GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Minta Indonesia Segera Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump: Bebas Aktif Bukan Asal Ikut di Semua Meja

Anies Baswedan mengkritik keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace, dewan perdamaian yang dibentuk dan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Jumat, 6 Maret 2026 - 05:15 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Anies Baswedan menyampaikan pandangan tajam terkait posisi diplomatik Indonesia di kancah internasional. 

Hal itu disampaikan Anies dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis (5/3).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies secara terbuka mengkritik keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace, sebuah dewan perdamaian yang dibentuk dan dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Anies mengingatkan kembali jati diri Indonesia sebagai negara yang lahir dari penolakan terhadap penjajahan. 

Ia menekankan bahwa mandat konstitusi UUD 1945 adalah untuk menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

"Sebagai pelopor Konferensi Asia-Afrika dan gerakan non-blok, kita mewarisi reputasi sebagai suara dunia ke-3 yang berani mengingatkan negara-negara besar agar tunduk pada hukum internasional," ujar Anies.

Kritik utama Anies tertuju pada inkonsistensi Board of Peace. Ia menyoroti tindakan Donald Trump yang baru-baru ini memerintahkan serangan militer ke Iran bersama Israel tanpa mandat PBB, di saat negosiasi sedang menunjukkan kemajuan.

"Bagaimana mungkin dewan perdamaian itu bisa tetap berjalan seolah tak terjadi apa-apa, ketika pelopornya sendiri melanggar hukum internasional di depan mata dunia?" ujar Anies.

Anies menegaskan bahwa prinsip politik luar negeri "Bebas Aktif" yang dianut Indonesia jangan sampai disalahartikan sebagai sikap yang tidak memiliki pendirian. 

Menurutnya, Indonesia harus berani memilih forum yang benar-benar sejalan dengan prinsip bangsa.

"Bebas aktif bukan berarti asal ikut di semua meja. Bebas aktif adalah kewajiban memilih meja yang selaras dengan prinsip kita, yaitu membela kedaulatan, menegakkan hukum internasional, dan membela korban penjajahan. Bukan malah memberi karpet merah pada pelakunya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendesak agar Indonesia segera mengambil sikap tegas dengan keluar dari keanggotaan dewan tersebut sebagai bentuk kesetiaan pada nurani bangsa.

"Maka kita bisa gunakan momentum serangan ke Iran ini untuk keluar dari Board of Peace dan menyatakan dengan tegas; maaf, Indonesia tidak bisa berada dalam forum perdamaian yang menutup mata pada pelanggaran hukum internasional oleh pendirinya sendiri," ujar Anies. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Menohoknya Ucapan Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Soal Pernyataan Menkeu Purbaya: Kalau Gak Ada Bukti Namanya Fitnah

Menohoknya Ucapan Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Soal Pernyataan Menkeu Purbaya: Kalau Gak Ada Bukti Namanya Fitnah

Padahal baru saja mereda soal huru-hara pernyataan komtroversinya, kini alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas kembali memanas namanya.
Kecelakaan Renggut Nyawa Sopir Truk, Ahli Waris Terima Hak Rp248 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Kecelakaan Renggut Nyawa Sopir Truk, Ahli Waris Terima Hak Rp248 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat dengan total nilai berkisar Rp248 juta termasuk manfaat beasiswa pendidikan bagi kedua anak almarhum hingga jenjang perguruan tinggi.
Tak Main-main Iran Berikan Peringatan Keras Barang Siapa Ikut Agresi Amerika Akan Jadi Target Sah Teheran

Tak Main-main Iran Berikan Peringatan Keras Barang Siapa Ikut Agresi Amerika Akan Jadi Target Sah Teheran

Wakil Menteri Luar Negeri Iran berikan peringatan keras bahwa negara mana pun yang gabung dengan agresi Amerika Serikat terhadap Iran akan jadi target Teheran.
Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Maarten Paes mengungkapkan kebanggaannya membela Timnas Indonesia di media Ajax. Sebut atmosfer suporter di GBK dengan kegilaan fans sepak bola Argentina.
PNM Gelar Ramadan Madani di Seluruh Indonesia, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di 36 Provinsi

PNM Gelar Ramadan Madani di Seluruh Indonesia, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di 36 Provinsi

PNM menggelar program Ramadan Madani di 36 provinsi dengan santunan anak yatim dan dhuafa, kajian hingga buka puasa bersama sebagai wujud kepedulian sosial.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT