News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rapat Desa Diwarnai Keributan, Warga Ungkap Kades Bagi-Bagi Lahan HPL

Rapat klarifikasi Kepala Desa Wambulu, soal sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum kades diwarnai keributan. Warga mengungkap Kades Wambulu bagi-bagi lahan aset desa ke oknum Camat dan sejumlah pejabat.
Sabtu, 30 Desember 2023 - 11:22 WIB
Rapat klarifikasi Kepala Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Jamil Azali

Buton, tvOnenews.com - Rapat klarifikasi Kepala Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, soal sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum kades diwarnai keributan. Warga mengungkap Kades Wambulu bagi-bagi lahan aset desa ke oknum Camat dan sejumlah pejabat.

Tanda-tanda keributan sudah mulai terlihat sejak awal dimulainya rapat yang digelar di Balai pertemuan Desa Wambulu, Jumat (29/12/2023). Warga geram mendengar klarifikasi Kades Wambulu, Tajura, yang dinilai penuh kebohongan hingga nyaris terjadi kericuhan.

Rapat ini digelar menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Desa wambulu di kantor Bupati Buton beberapa waktu lalu. Warga melaporkan sejumlah pelanggaran yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa Wambulu, Tajura, mulai dari pemotongan dana BLT sebesar Rp 300 Ribu setiap penerima BLT selama tahun 2023, dugaan penggelapan gaji BPD, sejumlah proyek fiktif dan beberapa pelanggaran lainnya.

Dalam rapat tersebut salah satu warga mengungkapkan Kades wambulu telah membagi-bagikan lahan aset desa berupa lahan Hak Pengelolaan (HPL) sejak beberapa bulan terakhir ke sejumlah pejabat salah satunya Camat Kapontori, La Ode Farihi yang hadir dalam rapat tersebut dan seorang mantan Bupati yang tidak disebutkan namanya.

"Iya betul dia bagi-bagikan pejabat ada beberapa lokasi yang dekat dengan lokasi saya, itu dia bagikan yang saya tau pak Camat 1 hektar lebih, ada juga mantan Bupati, "ungkap Arim, salah satu warga Desa Wambulu, yang ditemui usai rapat desa.

Camat Kapontori, La ode Farihi, membenarkan telah menerima lahan yang dibagikan Kades Wambulu, namun lahan tersebut belum dikelolanya.

"Saya belum tahu status tanah itu seperti apa, setelah lama berjalan saya pernah disampaikan pak Desa katanya pak Camat kalau butuh kebun itu ada lahan, saya tanya bermasalah tidak, dia bilang tidak bermasalah itu HPL yang tidak bertuan, makanya saya kasi tau pa Desa ya sudah kalau ada, " kata Farihi.

Sementara Kades Wambulu, Tajura, yang ditemui usai rapat menolak berkomentar. Saat itu Tajura langsung kabur saat dimintai klarifikasi soal pembagian lahan ke sejumlah pejabat.

"Klarifikasi apa lagi itu, nanti sebentar "singkat Tajura sambil berlalu menghindar.

Dalam rapat tersebut, sejumlah ibu-ibu mengungkapkan oknum Kades Wambulu, kerap memotong dana BLT untuk warga dengan dalih untuk anggaran memeriahkan acara HUT Kemerdekaan RI dan sumbangan pembangunan mesjid. Pemotongan dilakukan tanpa adanya kesepakatan warga.

"Pertama dipotong Rp100 ribu katanya untuk 17an, saya tanya kenapa harus dipotong katanya bendahara jangan mi ribut, " tutur Jumariah.

Hal senada diungkapkan Intarsih, warga penerima BLT Desa Wambulu, pemotongan naik dari Rp 100 Ribu hingga Rp 300 Ribu. Jika warga menolak pemotongan dana BLT, maka akan dicoret dari daftar penerima BLT.

"Memang awalnya dirapatkan tapi ibu-ibu keberatan kalau setiap cair dana BLT dipotong. Ada seperti diancam untuk ibu-ibu kalau tidak mau pasti akan dicoret namanya, " ungkap Intarsih.

Rapat yang dihadiri Asisten 1 Bupati dan kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buton, melahirkan 5 point, diantaranya, penyelenggaraan pemerintahan di Desa Wambulu perlu adanya evaluasi secara menyeluruh, akan diadakan pembinaan pengelolaan dana BLT oleh Pemkab Buton dan akan menurunkan tim investigasi dari auditor inspektorat. (jai/frd)Buton, tvOnenews.com - Rapat klarifikasi Kepala Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, soal sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum kades diwarnai keributan. Warga mengungkap Kades Wambulu bagi-bagi lahan aset desa ke oknum Camat dan sejumlah pejabat.

Tanda-tanda keributan sudah mulai terlihat sejak awal dimulainya rapat yang digelar di Balai pertemuan Desa Wambulu, Jumat (29/12/2023). Warga geram mendengar klarifikasi Kades Wambulu, Tajura, yang dinilai penuh kebohongan hingga nyaris terjadi kericuhan.

Rapat ini digelar menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Desa wambulu di kantor Bupati Buton beberapa waktu lalu. Warga melaporkan sejumlah pelanggaran yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa Wambulu, Tajura, mulai dari pemotongan dana BLT sebesar Rp 300 Ribu setiap penerima BLT selama tahun 2023, dugaan penggelapan gaji BPD, sejumlah proyek fiktif dan beberapa pelanggaran lainnya.

Dalam rapat tersebut salah satu warga mengungkapkan Kades wambulu telah membagi-bagikan lahan aset desa berupa lahan Hak Pengelolaan (HPL) sejak beberapa bulan terakhir ke sejumlah pejabat salah satunya Camat Kapontori, La Ode Farihi yang hadir dalam rapat tersebut dan seorang mantan Bupati yang tidak disebutkan namanya.

"Iya betul dia bagi-bagikan pejabat ada beberapa lokasi yang dekat dengan lokasi saya, itu dia bagikan yang saya tau pak Camat 1 hektar lebih, ada juga mantan Bupati, "ungkap Arim, salah satu warga Desa Wambulu, yang ditemui usai rapat desa.

Camat Kapontori, La ode Farihi, membenarkan telah menerima lahan yang dibagikan Kades Wambulu, namun lahan tersebut belum dikelolanya.

"Saya belum tahu status tanah itu seperti apa, setelah lama berjalan saya pernah disampaikan pak Desa katanya pak Camat kalau butuh kebun itu ada lahan, saya tanya bermasalah tidak, dia bilang tidak bermasalah itu HPL yang tidak bertuan, makanya saya kasi tau pa Desa ya sudah kalau ada, " kata Farihi.

Sementara Kades Wambulu, Tajura, yang ditemui usai rapat menolak berkomentar. Saat itu Tajura langsung kabur saat dimintai klarifikasi soal pembagian lahan ke sejumlah pejabat.

"Klarifikasi apa lagi itu, nanti sebentar "singkat Tajura sambil berlalu menghindar.

Dalam rapat tersebut, sejumlah ibu-ibu mengungkapkan oknum Kades Wambulu, kerap memotong dana BLT untuk warga dengan dalih untuk anggaran memeriahkan acara HUT Kemerdekaan RI dan sumbangan pembangunan mesjid. Pemotongan dilakukan tanpa adanya kesepakatan warga.

"Pertama dipotong Rp100 ribu katanya untuk 17an, saya tanya kenapa harus dipotong katanya bendahara jangan mi ribut, " tutur Jumariah.

Hal senada diungkapkan Intarsih, warga penerima BLT Desa Wambulu, pemotongan naik dari Rp 100 Ribu hingga Rp 300 Ribu. Jika warga menolak pemotongan dana BLT, maka akan dicoret dari daftar penerima BLT.

"Memang awalnya dirapatkan tapi ibu-ibu keberatan kalau setiap cair dana BLT dipotong. Ada seperti diancam untuk ibu-ibu kalau tidak mau pasti akan dicoret namanya, " ungkap Intarsih.

Rapat yang dihadiri Asisten 1 Bupati dan kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buton, melahirkan 5 point, diantaranya, penyelenggaraan pemerintahan di Desa Wambulu perlu adanya evaluasi secara menyeluruh, akan diadakan pembinaan pengelolaan dana BLT oleh Pemkab Buton dan akan menurunkan tim investigasi dari auditor inspektorat. (jai/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Temui Purbaya Bahas Sistem Subsidi BBM: Masa Orang Kaya Kita Subsidi?

Bahlil Temui Purbaya Bahas Sistem Subsidi BBM: Masa Orang Kaya Kita Subsidi?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berkoordinasi dengan Menkeu Purbaya untuk membahas masalah distribusi subsidi BBM yang selama ini dinilai masih kurang tepat sasaran.
Bapak dan Anak Diduga Begal Anggota Polisi di Palembang, Motor Korban Dibawa Kabur

Bapak dan Anak Diduga Begal Anggota Polisi di Palembang, Motor Korban Dibawa Kabur

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal terhadap seorang anggota Polri di kawasan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Peralta hingga Para Pemain Timnas Indonesia Tak Bisa Main? Begini Nasib Penggawa Anyar Persib usai FIFA Jatuhkan Hukuman

Peralta hingga Para Pemain Timnas Indonesia Tak Bisa Main? Begini Nasib Penggawa Anyar Persib usai FIFA Jatuhkan Hukuman

Persib kembali kena Registration Ban FIFA selama 3 periode. Nasib delapan pemain baru jadi sorotan, manajemen pastikan proses registrasi berjalan sesuai aturan.
Disergap di Depan Istri dan Mertua, Pria di Padang Pariaman Simpan 61 Paket Besar Ganja

Disergap di Depan Istri dan Mertua, Pria di Padang Pariaman Simpan 61 Paket Besar Ganja

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Pariaman mengungkap dugaan penyimpanan puluhan kilogram narkotika jenis ganja di Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
‎Dua Pemain Diaspora Gabung Liga Putri Indonesia 2026-2027, Berstatus sebagai Marquee Player

‎Dua Pemain Diaspora Gabung Liga Putri Indonesia 2026-2027, Berstatus sebagai Marquee Player

Isabelle Nottet dan Estella Loupatty menjadi dua nama yang telah dipastikan merapat pada musim perdana Liga Putri Indonesia
Fakta Baru Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Depok

Fakta Baru Terungkap dalam Rekonstruksi Kasus Mutilasi di Depok

Penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah merampungkan proses rekonstruksi kasus pembunuhan sadis dan mutilasi yang terjadi di wilayah Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok. 

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT