GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penuhi Kebutuhan Keluarga, Nelayan Terpaksa Tebar Pukat di Pinggiran Pantai Akibat Cuaca Buruk

Cuaca ekstrem yang melanda perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini, membawa dampak yang sangat terasa bagi para Nelayan di Kupang
Rabu, 4 Januari 2023 - 10:53 WIB
Penuhi Kebutuhan Keluarga, Nelayan Terpaksa Tebar Pukat di Pinggiran Pantai Akibat Cuaca Buruk
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Fritz Florist

Kupang, NTT - Cuaca ekstrem yang melanda perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini, membawa dampak yang sangat terasa bagi para Nelayan di Kupang.

Para nelayan kini tidak bisa melaut untuk menangkap ikan, perahu para nelayan di Kupang hanya ditambatkan di dermaga tempat pelelangan ikan agar terhindar dari hantaman gelombang laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendapatan para nelayan pun diketahui menurun drastis. Bahkan para nelayan merasa kehilangan mata pencarian sejak cuaca ekstrem terjadi pada pertengahan Desember silam dan hingga kini belum membaik juga.

Guna memenuhi kebutuhan keluarga terutama kebutuhan anak-anak, para nelayan kini terpaksa hanya menebar pukat di pinggiran dermaga, dengan harapan bisa mendapatkan ikan-ikan kecil, untuk dijual dan hasilnya bisa digunakan bagi keperluan dan kebutuhan keluarga.

Markus Lobo Kire misalnya, sejak tidak melaut akibat cuaca ekstrem, penghasilannya sama sekali tidak ada, dan ini berpengaruh pada kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi, terutama kebutuhan akan anak-anaknya yang kini mulai masuk sekolahan.

"Katong su dari Desember lalu tidak melaut lagi karena cuaca sangat ekstrem, sekarang hanya bisa pasrah saja menunggu kapan cuaca membaik barulah bisa kembali melaut untuk mencari ikan," ujar Markus Lobo Kire nelayan asal Kupang.

Walaupun hasil dari menebar pukat dipinggiran tidak seberapa, namun Markus  mengaku hal itu sedikit membantu kebutuhan rumah tangganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum membaiknya cuaca membuat para nelayan pasrah akan nasib mereka, pasalnya mereka juga tidak memeiliki ketrampilan lain selain menangkap ikan.

Para nelayan berharap agar cuaca bisa segera membaik, agar mereka bisa kembali beraktivitas mencari ikan di laut, agar kebutuhan keluarga mereka terutama kebutuhan akan pendidikan anak-anak mereka bisa terpenuhi. (fft/ree)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Sidang Adat, Pandji Minta Maaf Dihadapan 32 PerwakilanWilayah Adat Toraja, Didenda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam

Hadiri Sidang Adat, Pandji Minta Maaf Dihadapan 32 PerwakilanWilayah Adat Toraja, Didenda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam

Komika Pandji Pragiwaksono hadir di Tongkonan Layuk KaeroTana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan menghadapi peradilan adat dan meminta maaf kepada 32 perwakilan adat toraja.
Resmi! Persija dan Pelita Jaya Jalin Kerja Sama Strategis, Siap Bangun Ekosistem Olahraga Jakarta

Resmi! Persija dan Pelita Jaya Jalin Kerja Sama Strategis, Siap Bangun Ekosistem Olahraga Jakarta

Momen ini menjadi simbol dimulainya sinergi antara dua klub, Persija Jakarta dengan Pelita Jaya Jakarta dengan sejarah dan identitas kuat di Jakarta
Drama Mesin Baru F1 2026 Terus Memanas, Bos Baru Aston Martin Tiba-tiba Sentil Mercedes yang Dianggap Tidak...

Drama Mesin Baru F1 2026 Terus Memanas, Bos Baru Aston Martin Tiba-tiba Sentil Mercedes yang Dianggap Tidak...

Perdebatan soal regulasi mesin baru F1 2026 kembali memicu ketegangan antar tim jelang musim baru Formula 1.
Ubah Kawasan Kumuh di Tepi Bengawan Solo, SMV Kemenkeu Gelontorkan Rp4,48 Miliar untuk Bangun Puluhan Rumah Baru Gratis

Ubah Kawasan Kumuh di Tepi Bengawan Solo, SMV Kemenkeu Gelontorkan Rp4,48 Miliar untuk Bangun Puluhan Rumah Baru Gratis

SMV Kemenkeu menggelontorkan dana Rp4,48 miliar untuk membangun 56 unit Rumah Layak Huni (RLH) dibangun gratis untuk 56 kepala keluarga di Sangkrah, Surakarta.
Tanggapi Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, MUI: Saling Menghormati

Tanggapi Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, MUI: Saling Menghormati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi potensi perbedaan penetapan awal Ramadhan di Indonesia.
Purbaya Minta Jangan Banyak Kritik MBG: Itu Bagian Pilar Strategi Pembangunan Ekonomi Prabowo

Purbaya Minta Jangan Banyak Kritik MBG: Itu Bagian Pilar Strategi Pembangunan Ekonomi Prabowo

Menurut Purbaya, MBG tidak bisa dilepaskan dari kerangka strategi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT