalimantan Tengah, tvOne

Nasib buruk dialami seorang gadis remaja yang baru berusia 16. Diusianya yang menginjak masa remaja terpaksa harus kehilangan kehormatannya, akibat perbuatan bejat ayah kandung dan 3 orang temannya, yang menjadikannya budak seks dan prilaku seks menyimpang yang sadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang memperkosa korban pertama kali justru tiga orang teman ayah kandungnya. Bahkan ayah kandung korban tidak tahu sama sekali jika anaknya diperkosa secara bergiliran oleh teman-temannya," ungkap Kapolres Barito Utara, AKBP Gede Pasek Muliadnyana, melalui Kasatreksrim, AKP Wahyu Satiyo Budiharjo.

Wahyu menjelaskan, perkosaan itu terjadi saat korban sedang berduaan dengan ayah kandungnya di rumah mereka karena sang ibu pulang ke kampung halaman.

Saat itu, ayah korban tiba-tiba masuk kedalam kamar anaknya tersebut, dan memaksa sang anak untuk melayani nafsu bejatnya.

"Kondisi ayah korban waktu itu tengah mabuk, seusai menenggak minuman keras," terang Wahyu.

Kejadian itu rupanya membuat korban mengalami trauma dan takut, setiap kali bertemu ayahnya. Dan perubahan sikap ini rupanya disadari oleh ibu korban, yang bertanya dan membujuk korban agar menceritakan ada apa dibalik perubahan sikap anak gadis remajanya tersebut.

Korban akhirnya buka suara dan menceritakan bahwa dia telah disetubuhi oleh ayahnya. Mendengar itu Ibu korban tak terima dan melaporkan kasus pemerkosaan itu ke unit PPA Satreskrim Polres Barito Utara.

Mirisnya lagi, saat diintograsi petugas PPA, korban bercerita jika sebelumnya juga telah diperkosa secara bergantian oleh ketiga teman ayahnya yang berinisial UK, PE dan PI. Peristiwa ini terjadi sudah cukup lama, yaitu pada tahun 2019. Saat itu korban duduk di kelas 3 SMP.

"Ketiga pelaku ini berpura-pura mendatangi rumah korban untuk mencari ayahnya. Mereka sepertinya mengetahui kalau saat itu ayah korban sedang tidak ada dirumah," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parahnya lagi, saat diperkosa oleh ketiga teman ayahnya, korban mendapat perlakuan yang sangat sadis. Kemaluan korban sampai dimasukin buah timun

Saat ini semua pelaku telah diamankan di Polres Barito Utara, dan sudah berstatus tersangka. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif untuk proses hukum selanjutnya. (DSI).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Pemerintah secara resmi menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. 
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5). 
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT