Kasus Penembakan Nelayan, Propam Polda Sultra Amankan Satu Personel Ditpolairud
- Erdika Mukdir
Kendari, tvOnenews.com -Ā Bid Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan satu anggota personel Dipolairud Polda Sultra Bripka A dan menyita sebuah senjata api dan magazen di kasus penembakan nelayan asal Desa Cempedak, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.Ā Ā
Kabid Propam Polda Sultra, Kombes Pol Moch Shaleh menjelaskan senjata api yang diamankan dari kasus itu berjenis SS1-V5. Sedangkan magazen yang disita berisi 3 butir peluru.Ā Ā
Ā "Disita 1 pucuk senpi laras panjang SS1-V5 beserta 1 buah magazen yang berisi 3 butir peluru," ungkap Shaleh, Sabtu (25/11/2023).Ā Ā
Ia menjelaskan pihaknya juga sudah mengamankan seorang anggota Dit Polairud Polda Sultra berinisial A dengan pangkat Brigadir Kepala (Bripka).Ā
Shaleh menuturkan diamankannya A terkait kasus penembakan empat nelayan di Konawe Selatan. (Konsel).Ā Ā
Shaleh menuturkan Bripka A yang merupakan Bintara pada Dit Polairud Polda Sultra ini diamankan dalam rangka pemeriksaan secara intensif oleh Bid Propam Polda Sultra.Ā Ā
Bripka A juga akan menjalani masa penempatan khusus (patsus) atas insiden yang melibatkannya itu.Ā Ā
"Iya Bripka A dipatsus selama 30 hari dalam rangka pemeriksaan," ungkapnya.Ā Ā
Diberitakan sebelumnya, empat nelayanĀ asal Kecamatan Laonti diduga ditembak oleh oknum aparat Polairud Polda Sultra saat sedang mencari ikan di Perairan Cempedak, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara, Jumat (24/11/2023).Ā Ā
Dari 4 korban, 1 nelayan diantaranya bernama Macho meninggal dunia usai mengalami luka tembak di dada. Sementara 3 korban lainnya yakni Putra, Ucok dan Alung mengalami kritis yang kini masih menjalani perawatan.Ā Ā
Saat dikonfirmasi, Ditapolairud Polda Sultra, Kombes Pol Faisal Florentinus Napitupulu membenarkan terjadinya penembakan terhadap 4 orang nelayan. Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan personel polisi yang melakukan penembakan.Ā Ā
Menurutnya, saat itu ada giat patroli yang dilakukan aparat Polairud Polda Sultra untuk menangkap nelayan yang akan melakukan pengeboman ikan. Pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti bahan peledak dan 1 unit perahu.Ā Ā
Ā āLaporan anggota kami, diduga para nelayan tertembak ini adalah para pelaku bom ikan. Anggota kami mendapatkan informasi, datang ke TKP mereka melakukan perlawanan,ā kata Kombes Pol Faisal Florentinus Napitupulu.Ā Ā
Ā Faisal Florentinus menyebut, Bidang Propam Polda Sultra telah turun tangan menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya tak segan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran prosedur. (emr/frd)
Load more