News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepolisian Polsek Posigadan Berhasil Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Miras Jenis Cap Tikus

Kepolisian Polsek Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan, berhasil menggagalkan sebanyak 1,8 Ton Miras jenis Cap Tikus berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan
Senin, 22 Mei 2023 - 03:18 WIB
Barang Bukti Miras Cap Tikus
Sumber :
  • Rifandi Kamaru

Kotamobagu, tvOnenews.com - Jajaran Kepolisian Polsek Posigadan, Bolaang Mongondow Selatan, berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 1,8 Ton Miras jenis Cap Tikus berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan yang  rencananya akan di bawa menuju Provinsi Gorontalo, Minggu ( 21/5/2023).

Kapolsek Posigadan IPTU Taufik Anis mengatakan, bahwa aksi menggagalkan 1.8 ton minuman keras jenis Cap Tikus ini, terungkap saat jajaran kepolisian Polsek Posigadan yang di pimpin langsung IPTU Taufik Anis, sedang melaksanakan KRYD atau Kegiatan Rutin yang ditingkatkan  yang bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan, terutama di wilayah perbatasan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Provinsi Gorontalo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Minuman keras jenis Cap Tikus sebanyak 1.8 ton ini, terungkap saat sejumlah personil kepolisian Polsek Posigadan sedang melaksanakan KRYD di perbatasan Bolmong Selatan dan Provinsi Gorontalo. ungkap Taufik Anis, Kapolsek Posigadan.

tvonenews

Saat melaksanakan KRYD, para anggota kepolisian kemudian menghentikan satu unit kendaraan jenis R4 berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan, yang saat itu akan melintas di wilayah perbatasan dengan tujuan perjalanan menuju Provinsi Gorontalo.

"Awalnya kami menghentikan satu unit Mobil R4 berasal dari Minahasa Selatan yang melintasi wilayah perbatasan, untuk menuju Provinsi Gorontalo. tambah Taufik Anis.

Namun saat dilakukan pemeriksaan, ternyata didalam kendaraan tersebut Polisi menemukan sebanyak 1,8 Ton Minuman Keras jenis Captikus atau sebanyak 1.800 liter miras yang telah dikemas di dalam 36 karung plastik, yang rencananya akan di bawa untuk dijual bebas di wilayah Provinsi Gorontalo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Saat pemeriksaan, anggota saya mendapati sebanyak 36 karung plastik yang berisikan sebanyak 1,8 Ton atau 1.800 liter Minuman Keras jenis Cap Tikus yang rencananya akan dijual bebas di Wilayah Gorontalo.tutup Kapolsek Taufik Anis.

Usai dilakukan pemeriksaan dan berhasil menyita Minuman Keras Jenis Cap Tikus ini, Jajaran Kepolisian Polsek Posigadan kemudian selain mengamankan kendaraan juga langsung menyerahkan barang berupa Minuman Keras tersebut  Ke Satuan Reskrim Narkoba Polres Bolaang Mongondow Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut. (rfk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Ressa Rizky Ogah Serumah Bareng Denada: Rasanya Akan Berbeda

Meskipun sudah ada pengakuan dari Denada, namun ressa Rizky mengaku dirinya enggan tinggal satu atap dengan sang ibunda. Simak informasi selengkapnya di sini!
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

IIMS Jakarta 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Sektor Keuangan dan Otomotif

Indonesia International Motor Show (IIMS) Jakarta 2026 sekaligus jadi panggung kolaborasi sektor keuangan dan otomotif.
Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Saddil Ramdani Unjuk Gigi di Depan John Herdman saat Persib Kantongi Malut United 2-0, Layak Kembali ke Timnas

Sorotan utama laga tertuju pada Saddil Ramdani. Winger Persib itu hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit untuk mencatatkan namanya di papan skor setelah ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT