News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPNI Beri Pendampingan Hukum Terhadap Perawat Korban Pemukulan Keluarga Pasien di Kendari

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Tenggara mengecam penganiayaan keluarga pasian terhadap perawat di RSUD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Minggu, 28 Mei 2023 - 12:24 WIB
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam tindakan penganiayaan keluarga pasien terhadap perawat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Sumber :
  • Erdika Mukdir

Kendari, tvOnenews.com - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengecam tindakan penganiayaan keluarga pasian terhadap perawat di dalam ruangan Intensive Care Unit (ICU) RSUD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Ketua PPNI Sultra, Heryanto mengatakan, sejumlah kekerasan non fisik terhadap perawat kerapkali terjadi namum kekerasan fisik dalam bentuk penganiayaan ini baru pertamakali terjadi di Sultra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas tindakan keluarga pasien yang sewenang-wenang melakukan aksi tidak terpuji itu, Heryanto mengutuk keras perbuatan pelaku dan mendesak aparat kepolisian agar segera menangkap pelaku pemukulan. Pihaknya juga berjanji akan mengawal tuntas kasus tersebut agar semua benar-benar menemui titik terang.

"Kita ingin perawat di Sultra ini mendapat perlakuan layaknya seorang manusia, bukan dianiaya seperti itu. Semoga kepolisian segera menangkap pelakunya," kesalnya saat ditemui, Sabtu (27/5/2023).

Ketua PPNI Sultra ini menerangkan, perawat khususnya di Sultra selalu menjadi garda terdepan menerima setiap keluh kesah masyarakat. Sebagai bentuk tanggungjawab yang diemban, anggotanya bekerja dengan kode etik keperawatan dan berusaha memberikan pelayanan terbaik terhadap setiap pasien yang masuk di rumah sakit.

Seharusnya, kata Heryanto, keluarga pasien memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja keperawatan bukan melakukan penganiayaan yang menyebabkan anggotanya trauma dan sakit di bagian kepala.

Sebelumnya, perawat bernama Elking dianiaya oleh keluarga pasien saat memberikan perawatan medis pada salah satu pasien di dalam ruangan Intensive Care Unit (ICU). Bahkan, aksi kekerasan yang dialami oleh tenaga kesehatan tersebut terekam Closed Circuit Television (CCTV), pada Rabu (25/5/2023) malam.

Dalam rekaman CCTV yang diterima, Elking yang menggunakan seragam medis tampak merapikan sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di dekat pasien. Ada banyak orang di dalam ruangan itu dan beberapa diantaranya tampak memeluk pasien wanita yang terbaring di atas ranjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiba-tiba, salah seorang pria langsung menarik tangan dan memukul wajah Elking hingga korban berusaha memalingkan wajah dan tertumpu pada tabung oksigen. Rekan-rekan pelaku yang melihat itu langsung melerai keduanya dan Elking langsung meninggalkan ruangan itu untuk menyelamatkan diri. 

(emr/asm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT