News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolrestabes Makassar : Anggota Polisi Lumpuhkan Pelaku Curat yang Serang Petugas dengan Badik

Pelaku pencurian dengan pemberatan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas setelah menyerang petugas dengan menggunakan badik pada pekan lalu.
Rabu, 10 Mei 2023 - 22:04 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib menunjukkan pisau yang digunakan pelaku menyerang polisi, Rabu (10/5/2023)
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib angkat bicara mengenai pria bernama Jampang yang ditembak oknum polisi di Jalan Adyaksa, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada minggu (7/5/2023) lalu.

"Kemudian setelah diikuti pelaku, di daerah Adyaksa itu dilakukan penangkapan dan pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan melakukan perlawanan dengan menggunakan badik di tangannya," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib di Mapolrestabes Makassar, Rabu (10/5/2023) petang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video viral tersebut keluarga korban tidak terima atas tindakan penembakan yang tersebut, namun pihak kepolisian dari Polsek Panakkukang telah melakukan pertemuan kepada pihak keluarga terkait kejadian tersebut.

Ngajib menceritakan, personel gabungan dari Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Panakkukang dari awal sudah menargetkan untuk melakukan penangkapan terhadap Jampang yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat).

Kata Ngajib, saat itu anggota terkena tikaman badik yang dikuasai oleh Jampang dan mengenai tangan dari anggota.

"Karena sudah mengancam jiwa anggota sendiri, akhirnya melakukan tindakan tegas. Dengan prosedur melakukan tembakan peringatan dan tetap melakukan penyerangan sehingga dilakukan penembakan dan mengenai pada badan bagian punggung sebelah kanan," ungkapnya

Usai dilakukan tindakan tegas di bagian punggung, Jampang kemudian berusaha melarikan diri. Bahkan saat itu, Jampang dibantu oleh rekannya melarikan diri dengan berboncengan tiga orang.

"Setelah lari, kemudian dikejar oleh anggota. Ternyata masih bisa dilakukan penangkapan dan saat itu juga terjadi perlawanan dan masih menggunakan badik. Kemudian dilakukan tindakan tegas dengan menembak dan mengenai kaki bagian kanan. Jadi dua kali dilakukan penangkapan dan dua kali juga terjadi perlawanan dan dilakukan tindakan tegas," bebernya.

Barulah setelah itu, Jampang lari ke rumahnya dan bertemu dengan keluarga untuk meminta pertolongan untuk dibawa ke rumah sakit.

"Setelah itu baru lari ke rumah, itu pun masih bisa lari ke rumah seperti yang ada di video kemudian bertemulah dengan keluarganya. Kemudian anggota polisi yang menangani melakukan pertolongan pertama dengan langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara dan dilakukan perawatan. Saat ini peluru sudah diangkat dari badan. Dan sekarang ini dalam perawatan," jelasnya.

Ngajib juga menjelaskan, Jampang memang merupakan seorang residivis. Bahkan ia pernah dipenjara lantaran melakukan pembakaran di Gereja Jum'at Toraja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku merupakan salah satu pelaku pembakaran gereja jumat Toraja, sudah divonis. Dan dia juga masih ada lima laporan yaitu Curat dan Curas. Kebanyakan dilakukan di wilayah Panakkukang," tutup Kapolres Ngajib.

(mnr/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT