GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkat Doa, Anies Menang Adu Layangan Lawan Kampiun Dunia

"Saya beruntung juga tadi boleh main layangan melawan Koh Akiat dan saya tidak menduga layangannya Koh Akiat bisa putus. Siapa yang mendoakan tadi itu?," kata Gubernur Anies.
Sabtu, 2 Juli 2022 - 16:26 WIB
Anies menangi adu layangan lawan kampiun dunia dari Indonesia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenangi duel layangan dengan kampiun kompetisi adu tarik layangan berkelas dunia dari Indonesia, Lei Fie Kiat. "Saya beruntung juga tadi boleh main layangan melawan Koh Akiat dan saya tidak menduga layangannya Koh Akiat bisa putus. Siapa yang mendoakan tadi itu?," kata Anies gembira mengomentari kemenangannya saat membuka turnamen layangan aduan Piala Gubernur DKI Jakarta di lapangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu.

Anies tidak menyangka benang layangan sang Juara Dunia tahun 1998-2004 itu putus setelah beradu gesek dengan layangannya. Pengalaman Anies dulu bermain layangan rutin ketika kecil turut andil dalam kemenangan itu. Bahkan, kata Anies, dulu sering muncul masalah di rumah karena asyik bermain layangan.
​​​​​​​
"Lupa waktu kalau main layangan, siang hari yang harusnya tidur bisa pergi main layangan sampai panjang dan sekarang main layangan-layangan kecil, bukan layangan besar ya. Ini saya kembali kepada masa-masa dulu tumbuh besar," kata Anies.

Menurut Anies, bermain layangan adalah kebiasaan jutaan anak-anak di Indonesia. Mungkin ada jutaan orang jumlahnya yang melalui masa kecilnya dengan memainkan permainan itu di siang hari sampai sore setiap hari.

Kini pertandingan adu layangan ada di level yang agak berbeda. Menurut Anies, dalam pertandingan itu terasa sekali pergerakan olah raganya. Bahkan untuk mengalahkan lawan, dirinya harus membutuhkan gerakan-gerakan, keterampilan serta taktik yang berhubungan dengan fisik seperti dalam pertandingan olah raga lainnya.​​​​​​​

Pecinta layangan yang tergabung dalam Persatuan Layangan Aduan Seluruh Indonesia (Perlasi) menggelar turnamen layangan aduan Piala Gubernur DKI Jakarta dengan hadiah total yang disiapkan mencapai Rp140 juta dalam rangka memeriahkan HUT ke-495 Jakarta. Terdapat 10 provinsi yang bertanding di lapangan PIK 2, pada kompetisi yang berlangsung pada Sabtu dan Minggu (3/7), di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali.

Anies mengatakan, layangan sekarang sudah dikembangkan menjadi sebuah olah raga yang bisa dikompetisikan. Karena itu, menurut Anies, turnamen layangan aduan itu harus terus didukung. "Ini bisa membawa hobi menjadi prestasi yang ketika menjadi prestasi dia akan mengharumkan nama Indonesia," kata Anies.

Dia berharap turnamennya berjalan lancar dan menghasilkan prestasi serta menghasilkan atlet-atlet yang bisa meneruskan legenda layangan Indonesia, yaitu Koh Akiat. "Tapi ingat semboyannya 'di atas lawan, di bawah kawan'," kata Anies.

Koh Akiat, sapaan Lei Fie Kiat, berharap setelah pertandingan ini, Indonesia bisa melanjutkan apa yang dulu pernah diraih, menjadi juara pertandingan kejuaraan dunia. "Muncul juara baru. Juara dunia baru. Di Prancis. Saya mengharapkan sekali," kata Koh Akiat.

Ketua Umum Perlasi, Essa Muhammad menyampaikan, pihaknya tengah mendorong layangan aduan untuk menjadi olahraga prestasi agar nantinya dapat dikompetisikan secara rutin dalam berbagai kegiatan. “Layangan harus menjadi olahraga yang diakui sebagai olahraga prestasi. Sehingga secara tak langsung akan mengangkat harkat martabat pemain dan perajin layangan,” katanya.(ant/toz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Periksa Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Kepala Dinas Terkait Kasus Gatut Sunu, Dugaan Pemerasan Rp5 Miliar Disorot

KPK Periksa Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Kepala Dinas Terkait Kasus Gatut Sunu, Dugaan Pemerasan Rp5 Miliar Disorot

KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait kasus dugaan pemerasan Bupati Gatut Sunu Wibowo senilai Rp5 miliar.
7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

7 Dosen UPN Yogya Diduga Lakukan Dugaan Kekerasan Seksual, Satgas Beberkan Fakta-fakta Mencengangkan

Publik dikejutkan dengan mencuatnya temuan Satgas PPKPT Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta atau UPN Yogya. Satgas PPKPT UPN Yogya temukan
Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Nama Pascal Struijk jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United itu memunculkan spekulasi baru setelah berikan respons.
Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online (judol).
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT