GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir di Kotim Sudah Berkurang 7 Desa

Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur yang kini sudah memasuki pekan ketiga, kini sudah mulai berangsur surut. Jika awalnya ada sebanyak 27 desa di 6 kecamatan yang terdampak, kini sudah berkurang menjadi 20 desa di 4 kecamatan.
Selasa, 11 Oktober 2022 - 08:26 WIB
Warga desa Hanjalipan, Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur, terpaksa harus beraktivitas dengan menggunakan sampan
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Banjir di Kabupaten Kotawaringin Timur yang kini sudah memasuki pekan ketiga, kini sudah mulai berangsur surut. Jika awalnya ada sebanyak 27 desa di 6 kecamatan yang terdampak, kini sudah berkurang menjadi 20 desa di 4 kecamatan.

"Update terakhir dari kami, wilayah sebelah hulu yang lebih dulu banjir yaitu kecamatan Antang Kalang dan Telaga Antang, sekarang sudah surut. Berkurang 7 desa," terang Kepala BPBD Kotim, Rihel Magat, Selasa (11/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun rincian wilayah yang masih terendam banjir yaitu kecamatan Parenggean ada 2 desa, kecamatan Mentaya Hulu ada 14 desa, kecamatan Tualan Hulu ada 1 desa dan kecamatan Kotabesi ada 3 desa.

Surutnya banjir di daerah hulu atau pedalaman ini disebabkan intensitas hujan dengan curah hujan tinggi di sana sudah mulai berkurang, sehingga sungai induk maupun anak sungai masih mampu menampung limpahan air hujan tersebut.

Sebaliknya, surutnya banjir di wilayah hulu justru membuat wilayah hilir kini yang kebanjiran. Misalnya di kecamatan Kotabesi yang awalnya hanya ada 1 desa yaitu desa Hanjalipan yang banjir, kini bertambah 2 desa.

"Demikian pula dengan yang terjadi di kecamatan Mentaya Hulu, sejak awal banjir hingga sekarang masih tetap bertahan di 14 desa. Itu karena air dari hulu langsung mengalir kesana," terang Rihel lagi.

Namun, sambung Rihel lagi, jika melihat kondisi cuaca di Kotim, serta laporan prakiraan cuaca dari BMKG Bandara Haji Asan Sampit, kemungkinan musibah banjir masih akan bertahan cukup lama. Daerah hulu yang banjirnya sudah surut juga mesti harus tetap waspada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi sungai dan anak sungai di wilayah hulu debitnya masih tinggi. Dan jika sewaktu-waktu terjadi hujan dengan intensitas tinggi serta dalam jangka waktu yang lama, pasti banjir akan terjadi lagi," ucapnya.

Sementara untuk banjir wilayah hilir selain disebabkan oleh adanya limpahan air dari hulu, juga dipengaruhi oleh kondisi pasang surut sungai Mentaya, sehingga setiap kali banjir terjadi di sana pasti akan bertahan cukup lama. (dsi/ask)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT