News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kupon Jalan Santai Anies di Makassar Ludes, Panitia Kewalahan

13 ribu kupon jalan santai gembira bersama Bacapres Anies Baswedan, panitia kewalahan dan masih terus menambah hingga menembus angka satu juta kupon.
Sabtu, 23 September 2023 - 12:20 WIB
Kupon jalan santai Anies di Makassar ludes
Sumber :
  • Muhammad Noer

Makassar, tvOnenews.com - Antusias warga Sulsel untuk bertemu dengan Bacapres Anies Rasyid Baswedan, hal itu terlihat dari kupon jalan santai yang telah habis terjual, Jumat (22/9/2023).

"Sejak semalam kami sudah kehabisan tiket, sebanyak 13 ribu kupon, kami sebenarnya mau cetak lagi tapi kami mulai bingung mau menempatkan massa dimana dan kami juga harus berkoordinasi dengan pihak pengamanan," ujar Ketua Panitia, Syarif Borahima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syarif mengatakan sejak pagi, masyarakat masih terus berdatangan mengambil kupon yang merupakan Undangan Peresmian Posko Induk Tim Pemenangan AMIN (Anies-Muhaimin) di Jalan Meranti No.222, Panakukang, Kota Makassar.

"Padahal kupon sudah ludes habis sejak Kamis malam meskipun panitia sudah mencetak lebih dari 13.000 kupon dan panitia bahkan harus rela menyerahkan kuponnya untuk calon peserta lainnya," katanya.

Sementara itu, jalan gembira yang dilaksanakan di hari Minggu (24/9/2023 terus menambah kupon karena saat ini sudah menembus angka satu juta kupon.

Syarif Borahima selaku ketua panitia Peresmian Posko Induk Pemenangan AMIN kawasan Timur Indonesia mengaku sudah kewalahan menerima permintaan kupon.

"Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, Dinas Perhubungan, Babinsa dan warga, kami memohon maaf kepada warga di sekitar Posko Induk Pemenangan Amin dan juga warga yang menjadikan Jalan Meranti sebagai perlintasan, kami ijin menutup jalan selama sehari penuh, kami alihkan ke jalan terdekat," ungkapnya

Burhanuddin, sebagai Ketua Divisi Keamanan terpaksa harus meminta ijin berbagai pihak agar dapat mengalihkan beberapa alur jalan

Sementara itu untuk giat Jalan Gembira Bersama Anies akan memadati ruas jalan seputar jalan Jenderal Sudirman, Jalan Haji Bau hingga Jalan Kartini, Kota Makassar.

"Kemungkinan besar jalan gembira ini akan menjadi jalan gembira terbesar sepanjang masa di Sulsel dan yang sangat menarik, tidak ada pengerahan massa tapi betul-betul gerakan masyarakat," ucap Ketua Umum Konfederasi Nasional Anies, Muhammad Ramli Rahim.

MRR sapaan Muhammad Ramli Rahim mengatakan peresmian Posko Induk di jalan Meranti juga menjadi menarik karena 100 persen berjalan karena gerakan bersama, relawan bergerak menyumbang tenda, karpet, meja, panggung dan seterusnya tanpa harus dibayar, untuk konsumsi jauh lebih luar biasa, ada yang bawa cendol, ada yang bawa jagung rebus, ada yang kacang rebus, ada yang bawa cucuru, pisang goreng bahkan ada yang membawa kotak kuenya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada satu lagi yang menarik, mereka bersepakat memberikan door prize lalu masing-masing menyumbang untuk diundi yang boleh jadi yang menyumbang itu yang akan mendapatkan hadiahnya sendiri meskipun kemungkinannya sangat kecil, ada dua unit motor, 6 sepeda, beberapa TV dan ratusan hadiah lainnya, semua dari relawan untuk relawan oleh relawan," tambah MRR 

Peresmian Posko Induk Tim Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN) di Jalan Meranti kota Malassar akan diresmikan Sabtu (23/9/2023) pukul 15.00 wita. dan Jalan Gembira akan dilaksanakan Minggu pagi (24/9/2023) pukul 06.00 Wita. (mnr/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT