News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Sinjai Belum Terima Hibah Dari Pemda, Pilkada Sinjai Terancam Tidak Digelar

Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Sinjai mengeluhkan dana hibah dari pemerintah daerah untuk penyelenggaraan Pemilu yang belum juga turun hingga saat ini
Kamis, 11 Januari 2024 - 16:10 WIB
KPU Kabupaten Sinjai angkat bicara terkait dana Pilkada yang belum diterima dari Pemerintah Daerah
Sumber :
  • andi rahmat

Sinjai, tvOnenews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hingga saat ini belum menerima dana hibah terkait pendanaan untuk pemilihan kepala daerah tahun 2024.

Menurut Ketua KPU Sinjai Muhammad Rusmin, pihaknya sudah beberapa kali duduk bersama Pemda Sinjai untuk membicarakan hal tersebut. Bahkan pemda meminta pihaknya agar bisa merevisi pagu anggaran yang diajukan awalnya 33 M menjadi 22 M agar bisa sesuai dengan yang sudah di sediakan oleh pemda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami kembali dan melakukan penyesuaian anggarannya ternyata kami tidak mendapatkan 33, nah kami mentok di 22 koma sekian sekian, pada saat itu kami menyampaikan ke pemerintah daerah, karena 22, sekian itu masih ada honor Ad Hoc yang baru diwacanakan oleh KPU Provinsi,” kata Muhammad Rusmin, Ketua KPU Sinjai.

Sementara, dari hasil revisi ulang dari pihak KPU sinjai dari 33 M rupiah yang direvisi tersebut nilai yang di dapat adalah sebesar 22 miliar lebih, sehingga menurut Muhammad Rusmin apabila hal ini tidak secepatnya dicairkan akan berakibat pada tahapan pilkada nantinya, yang sudah sekitar kurang lebih tiga bulan kedepan tahapan pilkada Sinjai sudah harus di mulai.

Terpisah Kepala Kesbangpol kabupaten Sinjai Muhammad Akbar mejelaskan terkait dana pilkada yang belum dikucurkan lantaran anggaran kabupaten Sinjai lewat tahun dan harus di parsialkan ke DPRD terkait anggaran tersebut.

“Terkait dana pilkada nanti di rencana di APBD kita akan akomodir sekitar 40 persen, memang sampai saat ini sudah disepakati antara Pemda dan KPU sinjai terkait pembiayaan Pilkada, namun anggaran kami belum bisa kita bayarkan pada tahun 2023, terpaksa kita parsialkan lantaran lewat tahun," jelasnya kepada tvOnenews.com kamis (11/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya juga telah meminta beberapa kali lewat pertemuan kepada KPU Sinjai agar merasionalisasikan kebutuhan hingga bisa sesuai dengan anggaran yang disediakan Pemda.

“Sesuai dengan aturan yang berlaku, pemerintah daerah akan menyediakan 40 persen dari dana pilkada yang dibutuhkan dan kita pernah rapat dengan KPU dan Bawaslu dan kita sudah sepakat hanya setelah kesepakatan itu dibuat dan tidak tau bagaimana KPU mengusulkan tambahan dan ini memang saling berat, kita sepakati 22 KPU mengusulkan 33 belum ada kesepakatan yang besar,” ujarnya.
 
Walau KPU telah melakukan apa yang diminta, namun nilainya tetap tidak sesuai dengan apa yang diharapkan pemda setempat. Pemda Sinjai tetap bersekukuh dengan nilai bantuan yang ada karena menurut pihaknya, ada dana sharing dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait pilkada Serentak Tahun 2024.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri
Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT