News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Penjelasan Ahli Oseanografi Soal Air Laut Warna Hijau di Kepulauan Selayar

Fenomena perubahan warna air laut menjadi merah, cokelat, atau hijau, biasanya terjadi karena adanya penambahan zat ke dalam lingkungan laut
Rabu, 18 Januari 2023 - 23:18 WIB
Peneliti Oseanografi dari Universitas Hasanuddin, Dr Muhammad Farid Samawi memberikan penjelasan terkait fenomena perubahan air laut di Selayar
Sumber :
  • ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar, tvOnenews.com - fenomena perubahan warna air laut menjadi merah, cokelat, atau hijau, biasanya terjadi karena adanya penambahan zat ke dalam lingkungan laut, hal tersebut diungkapkan peneliti Oseanografi Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Muhammad Farid Samawi.

"Penambahan zat ini biasanya memicu pertumbuhan dari plankton, khususnya jenis fitoplankton," ujar Farid kepada wartawan di kampus Unhas Makassar, Sulsel, Rabu, menanggapi fenomena perubahan air laut di sekitar bibir Pantai Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Selayar yang berwarna hijau hingga berbau busuk menyebabkan banyak ikan yang mati.

Seperti halnya kasus di Selayar, lanjutnya, itu terjadi karena adanya peningkatan populasi fitoplankton atau pemicu, diistilahkan blooming algal atau blooming fitoplankton. Biasanya berasal dari fenomena alami atau akibat aktivitas manusia," kata peneliti pencemaran laut ini.

Fenomena alami itu, menurut dia, biasanya terjadi upwellingUpwelling adalah pengangkatan massa air dari dasar ke permukaan yang menambah konsentrasi nutrien di permukaan, sehingga memacu bertumbuhnya fitoplankton.

Namun, fenomena lain bisa terjadi akibat dari aktivitas manusia. Misalnya, ada pencemaran atau penambahan nutrien akibat dari aktivitas manusia, salah satunya apakah itu dari industri atau pertanian.

Apabila fitoplankton yang mengalami blooming ini adalah jenis-jenis yang berbahaya, atau yang diistilahkan dengan HABs (Harmful Algal Blooms). "Ini yang bisa menimbulkan banyak permasalahan," ujar Farid.

"Peningkatan populasi fitoplankton biasa kita sebut dapat berakibat eutrofikasi, yakni peningkatan nutrien yang sangat berlebih, sehingga ini memacu pertumbuhan fitoplankton," tuturnya.

Fitoplankton yang populasinya meledak, kata Farid, kalau mati akan terjadi pembusukan, sehingga oksigen yang ada di dalam air berkurang. Apabila oksigen berkurang, biasa berpengaruh pada organisme yang ada di lingkungan laut, salah satunya adalah ikan.

"Nah, berkurangnya oksigen yang menimbulkan ikan sulit bernafas. Kalau sulit bernafas akan stres, melayang-layang. Tetapi, kalau matinya atau stresnya ikan karena kekurangan oksigen, itu sebetulnya tidak terlalu berbahaya," ujar dia.

Hal yang berbahaya kalau ledakan alga ini adalah alga yang beracun atau mengandung racun, yang diistilahkan HABs. Racun ini bisa menyebabkan ikan mati, dan apabila itu betul karena racun, sebaiknya tidak dikonsumsi, sebab itu akan berpindah ke manusia.

"Salah satu racun alga yang berbahaya adalah jenis yang bisa membawa racun dari plankton ke ikan, dan bisa ke manusia. Ini yang kita khawatirkan kalau terjadinya eutrofikasi memicu tumbuhnya fitoplankton yang beracun," paparnya.

Biasanya, katanya, ledakan alga juga terjadi karena faktor cuaca. Sebab, peningkatan suhu, peningkatan jumlah nutrien, itu salah satunya dipicu karena perubahan iklim. Meski demikian, untuk membuktikan kasus itu perlu penelitian pengambilan sampel agar diuji di laboratorium.

"Perlu dilihat jenisnya apa saja yang terpicu peningkatan nutrien ini agar bisa memastikan bahwa ikan-ikan yang mau dikonsumsi aman atau tidak. Memang sebaiknya kita beri peringatan ke masyarakat, sebaiknya jangan dikonsumsi dulu," ujar dia. (ant/mii)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG: Mayoritas Kota Besar Alami Berawan dan Hujan Ringan

BMKG: Mayoritas Kota Besar Alami Berawan dan Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat.  
BMKG: Gempa M5,8 di Ternate Akibat Aktivitas Subduksi

BMKG: Gempa M5,8 di Ternate Akibat Aktivitas Subduksi

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan gempa tektonik M5,8 yang mengguncang Ternate, Maluku Utara pada Jumat pagi, akibat aktivitas subduksi.
Gempa Hari Ini, Pulau Terluar Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4

Gempa Hari Ini, Pulau Terluar Enggano Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,4

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa magnitudo 5,4 di Pulau Enggano Bengkulu tersebut terjadi pada pukul 05.50 WIB, Jumat (24/7).
Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.
Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Hebat yang Melumat Rumah Kontrakan di Makassar

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Hebat yang Melumat Rumah Kontrakan di Makassar

Dalam peristiwa kebakaran tersebut dua orang warga dikabarkan meninggal dunia. Sementara satu orang mengalami luka bakar akibat terbakarnya dua unit rumah kontrakan tersebut.
China Harap Eskalasi di Timur Tengah Tak Berlanjut

China Harap Eskalasi di Timur Tengah Tak Berlanjut

Pemerintah China berharap eskalasi di Timur Tengah tidak berlanjut di tengah aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran khususnya terkait lalu lintas di Selat Hormuz.

Trending

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Elkan Baggott kembali dipercaya untuk tampil bersama Millwall FC dalam masa pramusim dengan laga uji coba melawan Gillingham.
Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan dalam upaya penyidikan kasus dugaan korupsi berkaitan dengan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Wang Yi: Laut China Selatan Jangan Hambat Hubungan Tiongkok-ASEAN

Wang Yi: Laut China Selatan Jangan Hambat Hubungan Tiongkok-ASEAN

Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengharapkan agar masalah Laut China Selatan tidak menghambat hubungan antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN yang sudah terjalin dengan baik.
Canda Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Pemimpin Kancil: Kalau 3 Orang Itu Kumpul Repot Kita

Canda Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Pemimpin Kancil: Kalau 3 Orang Itu Kumpul Repot Kita

Presiden Prabowo Subianto berkelakar bahwa selain Cak Imin dan Sufmi Dasco, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia juga merupakan seorang 'pemimpin kancil'.
John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, Intip 26 Pemain yang Diprediksi Jadi Skuad Piala AFF 2026

John Herdman Tambah Kekuatan Timnas Indonesia, Intip 26 Pemain yang Diprediksi Jadi Skuad Piala AFF 2026

John Herdman akan memanggil 26 pemain Timnas Indonesia untuk menatap Piala AFF 2026.
Prabowo "Sentil" Istilah Prabowonomics di Harlah PKB: Tidak Pantas Pakai Nama Saya

Prabowo "Sentil" Istilah Prabowonomics di Harlah PKB: Tidak Pantas Pakai Nama Saya

Presiden Prabowo Subianto menanggapi istilah "Prabowonomics" yang belakangan populer untuk menyebut arah kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT