News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Emak-Emak Ngamuk di Puskesmas Lohia di Muna Lantaran Honor Belum Dibayar

Sebuah potongan video di Muna Sulawesi Tenggara yang menggambarkan seorang emak-emak mengamuk setelah honor membersihkan Puskesmas tidak dibayar selama 5 bulan.
Senin, 22 Januari 2024 - 23:16 WIB
Potongan video viral emak-emak petugas kebersihan di Muna Sulawesi Tenggara mengamuk honornya tidak dibayar 5 bulan.
Sumber :
  • jamil azali

Muna, tvOnenews.com - Video seorang Emak-emak mengamuk di sebuah Puskesmas di Desa Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi tenggara. Tindakan ini dilakukan lantaran honornya sebagai petugas kebersihan di Puskesmas tersebut selama 5 bulan tak kunjung dibayarkan.

Dalam video tersebut emak-emak yang diketahui bernama Wauma, terlihat meluapkan emosinya dengan membanting sebuah tempat sampah yang berada di teras Puskesmas hingga pecah berkeping-keping.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wauma yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di Puskesmas Lohia emosi lantaran honornya selama 5 bulan bekerja sebesar Rp 1,5 Juta belum dibayarkan. Ditambah lagi Wauma mendengar informasi dari seseorang bahwa honornya belum akan dibayarkan karena Puskesmas belum memiliki dana untuk membayar honor.

"Ada yang kasi tau saya katanya honorku belum bisa dibayar karena Puskesmas belum punya uang disitu saya emosi," ungkap Wauma, ditemui di kediamannya yang berdampingan dengan Puskesmas Lohia, Senin (22/1/2024).

Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis (18/1/2024) lalu. Belakangan honor Wauma sebesar Rp 1,5 Juta langsung dibayarkan sehari pasca kejadian tersebut. Meski sudah menerima honor tersebut, Wauma mengaku masih ada tunggakan honor sebelumnya selama 6 bulan yang hingga hari ini belum dilunasi.

"Alhamdulillah sudah dibayar yang 5 bulan, tapi sebenarnya masih ada lagi tunggakan honor sebelumnya 6 bulan belum lunas sampai hari ini, masih dicicil," terangnya.

Sementara Kepala Puskesmas Lohia, Muliastuti, saat dihubungi via telepon dan pesan singkat belum memberikan respon ataupun klarifikasi.

Buntut dari viralnya video tersebut pihak Puskesmas membuat laporan aduan terkait oknum yang menyebarkan video tersebut hingga viral. Hal ini diungkapkan Kapolsek Katobu, Iptu Arwan, saat dihubungi, Senin siang tadi. Kata Arwan, terjadinya peristiwa tersebut diduga dipicu informasi yang disampaikan seseorang kepada Wauma bahwa honornya tidak akan dibayarkan sehingga terjadi kesalahpahaman.

"Yang diadukan ini oknum yang menyebarkan video hingga videonya viral, kemudian karena ada juga informasi sepihak yang menyebabkan terjadinya kesalahpahaman, sehingga ibu itu mengamuk, ini yang sementara kami dalami," tutup Arwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(jai/asm) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Manajemen Persib Bandung bergerak cepat melakukan cuci gudang dan merampingkan komposisi legiun asingnya menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Kali -
Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT