GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Demontrasi Tolak Putusan MK di Makassar Diwarnai Aksi Bakar Becak Motor

Demontrasi berlangsung di bawah jembatan flyover Makassar diwarnai bakar bentor sambil membentangkan spanduk bertuliskan menolak politik dinasti di Indonesia. 
Selasa, 17 Oktober 2023 - 03:00 WIB
Aksi tolak putusan MK terkait batas umur Capres Cawapres diwarnai aksi bakar ban dan becak motor, Senin (16/10/2023)
Sumber :
  • Andri Rezky

Makassar, tvOnenews.com - Aksi unjuk rasa menolak gugatan batas usia calon presiden dan calon wakil presiden yang sementara disidangkan di Mahkamah Konstitusi diwarnai aksi bakar ban dan becak motor.

"Kita menuntut tolak dan cekal politik dinasti," kata koordinator aksi, Salim, Senin (16/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Salim bahwa pengujian pasal 169 huruf q Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu terkait persyaratan usia minimum 40 tahun untuk capres dan cawapres yang diajukan beberapa pihaknya menjadi perhatian publik.

Massa dari Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi menegaskan menolak politik dinasti yang diduga akan terjadi pada Pemilu 2024 mendatang dengan mengajukan judicial review terkait pasal 169 huruf (q) Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu terkait batas usia Capres- Cawapres.

Demontrasi yang berlangsung dibawa jembatan flyover Makassar ini cukup menegangkan. Massa membakar ban bekas dan membentangkan spanduk yang bertuliskan menolak politik dinasti di Indonesia. 

Tidak berselang lama, massa membawa sebuah becak bentor untuk dibakar di tengah badan jalan.

Aksi bakar bentor warnai demo tolak Politik Dinasti dan tolak putusan MK di flyover Makassar, (tvOnenews.com/Andry Rezky)

"Dalam permohonannya, disebutkan bahwa pasal 169 huruf Q. UU Pemilu dianggap bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat selama tidak diinterpretasikan sebagai berusia paling rendah 35 tahun," ungkap Salim menambahkan.

Dinasti politik kata Salim mengacu pada praktik dimana anggota keluarga yang sama atau terkait secara dekat secara berulang kali menjabat dalam posisi politik atau pemerintahan. 

"Ini bisa melibatkan jabatan seperti presiden, perdana menteri, gubernur, atau posisi politik lainnya. Praktik dinasti politik sering dikritik karena dianggap merusak prinsip- prinsip demokrasi dan meredupkan peluang bagi individu-individu yang tidak berasal dari keluarga politik untuk mengejar karier politik," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentunya, kata Salim penurunan batas usia Cawapres tersebut akan berdampak luas terhadap sistem kepemiluan di Indonesia pada umumnya.

"Hal ini akan berdampak pada menguatnya dinasti politik pada rezim kepemimpinan Joko Widodo ke depan, mengingat bahwa dampak buruk dari penurunan batas usia cawapres tersebut," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Sidang Adat, Pandji Minta Maaf Dihadapan 32 PerwakilanWilayah Adat Toraja, Didenda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam

Hadiri Sidang Adat, Pandji Minta Maaf Dihadapan 32 PerwakilanWilayah Adat Toraja, Didenda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam

Komika Pandji Pragiwaksono hadir di Tongkonan Layuk KaeroTana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan menghadapi peradilan adat dan meminta maaf kepada 32 perwakilan adat toraja.
Resmi! Persija dan Pelita Jaya Jalin Kerja Sama Strategis, Siap Bangun Ekosistem Olahraga Jakarta

Resmi! Persija dan Pelita Jaya Jalin Kerja Sama Strategis, Siap Bangun Ekosistem Olahraga Jakarta

Momen ini menjadi simbol dimulainya sinergi antara dua klub, Persija Jakarta dengan Pelita Jaya Jakarta dengan sejarah dan identitas kuat di Jakarta
Drama Mesin Baru F1 2026 Terus Memanas, Bos Baru Aston Martin Tiba-tiba Sentil Mercedes yang Dianggap Tidak...

Drama Mesin Baru F1 2026 Terus Memanas, Bos Baru Aston Martin Tiba-tiba Sentil Mercedes yang Dianggap Tidak...

Perdebatan soal regulasi mesin baru F1 2026 kembali memicu ketegangan antar tim jelang musim baru Formula 1.
Ubah Kawasan Kumuh di Tepi Bengawan Solo, SMV Kemenkeu Gelontorkan Rp4,48 Miliar untuk Bangun Puluhan Rumah Baru Gratis

Ubah Kawasan Kumuh di Tepi Bengawan Solo, SMV Kemenkeu Gelontorkan Rp4,48 Miliar untuk Bangun Puluhan Rumah Baru Gratis

SMV Kemenkeu menggelontorkan dana Rp4,48 miliar untuk membangun 56 unit Rumah Layak Huni (RLH) dibangun gratis untuk 56 kepala keluarga di Sangkrah, Surakarta.
Tanggapi Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, MUI: Saling Menghormati

Tanggapi Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, MUI: Saling Menghormati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi potensi perbedaan penetapan awal Ramadhan di Indonesia.
Purbaya Minta Jangan Banyak Kritik MBG: Itu Bagian Pilar Strategi Pembangunan Ekonomi Prabowo

Purbaya Minta Jangan Banyak Kritik MBG: Itu Bagian Pilar Strategi Pembangunan Ekonomi Prabowo

Menurut Purbaya, MBG tidak bisa dilepaskan dari kerangka strategi ekonomi nasional yang tengah dijalankan pemerintah.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT