GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada, Kasus Penipuan dengan Menghipnotis Korban Menang Hadiah Undian

Dalam aksinya para pelaku menyamar jadi sales marketing dan menjanjikan kepada korban mendapatkan hadiah undian dan pelaku meminta ATM dan pin ATM korban kemudian menukar ATM tersebut dengan ATM yang sudah tidak digunakan. 
Selasa, 27 Februari 2024 - 13:10 WIB
Pelaku penipuan dengan modus hipnotis
Sumber :
  • Gusni Kardi

Mamuju, tvOnenews.com - Tiga orang wanita dan lima pria pelaku kejahatan penipuan dengan modus hipnotis ditangkap oleh polisi jajaran Ditreskrimun Polda Sulawesi Barat (Sulbar)  di Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju. 8 orang pelaku hipnotis tersebut merupakan jaringan kelompok penipuan modus hipnotis asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

"8 orang pelaku hipnotis 3 diantaranya adalah wanita, ditangkap saat menjalankan aksinya di Kelurahan Karema. Pelaku saat ditangkap tim Jatanras Polda Sulbar tidak dapat berkutik," ungkap Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan media ini, Selasa (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Slamet Wahyudi,  menambahkan, dalam aksinya para pelaku menyamar jadi sales marketing dan menjanjikan kepada korban mendapatkan hadiah undian dan pelaku meminta ATM dan pin ATM korban kemudian menukar ATM tersebut dengan ATM yang sudah tidak digunakan. 

"Berhasil mendapatkan ATM korban pelaku akhirnya menguras isi rekening korban. Namun dalam aksinya kali ini berhasil digagalkan polisi," ujar Slamet Wahyudi. 

Setelah aksinya berhasil digagalkan, 8 orang pelaku hipnotis tersebut digelandang ke Polda Sulbar untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. 

8 orang pelaku tersebut 3 diantaranya perempuan, SLF, HJR dan T.  3 orang wanita pelaku hipnotis tersebut berasal dari kabupaten yang berbeda di Sulsel.  Untuk 5 krang pelaku pria, diamtaranya,  MS, MSL, MW, M dan A.  5 orang pelaku hipnotis ini juga berasal dari kabupaten yang berbeda di Sulsel. 

Pelaku saat diintrogasi penyidik,  8 orang pelaku hipnotis tersebut mengakui, sebelum mereka beraksi di Kelurahan Karema,  mereka sudah beraksi di Kecamatan Samoaga dan telah berhasil menggondol uang korbannya sebesar 85 juta. 

"Uang hasil aksi hipnotos tersebut,  dibagi sama rata, asing masing mendapatkan untung sebesar Rp 7,5 juta. Uang hasil kejahatan tersebut ditransfer pelaku ke rekening orang tuanya masing masing," tutur Slamet Wahyudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain berhasil menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa, 2 unit mobil dengan merek Avansa dan Honda Brio yang digunakan pelaku untuk beraksi. Dua mobil tersebut merupakan mobil rental.  

Barang bukti lainya yang diamankankan, 4 tas dompet, 8 ndphone android, uang tunai senilai Rp 854 ribu. 2 kalung emas dan 1 kalung imitasi, 2 buah regilator dan selang tabung gas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Sampai Tak Mampu Menahan Tawa Usai Dengar Pejabat Bagikan Trik Unik Hilangkan Bau Durian

Sherly Tjoanda Sampai Tak Mampu Menahan Tawa Usai Dengar Pejabat Bagikan Trik Unik Hilangkan Bau Durian

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali menjadi sorotan publik usai dirinya mengikuti trik unik cara menghilangkan bau durian secara instan dari pejabat.
Usai Dihujat Netizen, Indri Wahyuni Juri Cerdas Cermat MPR Masih Sempat Bahas Endorse: yang Iri Makin Panas

Usai Dihujat Netizen, Indri Wahyuni Juri Cerdas Cermat MPR Masih Sempat Bahas Endorse: yang Iri Makin Panas

Unggahan tersebut juga menyinggung anggapan publik terhadap sekolah yang keluar sebagai pemenang dan akan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional.
‎Perbandingan Statistik Kurniawan Dwi Yulianto dengan Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17, Tongkat Estafet Gagal Berlanjut?

‎Perbandingan Statistik Kurniawan Dwi Yulianto dengan Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17, Tongkat Estafet Gagal Berlanjut?

Timnas Indonesia U-17 gagal ke Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan dari Jepang. Catatan Kurniawan Dwi Yulianto pun dibandingkan dengan era Nova Arianto.
1.738 Dapur MBG Disetop Sementara, Istana Bongkar Celah Tata Kelola Program Makan Gratis

1.738 Dapur MBG Disetop Sementara, Istana Bongkar Celah Tata Kelola Program Makan Gratis

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan, pemerintah kini tengah memperketat sistem pengawasan, validasi penerima manfaat, hingga standar kualitas makanan dalam program MBG.
Agen Marselino Ferdinan Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Oxford United, Satu Orang Indonesia Masuk Jajaran Direksi

Agen Marselino Ferdinan Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Oxford United, Satu Orang Indonesia Masuk Jajaran Direksi

Agen yang mewakili Marselino Ferdinan, Dusan Bogdanovic, resmi ditunjuk sebagai Chairman baru Oxford United. Seorang warga Indonesia juga masuk dalam jajaran direksi klub.
Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Empat Korban Tewas dalam Kebakaran di Jakarta Utara Ditemukan di Kamar, Diduga Tidur saat Peristiwa Terjadi

Kepala Seksi Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman mengungkap fakta baru dibalik insiden kebakaran yang melanda sebuah rumah tinggal di Jalam Agung Perkasa 4, Jakarta Utara.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT