Pemkab Ketapang Gelar Salat Istisqa Serentak pada 27 Agustus 2026
- Antara
tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, akan menggelar Salat Istisqa secara serentak pada Kamis, 27 Agustus 2026. Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut dilaksanakan di tengah kemarau panjang, kekeringan, krisis air bersih, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Pelaksanaan Salat Istisqa tingkat Kabupaten Ketapang akan dipusatkan di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Ketapang Nomor 54 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Salat Istisqa secara Serentak di Wilayah Kabupaten Ketapang, yang ditetapkan oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo pada 24 Agustus 2026.
Bupati mengajak seluruh unsur pemerintahan, instansi vertikal, TNI-Polri, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti dan melaksanakan Salat Istisqa.
“Pelaksanaan di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,” ujar Alexander Wilyo saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Ia juga meminta pemerintah kecamatan berkoordinasi dengan Forkopimcam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah desa, organisasi Islam, serta tokoh agama agar pelaksanaan Salat Istisqa berjalan tertib dan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.
Dalam surat edaran tersebut, masyarakat turut dianjurkan menjalankan puasa sunah selama tiga hari menjelang pelaksanaan Salat Istisqa.
Selain melaksanakan salat, masyarakat diimbau memperbanyak doa, istighfar, sedekah, dan berbagai amal kebajikan. Warga juga diminta menggunakan air secara bijaksana dan menghindari pemborosan.
Perusahaan Diminta Membantu Penanganan Karhutla
Di tengah meningkatnya ancaman karhutla, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga meminta perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, kehutanan, dan pertambangan ikut berperan aktif dalam penanganan kebakaran.
Perusahaan diminta bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla di seluruh wilayah Kabupaten Ketapang. Seluruh potensi, peralatan, dan sumber daya yang dimiliki perusahaan harus dioptimalkan untuk mendukung upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran.
Bupati kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta mewaspadai sumber api sekecil apa pun, termasuk puntung rokok, karena dapat memicu kebakaran yang cepat meluas di tengah kondisi lahan kering.
Load more