News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertaruh Nyawa Di Jembatan Penghubung Pinrang-Toraja Yang Nyaris Putus

Jembatan gantung yang menghubungkan dua kabupaten di Kabupaten Pinrang dan Tana Toraja, nyaris saja putus dan ambruk yang membuat warga harus bertaruh nyawa.
Jumat, 1 September 2023 - 09:50 WIB
Kondisi jembatan Sirasan yang nyaris putus
Sumber :
  • Rusli Djafaar

Pinrang, tvOnenews.com - Sebuah jembatan gantung di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan nyaris putus dan ambruk .Warga yang melintas harus bertaruh nyawa saat menyeberangi jembatan yang merupakan penghubung Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Tana Toraja.

"Itu nama jembatannya jembatan Sirasan. Jadi itu menghubungkan dua kabupaten yakni Desa Lembang Mesakada di Pinrang dan Desa Simbuang Batu Tallu, Kabupaten Tana Toraja," kata Tumanan, salah seorang warga sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jembatan ini hanya bermodal jaring tali kecil yang menjadi penyangganya. Panjang jembatan itu berkisar 40 meter. Di bawah jembatan penyeberangan itu terdapat sungai yang penuh bebatuan. Air sungai itu  mengalir deras.Bukan hanya orang, tapi jembatan itu juga dilintasi sepeda motor.

Butuh kewaspadaan tinggi jika nekat menyeberang dengan sepeda motor pasalnya sesekali ban motor amblas akibat lantai jembatan yang rapuh dan jika jatuh sulit bagi pengendara untuk selamat karena bebatuan besar di dasar sungai membahayakan warga.

"Jembatan sirasan bagi warga sekitarnya adalah jembatan utama, dan akses satu-satunya pada dua kecamatan perbatasan Pinrang dan Tana Toraja. Desa terdekat disitu dihuni 100 lebih jiwa," paparnya.

Namun karena semakin lapuk dimakan usia warga yang menggunakan akses jembatan ini semakin sedikit dan memilih jalur lebih dua kali lipat jauhnya. Harus melalui Provinsi Sulawesi Barat tepatnya melalui Kabupaten Polewali Mandar, Mamasa dan Toraja dan masuk ke Pinrang, begitupun sebaliknya.

"Tentu jaraknya bertambah dua kali lipat, biaya untuk bahan bakar juga tentu lebih mahal kalau warga pake akses itu," jelasnya.

Dia pun berharap agar pemerintah membangun jembatan yang lebih layak. Sehingga warga bisa lebih aman saat menyeberang dan biaya yang dikeluarkan saat akan mengunjungi keluarga di seberang lebih mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sangat berharap dibangun jembatan yang lebih layak secepatnya, karena jembatan yg ada sekarang sangat mengkhawatirkan dilalui. Pohon untuk ikat tali sleng juga sudah mati jadi sewaktu waktu bisa patah," tegasnya.

Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pinrang, Awaluddin Maramat kondisi jembatan tersebut telah ditinjau. Dan karena masuk ke kewenangan Pemprov Sulsel, maka dirinya akan bersurat ke Pemprov Sulsel agar bisa dibuatkan jembatan gantung baru di lokasi tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

KA Bandara Basoetta sementara melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota. Warganet heboh menjajal KA Bandara dengan tarif tetap Rp3.000.
Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Lap pertama F1 GP Italia 2026 pada akhir pekan kemarin sempat diwarnai duel sengit duo Ferrari yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.
Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Fajar Sahrudin seharusnya berulang tahun ke-31 pada 10 September 2026. Sebelum meninggal, ia meninggalkan pesan, donasi Rp40 juta, dan harapan agar dunia
Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, juga TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, hingga nelayan.
PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI mengungkap persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 masih menunggu program John Herdman, termasuk jadwal TC dan kepastian pemain.
Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Sudah Tak Asing di Insan Olahraga Jabar, Dwi Jati Utomo Jadi Magnet KONI Jawa Barat 2026-2030

Mantan KASDAM III/Siliwangi tersebut kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan untuk memimpin KONI Jawa Barat periode 2026-2030.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT