News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Armada Logistik Terbatas Sebabkan Pelayanan TPS Molor di Makassar

Armada pengangkutan untuk distribusi logistik menjadi alasan utama pelayanan pada berbagai tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Makassar.
Rabu, 14 Februari 2024 - 14:50 WIB
Suasana di TPS 10 Minasa Upa, Kecamatan Rappocini
Sumber :
  • Antara

Makassar, tvOnenews.com - Pelayanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan molor karena terbatasnya armada logistik. 

"Armada pengangkutan untuk distribusi logistik menjadi alasan utama pelayanan pada berbagai tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, molor," ucap Komisioner KPU Makassar, Abdi Goncing, Rabu (14/2/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, mewakili KPU Makassar, Abdi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pemilih di Kota Makassar atas keterlambatan operasional TPS yang menyebabkan antrean panjang dan molor hingga sejam atau lebih.

"Keterlambatan ini disebabkan oleh adanya sedikit kendala pada armada angkutan logistik yang terbatas. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas adanya keterlambatan dalam distribusi logistik pemilu ke TPS, sehingga membuat masyarakat lama mengantre," kata dia.

Kendati demikian, Abdi berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi pada penyelenggaraan pemilu dan pemilihan pada masa mendatang. Permasalahan tersebut akan dijadikan acuan untuk pelaksanaan pesta demokrasi yang lebih baik ke depan.

Sejumlah TPS di Kota Makassar terlambat memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ingin mencoblos pada pemilu 2024, salah satunya TPS 10 Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Pelayanan untuk menyalurkan hak pilih masyarakat belum dimulai hingga pukul 08.38 Wita, sementara waktu pemungutan suara pada pukul 07.00-13.00 Wita sesuai surat pemberitahuan pemungutan suara yang telah disebar anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara).

"Saya sejak pagi datang, dan sampai sekarang masih menunggu, sudah banyak yang antri," kata salah satu warga, Andi Rahmatullah di Makassar, Rabu.

Berdasarkan informasi yang diterima, bukan hanya satu TPS yang mengalami keterlambatan pelayanan pemungutan suara, tetapi juga ada tiga TPS lainnya akibat belum tersedia tinta.

Selain itu, Ashrawi, salah seorang warga Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang harus menunggu di TPS 29, padahal dia datang ke TPS tersebut sejak pukul 07.30 Wita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, perempuan produktif ini harus kembali pulang ke rumah bersama warga lainnya karena menganggap dirinya datang terlalu cepat, sementara TPS belum dibuka.

"Tapi setelah kami datang kembali jam 8.30 pagi, ternyata belum juga mulai. Kata petugas KPPS, logistik tiba sejak subuh hari dan butuh waktu untuk mempersiapkannya di masing-masing TPS," kata Rawi sapaannya yang mengutip pula jawaban petugas KPPS tempat dia mencoblos.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

4 Torehan Bersejarah Ousmane Dembele usai Prancis Permalukan Norwegia di Piala Dunia 2026

Nama Ousmane Dembele jadi sorotan utama setelah membawa Prancis berpesta gol atas Norwegia pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Ini 4 torehan rekornya.
Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Saat Warkop Meraup Omset dari Piala Dunia 2026

Oleh: Temmy Satya Permana, Deputi Usaha Kecil, Kementerian UMKM
Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Ramalan Finansial Weton Tanggal 28 Juni 2026: Keberuntungan Bisnis Menanti Minggu Legi, Selasa Wage Waspada Pengeluaran Mendadak

Berikut ramalan lima weton yang diprediksi akan mendulang hoki besar, serta lima weton yang harus waspada terhadap potensi kerugian keuangan pada 28 Juni 2026.
3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

3 Tim yang Sukses Bikin Plot Twist Mengejutkan di Piala Dunia 2026 Sejauh Ini, Tanjung Verde Paling Gak Disangka-sangka!

Ranking FIFA tidak lagi menjadi jaminan, karena tiga tim di Piala Dunia 2026 berikut berhasil mencuri panggung utama dan membuktikan bahwa keajaiban itu nyata.
Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Resmi Dibuka, Bromo Sky Bridge Tawarkan Sensasi Melayang di Atas Panorama Gunung Bromo

Bagi wisatawan yang berlibur ke kawasan Bromo, kini tersedia destinasi baru yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin.
10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT